KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

EROSI DANGKALKAN DANAU SENTANI
Peningkatan erosi Cagar Alam Pegunungan Cycloop selama 10 tahun terakhir telah menimbulkan pendangkalan Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Akibat lain, debit air tanah turun sehingga sumber air bersih Sentani dan Kota Jayapura pun turun. Menurut Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Hinekombe Lexi Suebu ribuan nelayan di kawasan danau seluas 34.375 hektar itu sulit mendapat ikan. Sementara itu menurut Koordinator Analisa Kebijakan dan Hukum World Wild Fund Indonesia Region Sahul Abner Mansai , pendangkalan juga disebabkan tumbuhnya eceng gondok beberapa tahun lalu……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 15 MARET 2007, HAL. 23
TERUS MEMBANGUN KAWASAN KONSERVASI
Indonesia merupakan hutan tropis ketiga terbesar di dunia, stelah Brazil dan Zaire. Dengan luas area mencapai 1,20 juta hektare, did alamnya terkandang keanekaragaman hayati yang bernilai tinggi. Dokumentasi keanekaragaman hayati Indonesia menyebutkan Indonesia memiliki 27.550 spesies tumbuhan berbunga atau 10 % dari seluruh spesies tumbuhan bebungan di dunia…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMSI 15 MARET 2007, HAL. 15
MENHUT MINTA PEJABAT ROMBAK VILA PRIBADI DI PUNCAK
Menteri Kehutanan MS Kaban meminta para pejabat agar merombak vila pribadi mereka di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk memperbaiki lingkungan kawasan itu. Kaban yang berbicara dalam Hari Bakti Rimbawan XXIV 2007 di Blok Cipendawa, Kecamatan Mega Mendung, Rabu (14/3), meminta para pejabat turut bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan akibat perubahan fungsi lahan di kawasan Puncak, serta musibah banjir di Jakarta Februari lalu…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 15 MARET 2007, HAL. 25
ANGIN KENCANG ROBOHKAN25 POHON
Hujan lebat yang disertai angin kencang di Jakarta, Rabu (14/3) petang, mengakibatkan 25 pohon tumbang dan 11 dahan pohon sempal. Menurut Kepala Dinas Pertamanan DKI Sarwo Handayani, pohon yang tumbang dan sempal paling banyak di Jakarta Timur……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 15 MARET 2007, HAL. 25
GERAKAN REHABILITASI SELAMATKAN HUTAN
Direktur Jenderal Rehabilitasi Bahan dan Perhutanan Sosial (RLPS) Departemen Kehutanan (Dephut) Darori mengungkapkan, penyebab utama kerusakan hutan ialah kejahatan seperti pencurian dan perdagangan kayu ilegal, kebakaran perambahan, serta konversi hutan menjadi lahan nonhutan……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 15 MARET 2007, HAL. 15
PIPA GAS YANG BARU BERPOTENSI ANCAM WARGA
Pipa gas Pertamina yang baru dibangun untuk menggantikan pipa gas yang meledak pada 22 November 2006 masih berpotensi mengancam keselamatan warga di sekitar lokasi, di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Itu karena pipa gas tersebut diapit tanggul lumpur yang rawan jebol. Dekat lokasi terdapat tiga desa, yakni Renokenongo, Besuki, dan Glagaharum yang dihuni ribuan penduduk…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 15 MARET 2007, HAL. 13
TAMAN NASIONAL BUKIT BARISAN SELATAN TERDEGRADASI UNTUK PERLADANGAN KOPI
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) mengalami degradasi seluas sekitar 57.089 hektare atau 17,5 persen dan menjadi perladangan dengan tanaman utama kopi dan lada. Menurut Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar TNBBS, Lusman Pasaribu lokasi perambahan di Provinsi Lampung berada di daerah Sekincau -Register 46 B-, Rataagung, Way Nipah dan sepanjang batas kawasan di sisi timur dan barat kawasan TNBBS……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 14 MARET 2007, HAL.4
PRESIDEN: JANGAN MERUSAK LINGKUNGAN
Rusaknya lingkungan di Indonesia akibat ulah tangan-tangan jahil benar-benar membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono prihatin. Dengan keras ia mengingatkan semua kalangan, baik pengusaha maupun masyarakat untuk tidak memanfaatkan sumber daya alam. "Saya garis bawahi untuk menyelamatkan lingkungan Saya tegur keras mereka yang mendapati sesuatu dengan merusak lingkungan. Kita jangan egois," ujar Presiden SBY ketika menjawab pertanyaan seorang anggota kelompok nelayan saat berdialog di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Labuhan Bajo, NTT, Rabu (14/3)…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 15 MARET 2007, HAL. 19
MODIFIKASI CUACA UNTUK MEMINIMALKAN BENCANA
Mengendalikan cuaca bukan lagi hal yang mustahil dilakukan. Apalagi, cuaca buruk di Tanah Air kini kian berperan besar dalam berbagai bencana alam yang menelan korban jiwa demikian besar di Tanah Air. Maka, mengatasi cuaca buruk menjadi salah satu pilihan yang mutlak dilakukan dalam waktu segera…BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 15 MARET 2007, HAL. 22

Sumber:
Perpustakaan "Emil Salim" KLH