KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

SOAL EKSPOR PASIR LAUT: KEPULAUAN RIAU MINTA MENTERI TERIMA TIM PENELITI
Provinsi Kepulauan Riau meminta Departemen Kelautan dan Perikanan memberikan kesempatan kepada Tim Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) Institut Teknologi Bandung melakukan presentasi mengenai hasil penelitiannya tentang penambangan pasir samudra di Kepulauan Riau. Permintaan tertanggal 6 Agustus itu dilayangkan Gubernur Kepulauan Riau Ismeth Abdullah…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 21 AGUSTUS 2007 HAL. A5
WARGA KOLONG JALAN TOL PATOKI LAHAN HUTAN
Ratusan warga kolong jalan tol Jembatan Tiga yang terbakar pada 7 Agustus lalu mematok lahan-lahan kosong di Hutan Kota Pluit Timur, Penjaringan, Jakarta Utara, dua hari lalu. Mereka mematok kawasan yang terlarang ditempati itu sebagai lahan tempat tinggal baru. Bahkan di satu sudut hutan yang dikelola PT Jakarta Propertindo (Jakpro) ini sudah berdiri kerangka rumah dari bambu…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 21 AGUSTUS 2007 HAL. A14
KABUT ASAP: MANGGALA AGNI KEWALAHAN PADAMKAN API
Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Barat kewalahan memadamkan kebakaran lahan meskipun telah menggunakan bom air. Menurut Sekretaris Brigade Manggala Agni Kalbar Gunawan Budi pengeboman air pada satu titik api harus dilakukan sampai enam kali karena luasnya hamparan yang terbakar…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 21 AGUSTUS 2007, HAL. 5
TERUMBU KARANG INDONESIA RUSAK BERAT
Hasil studi beberapa lembaga penelitian di Indonesia memperlihatkan bahwa tidak kurang dari 42% terumbu karang saat ini dalam kondisi rusak berat dan 29% lainnya rusak. Menurut Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB Gietriech G Bengen dalam kurun waktu 10 tahun terakhir terjadi penurunan luas lahan hutan mangrove dari sekitar 4 juta hektare menjadi tinggal 2.5 juta hektare…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 21 AGUSTUS 2007 HAL. 7
TATA RUANG: GUBERNUR BARU HARUS LEBIH TEGAS
Gubernur DKI Jakarta yang baru harus lebih tegas dalam menghadapi masalah tata ruang wilayah yang saat ini dinilai semakin kacau. Pelanggaran fungsi kawasan seperti di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, harus segera direspons sebelum kondisinya menjadi semakin parah. Menurut Kepala Seksi Pengendalian Rencana Suku Dinas Tata Kota Wali Kota Jakarta Selatan Gamal Sinurat sepanjang Jalan Pangeran Antasari hanya boleh diperuntukkan sebagai kawasan permukiman, bukan bisnis…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 21 AGUSTUS 2007, HAL. 27
ANGIN MERUSAK 706 RUMAH
Angin kencang selama sekitar 30 menit menghancurkan dan merusak sedikitnya 600 rumah dan bangunan lain di enam desa di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/8) petang. Pada Minggu malam angin kencang juga merusak sedikitnya 106 rumah di Kabupaten Serang, Banten. Tidak ada korban jiwa atau luka berat kecuali belasan orang mengalami luka ringan. Warga yang rumahnya rusak berat atau roboh total mengungsi ke rumah tetangga atau kerabat mereka…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 21 AGUSTUS 2007 HAL. 28
PERUBAHAN IKLIM HARUS MASUK PERENCANAAN KOTA
Para perencana kota di dunia diminta memasukkan dampak perubahan iklim ke dalam rencana penataan ruang. Dampak perubahan iklim, seperti kenaikan permukaan air laut, banjir, dan kekeringan, harus menjadi elemen dasar dalam membangun kota. Stockholm International Water Institute (SIWI) memaparkan, saat ini hampir 80 persen populasi penduduk dunia bermukim dan beraktifitas kurang dari 50 kilometer dari bibir pantai. Oleh karena itu, kewaspadaan terhadap dampak perubahan iklim, terutama kenaikan permukaan air laut harus menda- pat perhatian……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 20 AGUSTUS 2007, HAL. 6
JATI BERUSIA DI ATAS 200 TAHUN DITEBANG
Perum Perhutani telah menjual sebatang pohon jati yang mati tua seharga Rp 1 miliar dan merupakan yang termahal di dunia saat ini. Pohon jati yang umurnya diperkirakan lebih dari 200 tahun tersebut memiliki diameter sekitar 3 meter, keliling batang sekitar 6,9 meter, dan untuk memeluknya diperlukan 7-8 orang dengan tangan terbentang…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 20 AGUSTUS 2007, HAL. 6
AIR BERSIH DI BOJONEGORO MAKIN LANGKA
Kesulitan memperoleh air bersih mulai dialami masyarakat di desa-desa tepi hutan di Bojonegoro, Jawa Timur. Untuk mendapatkan air, sebagian warga harus ber-jalan kaki atau mengayuh sepeda pancal beberapa kilometer dari tempat tinggalnya. Warga mulai meman-faatkan air sungai yang masih tersisa. Mudji terpaksa mengambil sisa-sisa air sungai untuk mandi dan cuci. Sedangkan untuk kebutuhan minum dan masak, harus antre di sebuah sumur yang berada di desa tetangganya…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 20 AGUSTUS 2007, HAL. 13
BIOMASSA RAMAH LINGKUNGAN DARI SEKAM PADI

Sudah banyak pakar yang meneliti nilai ekonomi dari limbah dan salah satunya adalah Prof Herri Susanto pakar teknik industri dari ITB yang melakukan penelitian atas sekam dan bonggol jagung untuk sumber energi alternatif dan terbarukan. Selain ramah lingkungan karena bisa mengurangi pemanasan global, energi biomassa itu bisa menekan harga bahan bakar minyak sekitar 35 persen…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 21 AGUSTUS 2007. HAL. 22

Sumber:
KBUA Perpustakaan "Emil Salim"
Kementerian Negara Lingkungan Hidup