KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PENGURANGAN EMISI GAS RUMAH KACA SEHARUSNYA TARGET SEMUA BANGSA
Pengurangan emisi gas rumah kaca seharusnya menjadi target semua bangsa. Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Konferensi PBB mengenai Perubahan Iklim pada 3-14 Desember 2007 tetap akan mendukung Deklarasi Bali, terutama dalam bernegosiasi dengan Amerika Serikat yang masih menolak target pengurangan emisi yang mengikat. Menurut Staf Ahli Khusus Bidang Kemitraan dan Isu Lingkungan pada Kementerian Negara Lingkungan Hidup Agus Purnomo jika ada salah satu bangsa yang menolak deklarasi, tentunya akan memengaruhi pelaksanaan komitmen setiap bangsa untuk menekan produksi gas rumah kaca masing-masing…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 30 MEI 2007, HAL. 13
GEMPA DI TIGA LOKASI
Interaksi tiga lempeng bumi, terdiri dari Indo-Australia, Pasifik, dan Eurasia, mengakibatkan tiga gempa tektonik setidaknya di tiga lokasi berbeda di wilayah Indonesia, Selasa (29/5). Kekuatan gempa yang ditimbulkannya tergolong menengah, yaitu 5,0-6,1 skala Richter. Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) mencatat, gempa berkekuatan 6,1 skala Richter di perairan Laut Maluku merupakan yang terbesar dibandingkan dengan gempa lain yang terjadi Selasa (29/5……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 30 MEI 2007, HAL. 13
PENANGANAN LUMPUR SIDOARJO: RELIEF WELL MASIH DITAWARKAN SEBAGAI SOLUSI
Teknologi sumur penyelamat atau relief well masih ditawarkan sebagai solusi untuk mengatasi semburan lumpur panas Sidoarjo. Hingga setahun usia semburan, belum satu pun teknologi yang berhasil mengatasinya. Menurut mantan Ketua Tim Investigasi Independen Luapan Lumpur Sidoarjo Rudi Rubiandini teknologi relief well masih yang terbaik. Dulu berhenti dioperasikan karena persoalan dana, bukan karena gagal menyumbat sumber semburan…… BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 30 MEI 2007, HAL. 14
ABRASI PANTAI: PERTAMINA DIBLOKADE WARGA
Sekitar 2.000 warga Desa Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memblokade tiga jalan masuk kompleks Pertamina Unit VI di Balongan, Selasa (29/5) mulai pukul 08.00.Warga bahkan telah mendirikan dua tenda di dua pintu masuk ke Pertamina. Mereka menuntut agar Pertamina membangun tanggul pelindung ombak sepanjang 3.000 meter di desa itu. Pertamina dituding mempercepat proses abrasi karena perusahaan minyak negara itu melakukan pengerukan untuk dermaganya….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 30 MEI 2007, HAL. 24
KLATEN DAN WONOGIRI KEKERINGAN
Warga di kawasan selatan Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Klaten mulai terancam kekeringan dan kesulitan air bersih. Sejumlah sumber air, seperti telaga dan empang penampung hujan, sudah mengering sejak sebulan terakhir karena tidak ada hujan. Untuk memperoleh air, warga harus membeli Rp 70 ribu per tangki…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 30 MEI 2007, HAL. A8
DPR SEGERA AJUKAN INTERPELASI LUMPUR LAPINDO
Sedikitnya 53 anggota DPR dari berbagai fraksi, akan segera mengajukan hak interpelasi penanganan korban lumpur Lapindo. Setidaknya ada 3 hal yang menjadi alasan, terutama persoalan proses hukum terhadap PT Lapindo Berantas. Menurut acobus Mayongpadang, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) genap satu tahun sudah warga yang menjadi korban tinggal di tempat-tempat darurat, tanpa ada upaya dari pemerintah atau Lapindo, untuk memberi tempat yang lebih layak….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 29 MEI 2007, HAL. 1
BENGKULU BERPELUANG DAPAT DANA KOMPENSASI HUTAN LINDUNG
Provinsi Bengkulu berpeluang besar akan mendapat dana kompensasi dari pemerintah pusat atas kepemilikan hutan lindung. Pemberian dana kompensasi bagi daerah yang milik hutan lindung kini sedang dibahas di pusat. Menurut Wakil Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bengkulu, Edy Waluyo Provinsi Bengkulu sudah berkali -kali mengusulkan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan kompensasi atas kepemilikan hutan lindung, tapi selalu tidak direspon dengan baik….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 29 MEI 2007, HAL. 12
DEMO BLOKADE TANGGUL SPILL WAY
Meski rumah mereka terendam lumpur, Warga Pejarakan terisolir dan hidup dalam ketakutan. Sekitar 1.000 warga menggelar aksi di areal spill way (kanal buatan) di Desa Pejarakan, Kemacetan Jabon, Selasa (29/5) siang. Aksi mewarnai peringatan setahun usia semburan lumpur Lapindo itu, sempat menghentikan segala aktivitas penanganan BPLS terkait penguatan tanggul dan pengaliran lumpur ke Kali Porong…….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 30 MEI 2007, HAL. 5
KUALITAS UDARA DI BOGOR TERANCAM MEMBURUK
Pencemaran udara kian mengancam Bogor. Pertumbuhan penduduk yang diiringi geliat sektor perekonomian membawa dampak terhadap perubahan kualitas lingkungan hidup khususnya udara. Perlu segera ditempuh upaya antisipasi untuk menekan laju pencemaran tersebut. Kepala Dinas Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Mas’an Djadjuli, tidak memungkiri apabila beragam penyebab pencemaran tidak ditangani sejak dini, bakal mempengaruhi kualitas udara di wilayahnya……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 30 MEI 2007, HAL. 7
KORBAN TUNTUT PEMERINTAH AMBIL ALIH
Pemerintah diminta segera mengambil alih tanggung jawab atas nasib korban lumpur panas Lapindo agar penderitaan warga Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, tidak berlarut-larut. Demikian salah satu butir deklarasi Aliansi Solidaritas Rakyat Korban Lumpur Panas Lapindo Brantas dalam peringatan satu tahun semburan lumpur panas di Tugu Proklamasi, kemarin siang……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 30 MEI 2007, HAL. 1
WARGA TUBAN BEREBUT AIR BERSIH
Sejumlah Wilayah di Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim), mengalami krisis air bersih sejak 1,5 bulan lalu karena rendahnya curah hujan di wilayah itu. Untuk memperoleh air, sebagian warga harus antre bahkan berebut. Mereka juga terpaksa hanya mandi satu kali sehari………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 30 MEI 2007, HAL. 6
RUMAH SAKIT WAJIB PUNYA IPAL
Setiap rumah sakit baru diwajibkan mempunyai instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan alat pe

ngolahan sampah medis (insinerator). Fasilitas pengolahan limbah medis ini penting untuk mengantisipasi pencemaran lingkungan, khususnya bagi masyarakat sekitar rumah sakit. Pengolahan limbah merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam pembangunan rumah sakit Oleh sebab itu, setiap rumah sakit wajib punya IPAL dan insinerator……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 30 MEI 2007, HAL. 8

Sumber:
Perpustakaan KLH