KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

EMIL : WUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN : KEBIJAKAN PEMERINTAH TAK MEMIHAK LINGKUNGAN
Tokoh lingkungan hidup Prof Dr Emil Salim mengajak bangsa Indonesia mewujudkan komitmen pembangunan berkelanjutan, yang telah disepakati kepala pemerintahan sedunia tahun 2002. Perwujudan komitmen tersebut, kata Emil, dapat mengatasi sejumlah persoalan yang dihadapi bangsa. Dalam kuliah umum di Kampus Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Jakarta, Selasa (25/7), Emil mengungkapkan bahwa keberhasilan mewujudkan komitmen pembangunan berkelanjutan sekaligus akan menghasilkan keunggulan bagi bangsa Indonesia dalam persaingan global…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 26 JULI 2006, HAL. 15
MUI MINTA PERUSAK LINGKUNGAN DIHUKUM
Peraturan daerah penanggulangan masalah sosial dinilai sesuai dengan situasi setempat. Majelis Ulama Indonesia mengumumkan rekomendasi hasil rapat kerja nasional kemarin. MUI melalui Komisi Fatwa mengumumkan rekomendasi tentang beberapa masalah nasional dan internasional……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 26 JULI 2006, HAL. A6 BERITA TERKAIT: PERUSAK LINGKUNGAN HARUS DIADILI, MEDIA INDONESIA, RABU 26 JULI 2006 HAL. 16
TIGA TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH DIPAKAI LAGI
Pemerintah Kabupaten Tangerang mengaktifkan kembali tiga tempat pembuangan akhir sampah yang terbengkalai. Ketiga TPA itu adalah Pasir Muncang di Kecamatan Jayanti, Cipecang di Kecamatan Cisauk dan Puspem di Kecamatan Tigaraksa…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 26 JULI 2006, HAL. A 15
TERUMBU BAN BEKAS AGUS SUHARTO
Kesadaran akan pentingnya memelihara terumbu karang sebagai tempat bermain-mainnya ikan menggerakkan Agus Suharto menciptakan terumbu karang buatan. Dari pengalamannya menyelam, ia tahu bahwa bentuk terumbu karang itu berongga-rongga. Rongga-rongga itu adalah tempat yang baik bagi hidup ikan. …….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 26 JULI 2006, HAL. 16
RATUSAN TITIK API BERMUNCULAN
Hanya dua hari setelah hujan tidak lagi turun, ratusan titik api kembali bermunculan di Kalimantan Barat. Citra satelit hari Senin (24/7) menunjukkan 138 titik api. Sementara di Sumatera Selatan muncul 194 titik api. Dari analisis citra satelit, titik api di Kabupaten Bengkayang berasal dari kawasan perkebunan. Bengkayang ada di utara Kalbar dan berbatasan dengan Serawak, Malaysia…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 26 JULI 2006, HAL. 24
DUA WADUK DI PANTURA DALAM KONDISI SIAGA
Memasuki musim kemarau tahun ini, dua waduk di pantura, Waduk Malahayu dan Waduk Penjalin di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dalam kondisi siaga. Sementara enam sungai masuk kategori sangat rawan kekeringan. Menurut Koordinator Pelaksana Alokasi Air, Badan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Pemali Comal Dasirun Waduk Malahayu dan Waduk Penjalin siaga sebab elevasi air maupun volume sudah di bawah pedoman operasional dan pemeliharaan ……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 26 JULI 2006, HAL. 24
BANTAR GEBANG AMAN
Pemerintah provinsi DKI lega setelah Pemerintah Kota Bekasi bersepakat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Bantar Gebang dapat digunakan selama mungkin untuk sampah warga Jakarta. TPA Bantar Gebang bisa digunakan dalam waktu lama dengan catatan pengelola yang akan dibentuk memanfaatkan teknologi tinggi dan sanitarilandfill…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 26 JULI 2006, HAL. 8
SUNGAI CILIWUNG ALAMI KEKERINGAN

Sumber air Sungai Ciliwung dari Telaga Warna, Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, menurun drastis dari 20 m3/detik menjadi 2,2 m3/ detik. Akibatnya Sungai Ciliwung mulai dari pintu air bendungan Katulampa, Tahur, Kota Bogor, hingga menjelang Kebun Raya Bogor yang panjangnya sekitar 5 kilometer, tidak dialiri air…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 26 JULI 2006, HAL. 9

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH