KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

LARANGAN PEMBAKARAN BELUM DIIKUTI OPSI LAIN
Meski telah melarang petani menyiapkan lahan pertanian dengan membakar, pemerintah daerah di Kalimantan Tengah belum menemukan teknologi alternatif yang mudah dan murah. Menurut Wakil Kepala Dinas Pertanian Kalimantan Tengah Sutrisno untuk lahan bukaan baru yang ditumbuhi belukar, pihaknya belum memperoleh teknologi alternatif selain pembakaran…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 17 JULI 2007, HAL. 23
KAWASAN KARST MERATUS DI KALSEL HARUS DISELAMATKAN
Kawasan karst Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan, harus dikonservasi karena merupakan sumber mata air bagi 10 kabupaten dan kota di provinsi itu. Kawasan itu juga kaya akan peninggalan arkeologi prasejarah. Menurut Bambang Sugiyanto, peneliti dari Balai Arkeologi Banjarmasin semua pihak hendaknya menghentikan eksploitasi kawasan karst…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 17 JULI 2007, HAL. 23
PEMBALAKAN LIAR : POLRI BENTUK TIM GABUNGAN UNTUK RIAU
Kepala Polri Jenderal (Pol) Sutanto mengatakan, Polri akan membentuk tim gabungan bersama sejumlah instansi, antara lain Departemen Kehutanan, untuk menangani pembalakan liar di Riau. Menurut Sutanto, tim tersebut juga akan melibatkan Kementerian Negara Lingkungan Hidup. Pola seperti itu tidak hanya akan diterapkan dalam menangani kasus di Riau, tetapi juga di berbagai wilayah lain di Indonesia….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 17 JULI 2007, HAL. 23
LIMBAH CAIR : MINYAK KELAPA SAWIT BELUM TERKENDALI
Proses produksi pengolahan minyak kelapa sawit menghasilkan limbah cair dalam volume dan konsentrasi cukup tinggi dan berpotensi merusak lingkungan perairan. Karena itu, pengelolaan limbah cair yang mengintegrasikan perhitungan ekonomi lewat pendekatan sosial dan lingkungan perlu dilakukan.Kebutuhan rata-rata air untuk pabrik minyak kelapa sawit, khususnya di Provinsi Sumatera Barat, mencapai 2,01 meter kubik per ton. Padahal, kisaran penggunaan air yang efisien 1-1,5 meter kubik per ton…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 17 JULI 2007, HAL. 13
KEBAKARAN HUTAN : ROKET GLUKOSA MAMPU PADAMKAN TITIK API
Penggunaan teknologi roket berbahan bakar glukosa yang sederhana dan murah dapat digunakan untuk memadamkan kebakaran lahan dan hutan. Teknologi roket ini pada prinsipnya berfungsi melontarkan flame retardant atau unsur kimia yang bisa memadamkan api dari kejauhan untuk menjangkau titik api…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 17 JULI 2007, HAL. 13
BERKREASI MENGOLAH SAMPAH
Program JGC (Jakarta Green & Clean) 2007 telah memilih 20 RT yang berhak menyandang gelar juara pertama, kedua dan ketiga. Masing-masing RT kini melakukan banyak cara dan program, untuk meraih gelar juara tersebut…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 17 JULI 2007, HAL. 24
TANGKAPAN IKAN TURUN SEPARUH KARENA LIMBAH
Tangkapan ikan nelayan di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, menurun 50 persen karena timbunan limbah cair kimia dan solar yang memenuhi kawasan pesisir. Air laut di kawasan itu, sekitar 10 kilometer dari Pantai Muara Angke, menghitam dan bercampur minyak.Mamat, nelayan warga Kampung Muara Angke, Pluit, merasakan penurunan tangkapan terjadi sejak awal tahun lalu…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 17 JULI 2007, HAL. A15
KEBAKARAN HUTAN LINDUNG MAHATO PADAM
Kebakaran yang menghanguskan puluhan hektare Hutan Lindung Mahato di Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, berhasil dipadamkan kemarin…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 17 JULI 2007, HAL. 5
20 RIBU KELUARGA MASIH KONSUMSI AIR SUNGAI
Sekitar 20 ribu keluarga warga Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, masih mengandalkan air sungai. Padahal, kualitas air sungai terus menurun akibat pencemaran…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 17 JULI 2007, HAL. 5
IKAN KARDINAL BANGGAI : KETIKA INDONESIA MENOLAK KEINGINAN AS
Di dalam banyak sisi, Indonesia terkesan selalu berada di bawah ‘bayang-bayang’ Amerika Serikat (AS). Namun tidak untuk isu tentang ikan banggai (pterapogon kauderni). Kali ini secara tegas, Indonesia berani menolak proposal AS yang menghendaki ikan kardinal banggai masuk dalam daftar ikan yang harus diawasi perdagangannya……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 17 JULI 2007, HAL. 22
RITUAL TAHUNAN BERNAMA ASAP KEBAKARAN HUTAN
ebakaran hutan dan kabut asap sudah menjadi ritual tahunan yang selalu mengancam. Setiap memasuki musim kemarau, titik api muncul di berbagai lokasi. Asap menutupi bandara, menimbulkan infeksi saluran pernapasan bahkan menyelimuti negara tetangga, Malaysia, Singapura, serta Brunei Darussalam dan bisa menghentikan aktivitas penerbangan.Seperti tahun-tahun sebelumnya, kabut asap dimulai dari Riau. Kebakaran dan asap dengan cepat menjalar ke Sumatra Selatan, Jambi, dan Kalimantan….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 16 JULI 2007, HAL. 5
AIR WARGA TERCEMAR E-COLI DAN KOLERA
Penyebaran penyakit muntaber di empat kecamatan wilayah pantai utara Kabupaten Tangerang disebabkan oleh bakteri E- Coli dan kolera yang mencemari sumber air bersih p
enduduk. Bakteri ini sudah menyerang lebih dari 300 warga sejak seminggu lalu sehingga mereka terus berdatangan ke Puskesmas Sepatan, Pakuhaji, Sukadiri, serta Puskesmas Pembantu Kedaung Barat untuk mendapatkan pengobatan….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 16 JULI 2007, HAL. 8
TUNTASKAN KASUS PERUSAKAN HUTAN DI LABUHAN BATU
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal (Pol) Sutanto diminta mengusut tuntas laporan dugaan perambahan, penguasaan maupun perusakan hutan di Register 4/KL yang diperkirakan mencapai 7000 hektare (ha) di Desa Sukarane Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumut, Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumut, Kelompok Pelita Sejahtera (KPS) dan Lentera menyampaikan hal tersebut, melalui surat yang dilayangkan ke Markas Besar Polri di Jakarta. Surat itu dengan tembusan Presiden Susilo Bambang Yudhoy……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 16 JULI 2007, HAL. 13
SEJUMLAH KAWASAN HUTAN DI BENGKULU RAWAN BENCANA
Sejumlah kawasan hutan di Provinsi Bengkulu rawan terbakar pada musim kemarau, karena lokasinya berada di daerah perlintasan masyarakat. Hutan ini pada musim kemarau sekarang dijaga ketat oleh petugas Polisi Kehutanan (Polhut) Dinas Kehutanan Bengkulu agar tidak terbakar. Menurut Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bengkulu, Ir Syamsul Bahri Nasution, kawasan hutan yang rawan terbakar pada musim kemarau di Provinsi Bengkulu, antara hutan lindung Bukit Kabah, hutan lindung Ta- ba Pananjung……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 16 JULI 2007, HAL. 13
USAHA GALIAN TANAH RESAHKAN WARGA MUKTI JAYA

Usaha galian tanah di Desa Mukti Jaya, KecamatanSetu, Kabupaten Bekasi sejak beberapa bulan terakhir ini membuat warga resah. Betapa tidak, usaha galian di atas lahan yang cukup luas itu diduga liar juga telah membuat kubangan besar sedalam enam meter. Dalamnya bekas galian yang lokasinya dekat rumah-rumah warga dan areal pemakaman itu dikhawatirkan menimbulkan bencana longsor…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 17 JULI 2007, HAL. 7

Sumber:
KBUA Perpustakaan "Emil Salim"
Kementerian Negara Lingkungan Hidup