KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

INSENTIF CEGAH DEFORESTASI
Upaya menjaga kelestarian hutan yang masih tersisa di Indonesia, di tengah praktik pembabatan hutan secara ilegal yang masih sulit diatasi, kini mendapat dukungan dari Bank Dunia berupa pemberian insentif. Atas rencana tersebut, Indonesia berpotensi memperoleh manfaat langsung. Seperti ditekankan Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, Indonesia akan memperjuangkan adanya insentif pembiayaan global dalam skema Protokol Kyoto untuk menjaga kelestarian hutan…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 MARET 2007, HAL. 13
PEMBALAKAN LIAR: PENEGAKAN HUKUM TERKENDALA PERADILAN
Aktivis lingkungan hidup dari Telapak, M Yayat Afianto, dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (28/3), mengakui, penegakan hukum di Indonesia gagal memenjarakan pelaku utama pembalakan liar yang menghancurkan hutan Indonesia. Kegagalan itu disebabkan lemahnya sistem peradilan Indonesia…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 MARET 2007, HAL. 3
RATUSAN RUMAH RUSAK, ANGIN PUTING BELIUNG TERJANG TIGA DESA DI BOYOLALI
Ratusan rumah di Desa Banaran, Karanggeneng, dan Giringin di Kecamatan Kota, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, rusak akibat terjangan angin puting beliung, Rabu (28/3) siang. Sejumlah warga terpaksa tinggal di masjid terdekat atau mengungsi ke rumah tetangga…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 MARET 2007, HAL. 24
SAMPAH LAUT MENGEPUNG WILAYAH KEPULAUAN SERIBU
Sampah rumah tangga dan limbah industri terus mengepung wilayah perairan laut Kepulauan Seribu. Setiap hari ada sekitar 2.000 ton-3.000 ton sampah yang tiba di wilayah itu, dengan titik terjauh hampir mendekati Pulau Pari atau sekitar 35 kilometer dari Pantai Marina, Ancol, Jakarta Utara. Menurut Wakil Bupati Kepulauan Seribu Abdul Rahman Andit kalau pada tahun 2005 sampah mencapai Pulau Bidadari dan tahun 2006 di Pulau Untung Jawa, maka tahun ini sudah mendekati Pulau Pari atau 35 kilometer dari Marina….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 MARET 2007, HAL. 26
SUMUT DILANDA PANAS, HUTAN MULAI TERBAKAR
Kawasan hutan lindung di Silalahi, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara (Sumut) seluas 60 ha terbakar. Diduga, kebakaran akibat dari munculnya titik-titik api (Hotspot) yang memang bermunculan sejak panas melanda wilayah itu. Udara panas yang berkepanjangan ditengarai menjadi rawan terhadap berbagai penyakit dan mengancam keringnya sumber air serta kebakaran pada pemukiman penduduk…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 29 MARET 2007, HAL. 19
PEMANASAN GLOBAL CAIRKAN SELURUH ES DI BUMI
Nikolai Osokin, pakar glaciologi pada Institut Geografi, Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, memperkirakan kota-kota di tepi pantai akan tenggelam di bawah permukaan air. Termasuk, Belanda, yang sebagian besar wilayahnya notabene berada di bawah permukaan air laut……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 29 MARET 2007, HAL. 22
PENYELUNDUPAN TETAP MARAK
Penyelundupan kayu merbau ilegal dari hutan papua kembali marak. Setiap bulan rata-rata sebanyak 50 kontainer kayu merbau ilegal dari papua diperdagangkan ke pasar internasional. Demikian diungkapkan lembaga swadaya masyarakat bidang lingkungan, Telapak dan Enviromental Investigation Agency (EIA) sebagaimana disampaikan dalam laporan bertajuk Raksasa Dasamuka di Jakarta……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 29 MARET 2007, HAL. 9
RELA LAPAR DEMI MENJAGA HUTAN ADAT
Penasihat ekonomi pemerintah Inggris yang membidangi perubahan iklim, saat berkunjung ke hutan yang dikelola masyarakat Desa Guguk, kecamatan Sungaimanau, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Menurut Sir Nicholas Atern, " Perilaku warga Desa Guguk yang mampu mengelola hutan perlu dipelajari dan ditiru masyarakat sekitar hutan lainnya. Upaya mereka telah membantu mengurangi peningkatan suhu global yang diperkirakan naik 2 sampai 3 derajat celsius dalam 50 tahun mendatang"…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 29 MARET 2007, HAL. 9

Sumber:
Perpustakaan "Emil Salim" KLH