KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PRESDIR PT NEWMONT BEBAS DARI TUDUHAN PENCEMARAN BUYAT
Pengadilan Negeri Manado, Selasa (24/4), membebaskan Presiden Direktur PT Newmont Minahasa Raya (NMR) Richard Ness dari dakwaan pencemaran lingkungan di Teluk Buyat, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Putusan pengadilan mengundang reaksi keras dari ratusan warga Buyat dan aktivis lingkungan yang menghadiri persidangan. Ketua majelis hakim Ridwan Damanik yang membacakan putusan selama dua jam menyebut beberapa alasan pembebasan Ness. Alasan itu antara lain sejumlah penelitian oleh Universitas Sam Ratulangi, Manado, dan keterangan pengamat lingkungan yang diajukan sebagai saksi….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 25 APRIL 2007, HAL.23 BERITA TERKAIT : NEWMONT DIVONIS BEBAS, KORAN TEMPO, RABU 25 APRIL 2007, HAL.A3
SEGERA REVITALISASI PANTAI
Menurut Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jakarta Slamet Daroyni keadaan daratan pesisir Jakarta yang kini rusak agar dibangun kembali atau direvitalisasi segera untuk mencegah terulangnya dampak buruk ekologis pada masa yang akan datang. Perluasan kawasan hutan bakau sebagai sabuk hijau harus dilakukan dengan terlebih dahulu menghentikan komersialisasi pesisir….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 25 APRIL 2007, HAL.25
PENGOLAHAN SAMPAH : DISEDIAKAN LAHAN 100 HEKTARE
Pemerintah Kabupaten Bogor dan Perum Perhutani sepakat membangun tempat pengolahan dan pemanfaatan sampah terpadu atau TPPST regional yang diharap mulai beroperasi tahun 2008. TPPST diharapkan mampu mengolah 40.000 ton sampah per hari. Lokasi TPPST berada di lahan seluas 100 hektar milik Perhutani di wilayah Desa Nambo dan Desa Lulut di Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Bogor….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 25 APRIL 2007, HAL.26
HUJAN HINGGA MEI
Hujan deras berdurasi pendek disertai angin kencang dan halilintar diperkirakan masih akan terjadi hingga bulan Mei 2007. Dalam kondisi normal, hujan dengan kuantitas seperti itu semestinya tidak lagi turun. Menurut Kepala Subbidang Informasi Iklim dan Agroklimat Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Soetamto sekarang masih banyak uap air yang berpotensi hujan di atas Pulau Jawa, sekalipun tidak melimpah….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 25 APRIL 2007, HAL.13
PERUBAHAN IKLIM DAN POHON UANG
Hari Bumi, 22 April lalu, berlalu begitu saja. Tanpa gereget kesadaran bahwa bumi tempat kita berpijak sudah semakin tua dan semakin panas, yang kemampuannya menopang kehidupan kian terbatas. Nafsu konsumsi minyak dan gas bumi, batu bara, pembakaran kayu, dan alih fungsi lahan yang tak terbendung mengubah lapisan udara menjadi "perangkap panas". Dengan perangkap itu, bumi bagai diselubungi selimut buatan yang menghambat pelepasan panas bumi ke udara. Bumi tak ubahnya "rumah kaca" yang semakin panas………….BACA SELENGKAPNYA,KORAN TEMPO, 25 APRIL 2007, HAL. A10
MELAWAN KONSPIRASI ATAS BUMI
Bumi, satu-satunya tempat manusia dan makhluk lainnya hidup, semakin rusak karena keserakahan manusia. Akibatnya, frekuensi dan eskalasi bencana di muka bumi yang disebabkan oleh perilaku manusia (man made disaster) dan akibat kebijakan (policy made disaster) semakin meningkat. Perusakan bumi akibat kebijakan adalah yang paling berbahaya, karena dilakukan secara berjejaring yang sistematis, terlembaga, rapi, dan "sah" secara hukum, yang dilakukan atas nama kebijakan negara/pemerintah, atas nama pendapatan dari aktivitas perusahaan……BACA SELENGKAPNYA,KORAN TEMPO, 25 APRIL 2007, HAL. A11
HUJAN BADAI MASIHANCAM JAKARTA
Badan Meteorologi dan Geofisika memperkirakan hujan lebat disertai angin kencang masih berpeluang terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi hingga sepekan mendatang. "Kecepatannya bisa mencapai 20 sampai 40 knot," kata Soetamto, Kepala Subbidang Informasi Iklim dan Agroklimat……BACA SELENGKAPNYA,KORAN TEMPO, 25 APRIL 2007, HAL. A16
PENGELOLAAN TPA BANTARGEBANG : MASALAH YANG TAK BERUJUNG
Tarik ulur kepentingan antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta mengakibatkan permasalahan seputar pengelolaan TPA Bantar Gebang, Kota Bekasi, tak kunjung berakhir. Dikhawatirkan, pembentukan badan usaha bersama (BUB) yang tak kunjung selesai akan menyebabkan pengelolaan TPA lumpuh. ……BACA SELENGKAPNYA,SUARA PEMBARUAN, SELASA 24 APRIL 2007, HAL. 7
JAMBORE PEMUDA SAHABAT LINGKUNGAN DIGELAR DI JAKARTA
Untuk lebih mengakrabkan remaja dan pemuda pada pemeliharaan lingkungan hidup, Kementrian Pemuda dan Olahraga bersama Walhi menggelar Jambore Nasional Pemuda Sahabat Lingkungan. Jambore ini bertempat di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta…….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 25 APRIL 2007, HAL. 22
MEMBANGUN HUTAN RAKYAT, BELAJAR DARI KEGAGALAN HTI
Departemen Kehutanan (Dephut) menargetkan dalam kurun 2007-2016 akan membangun areal hutan rakyat atau hutan tanaman rakyat (HTR) seluas 5,4 juta hektare (ha). Tahun ini, target penanaman seluas 200.000 ha, dan secara bertahap terus meningkat tiap tahun hingga target terpenuhi.Total dana untuk membangun HTR selama sepuluh tahun ini sekitar Rp 43,2 triliun……BACA SELENGKAPNYA,SUARA PEMBARUAN, SELASA 24 APRIL 2007, HAL. 11
SOAL PEMBALAKAN LIAR : KAPOLDA SUMUT TINJAU SIDANG KADIS KEHUTANAN MADINA
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapol- da Sumut) Irjen Pol Nuruddin Usman, turun langsung melihat proses persidangan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Budi Ismoyo yang rencananya digelar di Pengadilan Negeri Penyabungan, Kabupaten Madina, Rabu (25/4).Kedatangan orang nomor satu Polri di Sumut ini diduga berkaitan dengan putusan hakim pengadilan, yang mayoritas memvonis bebas terdakwa kasus pembalakan liar……BACA SELENGKAPNYA,SUARA PEMBARUAN, SELASA 24 APRIL 2007, HAL.12
BANJIR DI BOJONEGORO SURUT: GILIRAN TUBAN TERGENANG
Banjir akibat luapan Bengawan Solo, Kemarin, Mulai menggenangi wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Ratusan rumah dan sekitar 300 hektare tanaman padi di Kecamatan Rengel tergenang setinggi 50 sentimeter. Banjir di wilayah itu terjadi setelah luapan Bengawan Solo yang sempat
merendam 11 kecamatan di Bojonegoro mulai surut pada senin (23/4). Posisi wilayah Tuban berada di sebelah timur atau hilir Bojonegoro…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 26 APRIL 2007, HAL. 4
PROGRAM BIODIESEL DISIAPKAN 6.1 JUTA HEKTARE

Pemerintah berencana membuka lahan seluas 6,1 juta hektare (ha) yang tersebar di Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Papua. Hal itu guna mendukung pengembangan program biodiesel di Indonesia.Lahan tersebut akan dijadikan sebagai lahan untuk pengembangan tanaman yang menghasilkan biofuel seperti kepala sawit……BACA SELENGKAPNYA,SUARA PEMBARUAN, SELASA 24 APRIL 2007, HAL.12

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH