KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

RI-AS JALAN KERJA SAMA LINGKUNGAN
Pembangunan berwawasan lingkungan menjadi sasaran kerja sama ekonomi antara Amerika Serikat (AS) dan Indonesia. Pengembangan energi alternatif, yang menjadi agenda utama kerja sama, berprospek meningkatkan ekonomi kedua negara. Selain untuk kesejahteraan rakyat, proyek bersama ini diharapkan berdampak pada kelestarian lingkungan. Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negri AS untuk Urusan Ekonomi, Energi, dan Pertanian AS, Reuben Jeffery III kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/9). Menurut dia, AS melihat Indonesia berpotensi menjadi kekuatan ekonomi besar di kawasan Asia Pasifik…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 12 SEPTEMBER 2007, HAL. 14
PROGRAM ADIWIYATA DI JAKBAR
Pelestarian lingkungan yang diprogramkan harus didukung berbagai pihak. Untuk mewujudkan hal tersebut, Sudin Pendidikan Menengah dan Tinggi Jakarta Barat menggelar sosialisasi program Adiwiyata……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 12 SEPTEMBER 2007, HAL. 8
PERTAMBANGAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN
Kehadiran perusahaan tambang di suatu daerah seharusnya memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitarnya. Namun, kenyataannya perusahaan tambang di Indonesia, terutama skala besar, malah membuat warga menderita, selain kehilangan lahan tanah adat kegiatan pertambangan juga menimbulkan kerusakan lingkungan yang hebat……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 12 SEPTEMBER 2007, HAL. 11
PENANGANAN BANJIR DI BATAM AKAN DIINTEGRASIKAN
Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan mengintegreasikan berbagai upaya dan program untuk menangani masalah banjir di Batam. Diharapkan, pada tahun 2010 nanti, masalah banjir di daerah ini dapat segera teratasi menyusul adanya perbaikan sejumlah infrastruktur……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 12 SEPTEMBER 2007, HAL. 13
MENNEG LH: PLTN MURIA BELUM PUNYA AMDAL
Rencana pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Semenanjung Muria, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ternyata belum memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Menteri Negara Lingkungan Hidup (Menneg LH), Rachmat Witoelar menegaskan, sampai saat ini tidak ada satu dokumen Amdal tentang PLTN Muria yang dikeluarkan Kementerian LH…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 12 SEPTEMEBR 2007, HAL. 6
HUTAN JATI TERUS TEBAKAR
Kebakaran yang menghanguskan pohon jati di Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim), terus terjadi. Kemarin, giliran puluhan hektare tanaman jati di Desa Kepel, Kecamatan Kare, yang hangus. Ratusan pohon jati yang terbakar sejak pukul 11.00 WIB itu berada di wilayah Resor Pemangkuan Hutan Kuwiran, Madiun…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007, HAL. 5
GEMPA BUMI DI SITUBONDO, WARGA YANG MENGUNGSI BERTAMBAH
Jumlah rumah rusak akibat gempa tektonik berkekuatan 4,9 skala richter (SR) di Desa Sopet, disusul gempa kedua yang berpusat di Desa Kumbangsari, keduanya masuk Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur (Jatim), Senin (10/9), terus bertambah menjadi 479 unit. Jika sebelumnya hanya 322 keluarga atau 716 jiwa yang mengungsi, kini membengkak menjadi 493 keluarga atau 1.102 jiwa. Sebagian besar warga korban bencana alam gempa di Situbondo hingga Rabu (12/9) masih memilih tinggal di tenda-tenda darurat ………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 12 SEPTEMBER 2007, HAL. 12 BERITA TERKAIT : GEMPA MASIH MENGGUNCANG, MEDIA INDONESIA KAMIS 13 SEPTEMBER 2007 HAL. 4
TIM GABUNGAN SISIR LAHAN HTI DI RIAU
Tim gabungan penanganan kasus pembalakan liar di Riau, yang beranggotakan 14 orang, mulai terjun ke Pekanbaru, Riau. Dipimpin Deputi IV Bidang Keamanan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Budi Utomo, kemarin mereka berkunjung ke tiga lahan hutan taman industri di sana.Mereka terbagi dalam tiga tim kecil. Tim yang dipimpin Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Departemen Kehutanan M. Arman Malolongan menelusuri lahan PT Riau Andalan Pulp & Paper di Kabupaten Pelalawan……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007, HAL. A3
SEMAKIN MARAK, PERBURUAN HARIMAU SUMATERA
Aktivitas perburuan harimau sumatra (Pantheratigris sumatrae) di kawasan hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Provinsi Bengkulu, dan Provinsi Sumatera Barat, semakin marak sehingga sulit dikendalikan. Hal itu disebabkan semakin mudahnya akses masuk ke TNKS melalui ladang-ladang liar milik masyarakat. Ketua Tim Penyelamatan Harimau Sumatera (PHS), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi, Dian Ridianto mengemukakan hal itu di Jambi, Selasa (11/9)….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 12 SEPTEMBER 2007, HAL. 13
GEMPA 7,9 SR GUNCANG PANTAI BARAT SUMATERA: TIGA TEWAS, KERUSAKAN PARAH DI BENGKULU DAN PADANG
Setidaknya tiga orang tewas dan puluhan orang luka-luka akibat gempa berkekuatan 7,9 skala richter yang mengguncang Provinsi Bengkulu pada pukul 18.10, Rabu (12/9). Puluhan rumah, kantor pemerintah dan Rumah Sakit Umum Muhammad Yunus Bengkulu rusak parah..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007, HAL. 1 BERITA TERKAIT: GEMPA DI WILAYAH "CINCIN API", KOMPAS, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007 HAL. 8; GEMPA 7,9 SKALA RICHTER GUNCANG BENGKULU, MEDIA INDONESIA, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007 HAL. 1. ;GEDUNG-GEDUNG RUSAK, WARGA PANIK, REPUBLIKA, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007 HAL. 1
ASIA WASPADAI TSUNAMI: SEJUMLAH NEGARA MENGELUARKAN PERINGATAN DINI
Gempa besar yang berpusat di perairan lepas pantai Bengkulu, Rabu (12/9), getarannya dirasakan hingga Singapura, Malaysia , Thailand, Srilanka dan India. Beberapa menit setelah gempa, sebagian negara itu mengeluarkan peringatan dini mengenai kemungkinan terjadinya tsunami……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007, HAL. 8
INDONESIA INCAR 370 JUTA DOLLAR AS
Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar mengatakan, pihaknya akan berupaya memperoleh pendanaan hutan konversi senilai 370 juta dollar AS. Upaya itu akan menjadi salah s
atu poin penting dalam pertemuan konferensi perubahan iklim sedunia yang akan berlangsung di Bali, Desember 2007 mendatang……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007, HAL. 12
DARI KUPANG UNTUK TERUMBU KARANG
Gaya Kristina M Puu Heu (16) menyakinkan untuk ukurang seorang remaja ketika memaparkan penelitiannya berjudul Pengaruh Pembuatan Kapur terhadap Peningkatan Kerusakan Terumbu Karang di depan ratusan peserta musyawarah Nasional Terumbu Karang Coremap II di Jakarta, Senin (10/9)………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007, HAL. 13
HUTAN KALTENG RUSAK: TIM KHUSUS PENANGANAN PEMBALAKAN LIAR TIBA DI PEKANBARU
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Kalimantan Tengah mengatakan, laju kerusakan hutan di Kalteng tiap tahun mencapai 255.918 hektar. Penyumbang terbesar kerusakan atau deforestasi itu antara lain penyalahgunaan izin pemanfaatan kayu, hak pengusahaan hutan, konversi hutan untuk perkebunan, pertambangan dan pembalakan liar……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007, HAL. 22
KERJASAMA PERLINDUNGAN KEANEKARAGAMAN HAYATI LAUT
Indonesia dan lima negara Pasifik sepakat bekerja sama untuk melindungi kawasan yang memiliki keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia. Kawasan laut yang sangat luas ini dikhawatirkan terkena dampak perubahan iklim, sehingga tidak mampu mempertahankan populasi ikan dan biota laut lainnya……….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 12 SEPTEMBER 2007, HAL. 6
PERUMAHAN HARUS PERHATIKAN ASPEK LINGKUNGAN
Menteri Negara Perumahan Rakyat Mohammad Yusuf Asy’ari meminta para pengembang memperhatikan aspek lingkungan sehingga komplek perumahan menjadi sejuk dan nyaman. Fakta membuktikan, perumahan yang didesain ramah lingkungan mempunyai daya tarik bagi konsumen dan laku di pasaran………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 12 SEPTEMBER 2007, HAL. 10
AGENDA PERUBAHAN IKLIM MELENCENG
Agenda perubahan iklim dinilai semakin jauh dari persoalan lingkungan hidup. Pertemuan APEC di Sydney lebih bernuansa politik dan nasional. Hal itu dilontarkan Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar saat meluncurkan laporan Status Lingkungan Hidup Indonesia 2006, di Jakarta, kemarin…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007, HAL. 7
TIM KHUSUS RIAU TINJAU LOKASI
Tim khusus penyelesaian pembalakan liar Riau yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (5/9), mulai kemarin turun ke sejumlah tempat di Riau yang diduga sebagai lokasi aksi ilegal tersebut. Tim itu akan mengecek langsung kondisi kerusakan hutan dan hasil tangkapan kayu oleh Polda Riau……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007, HAL. 12
BUMI BENGKULU TERGUNCANG
Gempa berkekuatan 7,9 pada skala Richter mengguncang lepas pantai Bengkulu pada petang pukul 18.10 WIB kemarin. Gempa ini sempat membuat Badan Meteorologi dan Geofisika serta lembaga pengamat gempa dunia lain mengeluarkan peringatan tsunami. Setidaknya sepuluh orang tewas akibat bencana ini.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menurut juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng, sudah menginstruksikan tanggap darurat mengatasi bencana gempa tersebut……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007, HAL. A1
AKTIVITAS GUNUNG KELUD MENINGKAT

Sejumlah pekerja di sekitar kawah gunung mengalami sesak napas akibat menghisap gas CO2. Dalam dua hari terakhir sejak Senin (10/9) aktivitas gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur, meningkat. Di sekitar kawah gunung terjadi getaran selama 16 kali…….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007, HAL. 19

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH