Ringkasan Berita Media Massa

REKOR DUNIA PENGHANCUR HUTAN Sekali lagi Indonesia memperoleh pengakuan buruk secara internasional, yaitu sebagai negara penghancur hutan tercepat di dunia, oleh Guinness World Record. Kerusakan yang rata-rata 1,871 juta hektare tiap tahun dari 2000 sampai 2005 tersebut membuat lembaga otoritas pemecahan rekor dunia itu menobatkan Indonesia sebagai negara perusak hutan tercepat 2008. Menurut catatan Greenpeace, [...]

11 May 2007 08:58 WIB
REKOR DUNIA PENGHANCUR HUTAN
Sekali lagi Indonesia memperoleh pengakuan buruk secara internasional, yaitu sebagai negara penghancur hutan tercepat di dunia, oleh Guinness World Record. Kerusakan yang rata-rata 1,871 juta hektare tiap tahun dari 2000 sampai 2005 tersebut membuat lembaga otoritas pemecahan rekor dunia itu menobatkan Indonesia sebagai negara perusak hutan tercepat 2008. Menurut catatan Greenpeace, laju kerusakan tersebut sama dengan 51 kilometer persegi per hari atau setara dengan 300 lapangan bola setiap hari……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 11 MEI 2007, HAL. A11
GEMPUR DUKUNG PLTS
Sedikitnya 400 warga Kecamatan Gedebage yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Putra Daerah atau Gempur mendatangi Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis (10/5). Mereka mendesak agar Ketua DPRD Kota Bandung Husni Muttaqin memaparkan hasil studi banding ke Singapura mengenai pembangkit listrik tenaga sampah atau PLTS……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 11 MEI 2007, HAL. 23

GUBERNUR KALTENG SOAL KEBAKARAN HUTAN: TERAPKAN ASAS PEMBUKTIAN TERBALIK
Deklarasi Palangkaraya, yang ditandatangani pada Desember 2006, untuk mengatasi kebakaran hutan di Kalimantan Tengah (Kalteng) akan diuji penerapannya memasuki kemarau tahun ini. Gubernur Kalteng, Agustin Teras Narang juga mengusulkan perlunya penerapan sistem pembuktian terbalik dalam proses hukum kasus kebakaran……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 10 MEI 2007, HAL. 6
WAPRES SETUJU ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH
Wapres Jusuf Kalla tidak keberatan adanya alih fungsi lahan persawahan untuk kepentingan penyerapan tenaga kerja. Alasannya, satu hektare sawah hanya bisa menyerap 4 tenaga kerja, sementara satu hektare pabrik bisa menyerap 200 tenaga kerja…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 10 MEI 2007, HAL. 10
WALHI SULTENG MINTA MORATPRIUM PENGELOLAAN HUTAN
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulawesi Tengah (Sulteng) meminta pemerintah mengeluarkan kebijakan moratorium atas izin-izin eksploitasi hutan, baik dalam bentuk hak pengusahaan hutan (HPH), izin pemanfaatan kayu (IPK), izin usaha pengelolaan hasil hutan kayu (IUPHHK). Dinilai eksploitasi hutan menjadi penyebab makin tak terkendalinya kerusakan hutan…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 10 MEI 2007, HAL. 12
PEMBONGKARAN VILA CISARUA KEMBALI BATAL
Pembongkaran vila dan bangunan bermasalah di kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor, kembali batal. Kepala Dinas Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor Ahmad Memet khawatir dijebloskan ke penjara. Pekan lalu, Ahmad menandaskan akan membongkar 21 bangunan bermasalah di kawasan Puncak pada kamis (10/5). Bangunan yang bakal diratakan itu milik Yayasan Al-Latif di Desa Kopo, Cisarua…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT 11 MEI 2007, HAL. 5
TAMAN NASIONAL INI MASIH MENJADI MISTERI KARENA ISI DALAMNYA BELUM DIKETAHUI
Indonesia dikaruniai keanekaragaman hayati yang tak ternilai. Beragam spesies flora dan fauna menghuni jengkel demi jengkel bumi khatulistiwa yang jika diteliti, niscaya seperti tidak akan pernah berhenti. Di antara keajaiban alam itu, tersebutlah Taman Nasional Gunung Cireme (TNGC). Letaknya di perbatasan antara Kabupaten Kuningan dan Majalengka. Namun sejak ditetapkan menjadi taman nasional tahun 2005 lalu, TN Cireme belum mempunyai data satwa dan tumbuhan yang komprehensif……….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, JUMAT 11 MEI 2007, HAL. 22

Sumber:

KBUA Perpustakaan KLH

Kerjasama

  • Luar Negeri
  • Dalam Negeri
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
Sex izle Film izle Hd Film izle Seo Danışmanı