KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PENEBANGAN LIAR: KETUA DPR TINJAU KAYU SITAAN POLDA RIAU
Ketua DPR Agung Laksono menilai, pemerintah pusat dan pemerintah daerah hanya rajin mengeluarkan izin eksploitasi hutan, tetapi minim pengawasan. Akibatnya, kondisi di lapangan banyak berbeda dengan laporan yang disampaikan di atas meja. Penilaian itu disampaikan Agung Laksono di Pekanbaru, Kamis (2/8), seusai meninjau langsung kayu sitaan Polda Riau di areal hutan tanaman industri PT Bina Duta Laksana di Kecamatan Sungai Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 3 AGUSTUS 2007, HAL. 24
DUNIA ISLAM DAN PERUBAHAN IKLIM
Pemanasan global dan perubahan iklim bukan saja mengkhawatirkan masyarakat di Barat, tapi juga mengundang kepedulian akan dampaknya di dunia Islam. Pada 21-22 Juni lalu, para cendikiawan Muslim yang terlibat dalam aktivitas lingkungan dari Afrika, Timur Tengah, Inggris, dan Asia Selatan telah duduk bersama berdiskusi dengan para ulama lingkungan di Indonesia. Pertemuan ini menjadi perjumpaan awal guna menggagas formulasi yang bisa diadopsi dan digunakan oleh komunitas Islam dalam mempersiapkan aksi untuk mengurangi krisi lingkungan secara global……..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, JUMAT 3 AGUSTUS 2007, HAL. 4
EL NINO MENGANCAM INDONESIA
Fenomena alam El Nino kembali mengancam Indonesia. Di masa mendatang kejadian El Nino yang ditandai oleh meningkatnya wilayah kering di Indonesia akan bertambah parah dengan adanya wilayah puncak kenaikan temperatur tertinggi di Indonesia.El Nino di Indonesia telah berkali-kali memicu terjadinya gelombang panas. Seperti kejadian El Nino tahun 1997 yang menimbulkan dampak pada kebakaran hutan yang tidak terkendali di sebagian besar wilayah hutan tropis Indonesia……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 2 AGUSTUS 2007, HAL. 1
BANJIR DI MOROWALI, 900 SUKU WANA HILANG
Sekitar 900 jiwa penduduk suku Wana di Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), tidak diketahui nasibnya sampai saat ini. Warga suku pedalaman itu diduga terseret banjir bandang yang menyerang wilayah itu tanggal 22 Juli 2007.Saat terjadi banjir, 900 orang Wana itu sedang mengadakan ritual Momata di Dusun Ratobae, atau sehari perjalanan kaki dari Desa Toronggo, Bungku Utara……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 2 AGUSTUS 2007, HAL. 1
MOU ILLEGAL LOGGING: PRESIDEN LAKUKAN KESALAHAN BESAR
Pembuatan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) penanganan kasus pembalakan liar (illegal logging) antara Menteri Kehutanan (Menhut) MS Kaban dan Kapolri Jenderal Sutanto, dinilai tidak tepat. Satu kesalahan besar jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membiarkan hal itu terjadi. Menurut Gayus Lumbuun, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan soal perlindungan hutan dan penanganan kasus illegal logging sudah diatur melalui undang-undang (UU). Tidak bisa UU digantikan oleh nota kesepahaman……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 2 AGUSTUS 2007, HAL. 3
DIKOTOMI KEBIJAKAN DI SEKTOR KEHUTANAN
Aksi saling tuding antara Menteri Kehutanan, MS Kaban dan Kapolri Jenderal Soetanto tentang perlakuan terhadap pengguna produk kehutanan beberapa saat lalu, mengindikasikan karut-marutnya kebijakan di sektor kehutanan dan sektor terkait lainnya. Setelah 40 tahun sejak dikeluarkannya Undang-Undang Pokok Kehutanan No 5 Tahun 1967 yang kemudian diganti dengan Undang-Undang No 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, negeri ini belum juga memiliki satu sistem yang solid dan koordinasi yang memadai….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 2 AGUSTUS 2007, HAL. 5
DAMPAK LUMPUR LAPINDO: SEMBURAN BARU AKIBAT PENURUNAN TANAH
Seringnya muncul semburan baru di sekitar semburan lumpur bercampur gas utama di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengindikasikan di kawasan tersebut terjadi penurunan tanah. Penurunan menyebabkan sumber air di dalam tanah tertekan oleh lapisan tanah di atasnya, sehingga air menyembur melalui saluran yang ada misalnya bekas sumur…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 2 AGUSTUS 2007, HAL. 13
KETUA DPR: PERKETAT IZIN KAYU

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Agung Laksono mendesak pemerintah pusat dan daerah memperketat izin pengelolaan hutan. Kemarin selama dua jam ia meninjau kondisi hutan Riau bersama Kepala Kepolisian Daerah Riau Brigardir Jenderal Sutjiptadi menggunakan helikopter. Agung berkesimpulan pengawasan hutan di Riau sangat lemah. "Kami akan mendesak pemerintah pusat dan daerah memperketat pemberian izin, ‘ kata Agung di Bandara Sutan Syarif Kasim II, Pekanbaru……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 3 AGUSTUS 2007, HAL. A2

Sumber:
KBUA Perpustakaan KNLH