KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KERUSAKAN DELTA MAHAKAM MAKIN PARAH
Luas hutan bakau yang rusak di Delta Mahakam, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, sudah mencapai 87 persen. Kerusakan terutama diakibatkan oleh perluasan tambak udang. Laju abrasi pesisir di daerah itu juga mencapai 1,4 kilometer persegi per tahun, meningkat 10 kali lipat dibanding 11 tahun silam. Menurut Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara Ahyani Fadiannur pada tahun 2000, kerusakan hutan bakau baru 85.000 hektar (ha) dari total hutan bakau 110.000 ha dan akhir tahun 2006, kerusakan sudah mencapai 95.000 hektar atau 87 persen…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 22 MEI 2007, HAL. 23
PENAMBANGAN LIAR : 14 EKSKAVATOR PENAMBANG DI HUTAN LINDUNG DISITA
Sebanyak 14 unit ekskavator yang dioperasikan di hutan lindung dan hutan produksi Jebu Laut, Jebus, Bangka Barat, disita aparat Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung. Mt dan Spn, operator ekskavator ditahan karena diduga melakukan penambangan tanpa izin. Direktur Reserse Kriminal Polda Babel Ajun Komisaris Besar Musa Ginting, selaku pemimpin operasi penambangan tanpa izin Satam 2007, menyatakan, ke-14 ekskavator itu dikelola oleh empat pemilik…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 22 MEI 2007, HAL. 24
PERLU AGENDA MITIGASI SOAL GELOMBANG : TERDAPAT TIGA FAKTOR SALING MENGUATKAN
Menghadapi fenomena gelombang tinggi yang merusak kawasan pantai Sumatera dari utara hingga ke selatan, selatan Jawa dan rob di sebelah utara Jawa, hingga pulau-pulau di kawasan Nusa Tenggara selama tiga hari berturut-turut antara 17-19 Mei 2007 lalu, memerlukan agenda mitigasi. Menurut Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman dalam pembahasan para pakar dari berbagai institusi yang terkait, terungkap gelombang tinggi itu disebabkan tiga faktor fenomena alam yaitu swell……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 22 MEI 2007, HAL. 13
KEMBALI PADA PELESTARIAN KEHATI
Keanekaragaman hayati (kehati) sebagai suatu sifat yang melekat pada makhluk hidup bukan hanya mencakup biofisik, tetapi juga tatanan sosial, ekonomi, dan politik yang memungkinkan sifat aneka ragam itu dapat dipertahankan. Konsep yang menjadi dasar perlunya keanekaragaman itu merujuk keseimbangan kehidupan dan putaran energi dalam ekosistem. Ekosistem seimbang jika kehati yang ada di dalamnya dapat dipertahankan. Kehati hanya dapat dipertahankan pemerintahan dan komunitas yang dapat menerima perbedaan cara mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 22 MEI 2007, HAL. 7
APA KATA DUNIA ?
Indonesia memecahkan rekor dunia dalam penghancuran hutan. Apa kata dunia? Benarkah demikian? Berita Guinness World of Records yang dikeluarkan FAO ini membuat sebagian orang di negeri ini kebakaran jenggot. Ada yang dari kalangan pemerintah, bahkan dari praktisi lingkungan. Mereka berpendapat, data itu tidak benar dan memojokkan Indonesia. Apa kata dunia?….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 22 MEI 2007, HAL. 6
KEBIJAKAN BIODIESEL MENGANCAM ORANGUTAN:KERUSAKAN HUTAN AKIBAT PEMBUKAAN PERKEBUNAN SAWIT LEBIH PARAH DARIPADA ILLEGAL LOGGING
Paradoks. Mungkin kata inilah yang seketika akan terlontar ketika melihat perkembangan pemanfaatan bahan bakar nabati (BBN) atau biodiesel. Alih-alih menjadi solusi terbaik mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak dan mengurangi polusi udara, biodiesel justeru menjadi pemicu rusaknya hutan dan pembantaian orangutan…………..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 22 MEI 2007, HAL. 22
KERUGIAN MILIARAN RUPIAH:NOVEMBER, DIPERKIRAKAN TERJADI GELOMBANG TINGGI
Fenomena alam berupa tingginya gelombang laut diperkirakan kembali terjadi pada november mendatang. Hal itu berkaitan dengan munculnya gelombang Kelvin setiap Mei dan November, sebagai faktor yang menyebabkan gelombang tinggi di sejumlah wilayah pesisir…………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 22 MEI 2007, HAL. 1
POLDA JAMBI GELAR PERKARA PEMBALAKAN LIAR
Sebanyak 49 unit tronton dan ribuan meter kubik kayu ilegal yang disita Polda Jambi, Februari 2006, merupakan barang bukti kasus illegal logging yang melibatkan cukong kayu jambi, Hendra Makmur. Cukong kayu tersebut berhasil ditangkap Polda Metro Jaya pekan lalu. Barang bukti kayu tersebut telag dilelang. Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jambi akan menggelar perkara pembalakan liar (illegal logging) dengan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Pengadilan Negeri (PN) Jambi. Gelar perkara pembalakan liar itu dilakukan untuk mencegah bebasnya cukong kayu asal Jambi, Hendra Makmur alias Aan Bocor (34), yang berhasil ditangkap di Jakarta…………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 21 MEI 2007, HAL. 13
BPLS WASPADAI 60 TITIK SEMBURAN BARU
Sebanyak 60 titik semburan baru yang mengeluarkan air dan gas di empat desa di Sidoarjo, Jawa timur (Jatim), terus diwaspadai karena dikhawatirkan berubah menjadi semburan lumpur panas. Puluhan titik baru tersebut berada di Desa Siring, Renokenongo, Mindi, Kecamatan Porong, serta Desa Penjarakan Porong, Kedungcangring, Kecamatan Jabon………….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 22 MEI 2007, HAL. 5
IKAN PURBA PERLU DITELITI LEBIH LANJUT
Penemuan ikan purba Coelencanth masih perlu diteliti lebih lanjut. Hal itu dikatakan oleh pakar perikanan dari Universitas Sam Ratulangi, Manado Dr Charles Keppel. Menurut Charles, bisa saja ikan yang ditemukan nelayan itu merupakan jenis atau spesies keturunan ikan Coelecanth, yang pernah hidup 65 juta tahun silam…………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 22 MEI 2007, HAL. 7
WUJUDKAN LINGKUNGAN HIJAU DI KAWASAN INDUSTRI
Lingkungan yang asri, mungkin merupakan sesuatu yang sulit ditemukan pada satu kawasan industri Menyadari itu, President Universitas Botanical Club dan PT Jababeka Tbk, sebagai salah satu pengembang kawasan industri dan perumahan terkemuka di Indonesia meresmikan Jababeka Botanical Garden pada Maret lalu. Dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, Jababeka Botanical Garden memiliki kurang lebih 300.000 koleksi pohon yang tersebar di beberapa area di Kota Jababeka………..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 22 MEI 2007, HAL. 17

Sumber:
Perpustakaan KLH