KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

RIBUAN RUMAH RUSAK DI BENGKULU DAN SUMBAR: PRESIDEN TETAPKAN TANGGAP DARURAT DI DUA PROPINSI
Gempa yang mengguncang Pantai Barat Sumatera dalam dua hari terakhir merusak sedikitnya 5.000 rumah. Akibatnya, ribuan warga harus tinggal di luar rumah dengan fasilitas tenda seadanya. Korban tewas tercatat 10 orang; dua di Kota Bengkulu, lima di Kabupaten Muko Muko, dan tiga orang di Kabupaten Bengkulu Utara. Di Padang, Sumatera Barat tercatat empat orang tewas, meski tiga yang terakhir lebih karena dampak tak langsung…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 14 SEPTEMBER 2007, HAL. 1
GEMPA SUMATERA: PERLU SEMAKIN WASPADA UNTUK MITIGASI BENCANA
Hanya selang sehari gempa Bengkulu 7,9 Skala Richter, kemarin (13/9) Padang dan Jambi dilanda gempa 7,7 SR. Pertanyaan pun muncul mengapa terjadi lagi gempa sebesar 7,7 SR. Menurut Deputi Bidang Sistem Data dan Informasi BMG, Prih Haryadi, gempa berkekuatan 7,7 SR di selatan Padang itu pusat gempanya terdapat di segmen Mentawai, sedang gempa Bengkulu sehari sebelumnya pusat gempanya masih di luar segmen Mentawai…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 14 SEPTEMBER 2007, HAL. 1
PENCEMARAN TELUK BUYAT: WALHI TUNTUT REHABILITASI EKOSISTEM
Rehabilitasi ekosistem Teluk Buyat menjadi salah satu tuntutan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia dalam gugatan perdata terhadap PT Newmont Minahasa Raya. Menurut seorang kuasa hukum penggugat Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Chairilsyah rehabilitasi ekosistem termasuk hingga 30 tahun mendatang agar benar-benar aman…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 14 SEPTEMBER 2007, HAL. 13
SINDORO – SUMBING GUNDUL: LAHAN KRITIS MENCAPAI 2.459,5 HA
Lahan gundul tanpa tegakan kayu di lereng Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing, Jawa Tengah, saat ini mencapai 2.459,5 hektar. Keseluruhan lahan tersebut berada di dalam kawasan hutan lindung. Menurut Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara Joko Tri Ciptono tanah kosong tersebut terjadi akibat perambahan hutan oleh masyarakat yang sebelumnya bahkan sempat menguasai lahan dan menanaminya dengan tembakau….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 14 SEPTEMBER 2007, HAL. 23
PEMBALAKAN: TIM DARI PUSAT BERTEMU PENGUSAHA PERKAYUAN
Kedatangan Tim Penanganan Pembalakan Liar bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama dua hari di Riau tidak memberikan keterangan apa pun buat pers. Tim lapangan yang dipimpin Deputi V Menko Polhukam Budi Utomo bersama 13 anggota tim yang berasal dari berbagai instansi, Kamis (13/9), meninjau langsung beberapa perusahaan yang dituduh melakukan pembalakan liar….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 14 SEPTEMBER 2007, HAL. 23
DARAH PETANI MAGELANG TERCEMAR PESTISIDA
Penggunaan pestisida sangat berpengaruh negatif terhadap kesehatan para petani sayur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Dari 550 sampel darah yang diuji, 99,8 persen menunjukkan tercemar pestisida. Menurut Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Teguh Rahardjo di Magelang sampel darah diambil dari para petani sayur di tujuh kecamatan………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 14 SEPTEMBER 2007, HAL. 23
KEBAKARAN HUTAN: GUNUNG KLOTOK DI KOTA KEDIRI TERBAKAR
Gunung Klotok (472 meter) di Kota Kediri, Jawa Timur, terbakar sejak Rabu (12/9) sore. Hingga Kamis dini hari, api telah membakar sekitar sepertiga dari kawasan puncaknya. Kebakaran yang terlihat sangat jelas seperti cincin raksasa dari arah kejauhan itu bisa dipantau dari sejumlah titik di dalam Kota Kediri.Menjelang Kamis pagi, api mulai menjalar ke bagian lorong gua yang terdapat pada salah satu punggung Gunung Klotok…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 14 SEPTEMBER 2007, HAL. 23
LAPINDO BRANTAS: LUMPUR MELUBER KE SAWAH
Meningkatnya erupsi lumpur Lapindo Brantas Inc di Porong, setelah terjadi gempa tektonik berkekuatan 4,5 skala Richter di Situbondo 10 September lalu, mengakibatkan air bercampur lumpur di kolam penampungan di Desa Kedungbendo, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, meluber ke persawahan rakyat, Kamis (13/9) dini hari. Menurut Kepala Humas Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Lumpur di Sidoarjo (BP BPLS) Achmad Zulkarnain karena lumpur yang keluar semakin banyak, BP BPLS tidak mengalirkan lumpur yang keluar ke arah jalur pembuangan lumpur (spill way) di selatan pusat semburan—yang kemudian dibuang ke Sungai Porong—seperti biasa……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 14 SEPTEMBER 2007, HAL. 24
PEMERINTAH DITUNTUT HENTIKAN IZIN PEMBABATAN HUTAN
Ahli kehutanan dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, dan Institut Pertanian Bogor mendukung aksi polisi memerangi penebangan hutan secara liar. Bahkan mereka meminta pemerintah menghentikan pemberian izin penebangan hutan. Alasannya, kerusakan hutan seperti yang terjadi di Riau bukan lagi mengkhawatirkan, tapi sudah benar-benar parah……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 14 SEPTEMBER 2007, HAL. A4
AKTIVIS RIAU AJUKAN JEDA TEBANG
Aktivis lingkungan hidup di Riau meminta pemerintah melaksanakan jeda tebang terhadap hutan di Riau. Jeda tebang ini bertujuan menghindari meluasnya kerusakan hutan di Riau yang semakin parah. Pada saat jeda tebang inilah seharusnya dilakukan audit terhadap industri kehutanan di Riau.Selain itu, mereka menolak keterlibatan keberadaan Tim Pemberantasan Illegal Logging, bentukan Presiden Yudhoyono. Koordinator Jaringan Kerja Penyelamatan Hutan Riau Susanto Kurniawan mengatakan ketidaksetujuan terhadap tim itu karena Gubernur Riau Rusli Zainal dan Menteri Kehutanan M.S. Kaban terlibat didalamnya……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 14 SEPTEMBER 2007, HAL.A9
TANGGUL LAPINDO JEBOL LAGI
Tanggul penahan lumpur Lapindo di kawasan Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera, Porong, Sidoarjo, yang disebut Tanggul 25 kembali jebol kemarin. Akibatnya, lumpur mengalir ke sisi timur mengancam Desa Sengon dan Gempolsari. Lumpur ini membuat satu-satunya jalur penghubung alternatif di antara dua desa terputus…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 14 SEPTEMBER 2007, HAL.A9
TSUNAMI KECIL TERJANG MENTAWAI
Gempa bumi yang melanda Bengkul
u pada Rabu, juga menimbulkan gelombang tsunami dalam skala kecil di Kepulauan Mentawai, barat daya Bengkulu, yang masuk Wilayah Sumatera Barat. Edison, warga setempat menuturkan, di Kecamatan Pagai Utara Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, gelombang tsunami naik hingga menghantam sejumlah rumah penduduk di pesisir pantai……….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007, HAL.1
PROGRAM NUKLIR JALAN TERUS: MADUARA-BALI DIINCAR JADI LOKASI PLTN
Menristek Kusmayanto Kadiman menegaskan, peristiwa ledakan di kawasan reaktor penelitian nuklir di Serpong, Banten, tak akan menyurutkan program pemerintah mengembangkan energi tenaga nuklir di Indonesia. Selain di Muria, Jawa Tengah (Jateng), Madura dan Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim) atau Bali, juga di-incar sebagai lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN)….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007, HAL.6
PEMKOT DIDESAK TUTUP TPS DI KAPUK
Warga Kampung Jambu, RW 01 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat menggelar unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (12/9). Pengunjuk rasa, yang berjumlah sekitar 50 orang itu, meminta Pemkot Jakarta Barat untuk segera menutup tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang terletak di dekat pemukiman warga.Dalam aksinya, warga juga meminta Pemkot Jakarta Barat menindak tegas oknum-oknum dari Sudin Tramtib dan Linmas jika tidak menjalankan instruksi wali kota untuk menutup TPS liar….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 13 SEPTEMBER 2007, HAL.7
STATUS LINGKUNGAN MASIH BURUK
Status Lingkungan Hidup Indonesia masih buruk, kebakaran hutan dan semburan lumpur panas Lapindo merupakan bencana lingkungan terpenting sepanjang 2006. Kedua kasus tersebut memiliki dampak negatif terbesar bagi fungsi lingkungan. Hal itu di sampaikan Deputi VII Menteri Lingkungan Hidup bidang pembinaan Sarana Teknis dan peningkatan kapasitas Isa Karmisa Ardiputra dalam peluncuran Status Lingkungan Hidup Indonesia (SLHI) 2006, di Jakarta, Rabu (12/9)…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT, 14 SEPTEMBER 2007, HAL. 9
200 SPESIES DI DUNIA MENDEKATI KEPUNAHAN
Keberadaan lebih dari 16.300 Spesies Fauna dan Fauna di dunia semakin terancam. Bahkan lebih dari 200 spesies nyaris punah dan sudah masuk daftar merah spesies yang terancam ounah tahun ini. Informasi itu di ungkapkan Badan Konservasi Dunia (UICN) sebagaimana dilansir LiveScience.com kemarin…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT, 14 SEPTEMBER 2007, HAL.9
MENGANTISIPASI PEMANASAN GLOBAL

Dalam beberapa dekade terakhir, dunia terfokus pada upaya pengurangan dampak pemanasan global (global warming) akibat kerusakan lingkungan. Sorotan mengenai upaya pengurangan dampak negatif tersebut juga berlaku bagi pelaku bisnis properti.Saat ini telah berkembang teknologi di bidang arsitektur dan desain bangunan yang ramah lingkungan itu merupakan lompatan besar dalam abad ini…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT, 14 SEPTEMBER 2007, HAL. 20

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH