KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PENGHUTANAN KEMBALI HARUS DILAKUKAN
Komunitas pecinta alam menegaskan, dalam menyikapi perubahan lingkungan, termasuk pemanasan global, secara individual atau berkelompok di tingkat lokal atau dalam skala nasional, akan dilakukan langkah-langkah adaptasi dan mitigasi bencana alam serta upaya-upaya penghutanan kembali hutan Indonesia…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 20 AGUSTUS 2007 HAL. 13
SAMPAH: BELUM DIPISAH DAN BELUM TERINTEGRASI
Pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga hingga perkotaan di Indonesia secara umum masih lemah karena belum ada usaha pemisahan jenis sampah dan belum terintegrasinya sistem pengelolaan dan teknologinya. Dengan mengenyampingkan teknologi, sebenarnya jika pemisahan jenis sampah dilakukan sejak awal dan pengelolaan sampah terintegrasi, niscaya masalah sampah di Indonesia akan lebih mudah diatasi dan menjadi lebih sederhana…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 20 AGUSTUS 2007 HAL. 13
GUNUNG KARANGETANG DI SULAWESI UTARA MELETUS
Gunung api Karangetang di Kabupaten Siau-Tagulandang dan Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, meletus kemarin. Belum ada laporan korban jiwa dari lokasi bencana, sementara ratusan warga telah mengungsi. Menurut Kepala Kepolisian Resor Sitaro Ajun Komisaris Besar Elly Sopaco letusan sudah terdengar sejak pukul 00.30 hingga pukul 03.00, Minggu dini hari waktu setempat. Percikan api dan lava pijar disertai awan panas terlihat keluar dari kubah…BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 20 AGUSTUS 2007 HAL. A2
POPULASI PENYU HIJAU MAKIN MENYUSUT
Populasi penyu hijau di habitat aslinya, Pantai Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sangat mengkhawatirkan karena terus menyusut. Hal itu diduga karena tak terkendalinya penjualan telur penyu. Populasi penyu hijau (chelonia mydas) biasanya dihitung berdasarkan jumlah yang naik ke darat untuk bertelur..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 20 AGUSTUS 2007 HAL. 24
WARGA BANYUASIN KRISIS AIR BERSIH
Lebih dari 200 kepala keluarga miskin di Kelurahan Sukajadi, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpaksa mengandalkan air dari lubang bekas galian tanah untuk pembuatan batu bata karena mengalami krisis air bersih. Kondisi itu terjadi karena sumur-sumur sudah mengering…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 20 AGUSTUS 2007 HAL. 24
ANTASARI BERALIH FUNGSI: JANGAN SAMPAI ADA PEMUTIHAN PERUNTUKAN KAWASAN
Kawasan permukiman di Jalan Antasari, Jakarta Selatan, belakangan ini mulai diminati kalangan pemodal untuk dimanfaatkan menjadi kawasan bisnis. Jika tidak terkendali, perubahan fungsi itu dikhawatirkan akan menjadi titik kesemrawutan baru di wilayah selatan Jakarta, menyusul kawasan lainnya…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 20 AGUSTUS 2007 HAL. 25
ANGGARAN REHABILITASI DAMPAK LUMPUR LAPINDO: PEMERINTAH TUAI KECAMAN
Keputusan pemerintah menaikkan hingga dua kali lipat lebih anggaran untuk rehabilitasi kerusakan infrastruktur akibat lumpur panas Lapindo Brantas Inc. di Porong, Sidoarjo, menuai kecaman. Pemerintah menetapkan anggaran untuk memperbaiki infrastruktur akibat bencana lumpur Lapindo dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2008 sebesar Rp 1,57 triliun. Jumlah ini melonjak dari usul pemerintah dalam RAPBNP 2007 senilai Rp 900 miliar, yang kemudian hanya disetujui Panitia Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat sebesar Rp 600 miliar…BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 20 AGUSTUS 2007 HAL. B1
KAWASAN KONSERVASI: PERAMBAHAN TAMAN NASIONAL KUTAI DIKHAWATIRKAN MUNCULKAN KONFLIK
Balai Taman Nasional Kutai, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, meresahkan perambahan oleh kelompok masyarakat yang baru memasuki areal itu. Perambahan sejak awal Mei 2007 itu dikhawatirkan menimbulkan konflik dengan kelompok masyarakat yang sudah ada lebih dulu. Menurut Kepala Balai TNK Agus Budiono perambahan bermula ketika 100 keluarga datang dan menebangi hutan di sekitar kawasan wisata Sangkima…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 18 AGUSTUS 2007 HAL. 24
KARUT-MARUT KELEMBAGAAN SAMPAH INDONESIA
Bagi bom waktu, masalah sampah dapat "meledak" setiap saat tanpa dapat diduga sebelumnya. Adakalanya sampah hanya dianggap sebagai barang buangan yang menjijikkan. Bahkan, pemulung dan tukang sampah pun masih dianggap rendah. Namun, saat "ledakan" bom sampah terjadi, semua pihak panik dan saling menyalahkan.BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 20 AGUSTUS 2007 HAL. 48
LARANGAN BERKENDARA DITERAPKAN DI JAKTIM
Pemerintah Kota Jakarta Timur akan menerapkan larangan penggunaan kendaraan bermotor di jalan protokol pada hari tertentu. Hal ini untuk mengimplementasikan pemberlakuan Perda Provinsi DKI Jakarta No. 2/2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 20 AGUSTUS 2007 HAL. 5
PERAIRAN TANJUNGPINANG TERCEMAR
Ratusan hektare bakau dan laut di Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, tercemar setelah tanggul pencucian bauksit (tailing) milik CV Usaha Bersama (CV UB) jebol, Sabtu (18/8). Berdasarkan pemantauan Media Indonesia, kemarin, warna air laut berwarna kuning hingga radius puluhan kilometer……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 20 AGUSTUS 2007 HAL. 17
WALHI KALBAR TUNTUT MORATORIUM
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Kalimantan Barat menuntut pemerintah memberlakukan jeda (moratorium) tebang hutan di wlayah itu minimal 15 tahun. Kebijakan itu dibutuhkan untuk menekan dampak negatif kegiatan ekploitasi hutan sampil mencari alternatif dalam mengatasi persoalan tersebut secara jangka panjang dan permanen ………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 20 AGUSTUS 2007 HAL. 19
PENANGANAN KABUT ASAP MASIH SETENGAH HATI
Beberapa hotspot di sekitar kawasan Sumatera dan Kalimantan mulai terdeteksi dan memberikan dampak yang luas. Diantaranya asap dari kebakaran hutan berdampak pada kenyamanan dan kel
ayakan baku mutu lingkungan ekosistem udara di wilayah sekitar kawasan lokal, nasional ataupun regional belakangan ini……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 20 AGUSTUS 2007 HAL. 25
MENGELOLA HUTAN BERSAMA MASYARAKAT

Sebanyak 80 perempuan dari keluarga di pinggir-pinggir hutan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (15/8), mencatat prestasi. Mereka berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia dengan membuat sulaman silang (Kruistik) sepanjang 50 meter dan lebar 90 cm, bertuliskan ‘Lestari Hutanku, Bangkitlah Negeriku Indonesia……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 20 AGUSTUS 2007 HAL. 26

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH