KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

MUTU AIR CISADANE DI BAWAH STANDAR
Mutu air kali Cisadane yang menjadi sumber air minum bagi warga Tangerang dan Jakarta saat ini diketahui sudah dibawah standar yang ditetapkan pemerintah. Oleh sebab itu air sungai tersebut sudah tidak layak untuk dikonsumsi lagi. Pencemaran yang terjadi terutama disebabkan oleh limbah rumah tangga termasuk tinja, detergen ditambah limbah pabrik di sekitar kali Cisadane yang langsung dibuang ke sungai tersebut…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 JUNI 2006, HAL. 26
PANTURA SERANG SULIT AIR BERSIH: AIR SUNGAI TIDAK DAPAT LAGI DIGUNAKAN
Ratusan warga di sepanjang pantai utara Kabupaten Serang, Banten, kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka terpaksa berjalan kaki hinga belasan kilometer untuk mengambil air, ataupun membeli air bersih. Keadaan seperti itu salah satunya terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Kasemen, serta Desa Banten, Kasunyatan, Margaluyu, Sawahluhur, dan sebagainya. Umumnya warga mendapatkan air bersih dengan membeli pada tetangga, atau penjual air keliling dengan harga cukup tinggi. Itu pun hanya digunakan untuk keperluan memasak saja…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 JUNI 2006, HAL. 26
LERENG GUNUNG BAWAKARAENG AKAN DIHUTANKAN KEMBALI
Gubernur Sulawesi Selatan HM Amin Syam mengatakan, terkait bencana banjir dan longsor di Sinjai dan sekitarnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selata (Sulsel) akan memulai program menghutankan kembali kawasan lereng Gunung Bawakaraeng yang selama ini ditanami tanaman semusim. Kendati mengakui lereng Bawakaraeng sudah beralih fungsi dari hutan menjadi perkebunan tanaman semusim, Amin menolak itu dikatakan sebagai satu-satunya penyebab banjir……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 JUNI 2006, HAL. 24
400 HEKTAR HUTAN MERAPI TIDAK BISA DIREBOISASI
Sekitar 400 hektar hutan di kawasan Taman Nasional Merapi Merbabu atau TNMM yang berada di wilayah Jawa Tengah tak bisa direboisasi akibat terjangan awan panas. Luas total hutan yang terkena dampak Merapi ini mencapai 1.246 hektar. Menurut Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jateng Sri Puryono hutan yang rusak akibat awan panas Merapi tersebar di daerah Klaten, Boyolali, dan Magelang. Hutan yang benar-benar tak bisa direboisasi paling luas di daerah Klaten, sekitar 225 hektar……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 JUNI 2006, HAL. 24
ENDAPAN MERAPI PERBESAR DAMPAK GEMPA DI WILAYAH YOGYAKARTA DAN JAWA TENGAH
Kerusakan besar di sejumlah kawasan pada saat gempa di Provinsi Yogyakarta beberapa waktu lalu diduga tak lepas dari adanya endapan Gunung Merapi. Dr Subagyo Pramumijoyo dari Jurusan Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam expert briefing di Kantor Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Rabu (28/6), menjelaskan, dilihat dari kerusakannya gempa meluluhlantakkan wilayah Kabupaten Bantul, ke arah utara sampai wilayah Prambanan………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 JUNI 2006, HAL. 13
AKIBAT BANJIR: PULUHAN RIBU WARGA MENGUNGSI
Akibat banjir yang melanda Kota Gorontalo, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), puluhan ribu warga mengungsi. Jumlah pengungsi terbesar ada di Kabupaten Banjar 40.000 orang, disusul Gorontalo dan Sinjai masing-masing 15.000 orang.Di Gorontalo, dalam empat hari terakhir, jumlah warga yang mengungsi mencapai 15.000 orang….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 JUNI 2006, HAL. 15. BERITA TERKAIT: 39 RIBU ORANG MENGUNGSI AKIBAT BANJIR BANJAR, KORAN TEMPO KAMIS 29 JUNI 2006, HAL. A2; BANJIR TERUS MENGGENANGI SEJUMLAH DAERAH, REPUBLIKA, RABU 29 JUNI 2006, HAL. 18
KONVERSI 42 PERSEN LAHAN PERTANIAN ANCAM KETAHANAN PANGAN
Konversi massal lahan pertanian di banyak daerah tidak mempertimbangkan kepentingan jangka panjang dan aspek nonekonomi, seperti sosial budaya dan lingkungan. Akibatnya, lahan pertanian produktif terus berkurang dan bencana muncul di mana-mana."Konversi lahan pertanian yang tidak terkendali juga menjadi ancaman utama bagi revitalisasi pertanian, kemandirian dan ketahanan pangan," ujar Menteri Pertanian Anton Apriyantono pada Seminar Multifungsi dan Revitalisasi Pertanian, di Bogor, Selasa (27/6)…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 28 JUNI 2006, HAL. 10
DKI DAN BEKASI GUNAKAN TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN
Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Bekasi sepakat menggunakan beberapa teknologi pengolahan sampah di Tempat Pemusnahan Akhir Sampah (TPA) Bantargebang. Pengelolaan teknologi ini diserahkan kepada penanam modal….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 29 JUNI 2006, HAL. 9
TANAH DI SEMARANG ALAMI PENURUNAN LIMA CM/TAHUN
Permukaan tanah di Semarang terutama di daerah genangan setiap tahun mengalami penurunan lima centimeter, karena imbas dari sedimen tanah yang masih muda…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 29 JUNI 2006, HAL. 18
44 RIBU WARGA MENGUNGSI
Bencana banjir yang melanda empat kabupaten di Kalimantan Selatan (Kalsel) terus bertambah parah. Luapan sungai-sungai besar merambah ruas Jl. Trans-Kalimantan poros selatan dan poros dan mengakibatkan transportasi lumpuh. Lebih dan 44 ribu warga diungsikan…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 29 JUNI 2006, HAL. 1

Sumber: KBUA Perpustakaan KLH