KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

JATENG MENGALAMI KEKERINGAN EKSTRIM
Sekitar 80 persen wilayah Jawa Tengah akan mengalami kekeringan ekstrem di bulan Agustus 2006. Daerah-daerah yang relatif basah pada musim kering tahun lalu curah hujannya akan turun cukup drastis tahun ini. Menurut Kepala Stasiun Klimatologi I Semarang Widada Sulistya, Senin (31/7), rata-rata curah hujan di puncak musim kering berkisar 25 milimeter per bulan. Di wilayah Jateng bagian timur, langganan kekeringan seperti Blora, Rembang, Pati, Grobogan, Klaten, Wonogiri, dan Sragen tidak akan ada hujan…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 1 AGUSTUS 2006, HAL. 24. BERITA TERKAIT: RUGI AKIBAT KEKERINGAN RP 506 M, MEDIA INDONESIA, SELASA 1 AGUSTUS 2006, HAL. A6
 
TATA RUANG PESISIR BURUK
Hampir seluruh wilayah pesisir di Indonesia memiliki tata ruang yang buruk. Akibatnya, ketika terjadi gelombang dahsyat tsunami, selalu menimbulkan korban yang banyak. Selama ini, pengembangan kawasan pesisir untuk kegiatan ekonomi maupun permukiman tidak mengindahkan tata ruang yang ditetapkan untuk wilayah pesisir. Menurut Direktur Tata Ruang Ditjen Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil DKP Ferrianto Djais tanpa tata ruang yang terintegrasi maka kawasan pesisir akan semakin rusak, dan mudah porak-poranda diterjang tsunami………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 31 JULI, HAL. 6
 
SELESAIKAN KRISIS AIR DI JAKARTA
Krisis air bersih (minum) di wilayah Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta hampir setiap tahun terjadi. Permasalahan krisis air semakin berat dan meluas, khususnya pada saat musim kemarau panjang seperti sekarang ini. Tidak sedikit warga yang akhirnya terpaksa membeli air dari pedagang, yang beroperasi secara berkeliling. Dan tidak sedikit pula warga, yang untuk kelancaran usahanya, akhirnya menyedot air bawah tanah agar pasokan terjamin. Instalasi "internal" ini bisa dijadikan sumber utama pasokan atau sebagai cadangan…………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 31 JULI, HAL. 8
 
RUANG TERBUKA HIJAU DI JAKTIM TINGGAL 10 PERSEN
Wali Kota Jakarta Timur (Jaktim), Koesnan A Halim, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Jaktim tidak akan membiarkan penyusutan ruang terbuka hijau di sana. Apalagi RTH di sana tinggal 10 persen dari total 183.000 kilometer persegi (km2). Hal itu ditegaskan Koesnan di Jakarta, pekan lalu, mengomentari pemanfaatan lahan Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur untuk dijadikan kawasan bisnis……….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 31 JULI, HAL. 11
 
33 RIBU HEKTARE LAHAN KRITIS
Sebanyak 33 ribu hektare lahan di kabupaten Cinajur dalam kondisi kritis yang bisa menyebabkan bencana alam dan penurunan ketersediaan air. Kondisi lahan kritis ini disebabkan oleh pembalakan liar dan penjarahan yang dilakukan oleh masyarakat…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 1 AGUSTUS 2006, HAL. A9
 
WARGA KERACUNAN SUMUR SUKAWATI
Sedikitnya enam orang yang tinggal di area sumur minyak Sukawati Bojonegoro mengalami keracunan gas. Dengan demikian jumlah korban keracunan pascaledakan sumur menjadi 17 orang yang sebagian besar merupakan warda desa Campurejo, Ngampel dan Sambiroto…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 1 AGUSTUS 2006, HAL. A8. BERITA TERKAIT: BOJONEGORO BERLAKUKAN TANGGAP DARURAT, MEDIA INDONESIA, SELASA 1 AGUSTUS 2006 HAL. A6
 
KABUT ASAP SELIMUTI JALINTIM
Kabut asap tebal menyelimuti jalan lintas timur (jalintim) Sumatera ruas Palembang (Sumatera Selatan), Jambi. Seluruh kendaraan di jalur itu harus melintas perlahan karena jarak pandang hanya sekitar 15 meter……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 1 AGUSTUS 2006 HAL. A7

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH