KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PERUBAHAN IKLIM INDONESIA DITENGAH KONFLIK KEPENTINGAN
Indonesia harus mempersiapkan diri sebagai penengah atau mediator dalam Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perubahan Iklim atau UNFCC Ke-13 di Bali, 3-14 Desember 2007. Sebab, saat ini tengah muncul konflik atas komitmen berbagai negara seperti Amerika Serikat, India, China, Rusia, dan negara-negara Uni Eropa dalam menyikapi isu perubahan iklim global. Menurut Menteri Negara Lingkungan Hidup (Menneg LH) Rachmat Witoelar, "Mereka akan datang dalam konferensi nanti jika agenda kegiatan yang ditawarkan bisa menguntungkan mereka…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 23 MEI 2007, HAL. 15
KELVIN MASIH TIMBULKAN GELOMBANG TINGGI
Fenomena gelombang Kelvin, satu dari tiga pemicu terjadinya gelombang laut tinggi dalam empat hari terakhir, dalam lima hari ke depan diperkirakan masih mampu menimbulkan gelombang tinggi mencapai 3,5 meter di Laut Jawa, perairan Kalimantan Timur, dan sisi barat Selat Makassar. Kondisi ini diperkirakan membahayakan semua jenis kapal yang melintasi wilayah perairan tersebut….. BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 23 MEI 2007, HAL. 13
PEMERINTAH EVALUASI INSTRUKSI PRESIDEN ILLEGAL LOGGING
Pemerintah memastikan akan mengevaluasi dan merevisi Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2005 tentang Pemberantasan Perdagangan Kayu Secara Ilegal di Kawasan Hutan dan Peredaran Indonesia. Langkah itu, menurut Menteri Kehutanan Malam Sabat Kaban, dilakukan karena ada tumpang-tindih kewenangan antara aparat Departemen Kehutanan dan Kepolisian dalam menangani pemberantasan illegal logging. Dia mengatakan, dalam revisi nanti, akan diatur secara tegas kewenangan dan pembagian tugas masing-masing instansi. "Sehingga setiap instansi bertindak sesuai dengan porsi masing-masing," ujar Kaban kepada Tempo di Bogor, Senin lalu…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 23 MEI 2007, HAL. B3
63 PENAMBANG ILEGAL DITANGKAP
Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung melakukan penertiban penambangan ilegal secara besar-besaran. Hanya dalam 10 hari masa Operasi Penambangan Tanpa Izin Satam 2007, polisi menemukan 30 kasus penambangan ilegal yang pelakunya didapati beroperasi di wilayah terlarang. Kepala Polda Bangka Belitung (Babel) Brigjen (Pol) Imam Sudjarwo menyatakan, dari 30 kasus tersebut, 63 orang ditetapkan sebagai tersangka……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 23 MEI 2007, HAL. 23
CUACA BURUK ANCAM KOLEKSI KRB
Kondisi cuaca yang tidak menentu mengancam tumbuhan konservasi di kebun Raya Bogor (KRB). Kemarau panjang dan angin puting beliung sudah merusak ratusan tanaman koleksi mereka. Menurut Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan KRB LIPI, Irawati, mengatakan pergeseran musim begitu terasa di wilayah Bogor. Sehingga kita kewalahan harus menyirami sejumlah tumbuhan………..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 23 MEI 2007, HAL. 22
SUNGAI SIAK, NASIBMU SEGELAP AIRMU
Data Rona Lingkungan Hidup Unri menyebutkan, setidaknya Sungai Siak menanggung beban pencemaran buangan limbah industri dan rumah tangga sebesar 14,9 ton biologocal oxygen demand (BOD) dan 47,5 ton chemical oxygen demand (COD) setiap harinya. Artinya, kadar oksigennya sangat tipis, sehingga tidak memungkinkan bagi kehidupan biota di dalam Sungai Siak. Selain itu, bisa menyebabkan iritasi mata, penyakit kulit, dan muntaber bagi manusia yang mengkonsumsi airnya. Air sungai yang sudah tercemar itu juga dapat merusak organ paru-paru manusia bila dikonsumsi terus menerus dalam jangka waktu lama………..BACA SELENKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 23 MEI 2007, HAL. 5
PEMKOT JAKPUS KESULITAN ATASI SAMPAH
Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Jakpus) kesulitan menangani semua sampahnya karena keterbatasan alat, petugas, dan sarana kebersihan lainya. Dari hampir 6.000 m3 potensi sampah setiap hari, hanya sekitar 5.200 m3 yang bisa diangkut dan dibawa ke tempat pengolahan akhir Bantar Gebang…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 23 MEI 2007, HAL. 8
DAMPAK LUMPUR LAPINDO: SEMBURAN KECIL AKAN TERUS BERMUNCULAN
Semburan kecil (bubble) akan terus bermunculan di sekitar semburan lumpur Sidoarjo, Jawa Timur, karena rekahan tanah di sekitar pusat semburan kian mengalami pergerakan akibat amblesnya tanah. Bubble terakhir muncul di sekitar rumah Fathur Rahman di Desa Mindi. Meskipun kandungan gasnya dinilai nol persen, tetapi air yang keluar dinilai terbakar. Bubble tersebut mencatat Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo merupakan yang ke-60……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 22 MEI 2007, HAL. 12

Sumber:
Perpustakaan KLH