KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

WARGA TOLAK PEMBANGKIT TENAGA SAMPAH
Sekitar 200 warga Cempaka Arum, Kota Bandung, menolak rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTS) di permukiman mereka. Penolakan ini merupakan yang kesekian kali setelah yang terakhir pada April lalu. penolakan ini sudah disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung dan Jawa Barat.Penolakan ini juga disampaikan kepada Wali Kota Bandung serta Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kota Bandung dan Jawa Barat pada Agustus lalu…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 17 SEPTEMBER 2007, HAL. A8
MERAPI SEMBURKAN AWAN PANAS LAGI
Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali meningkat. Awan panas, yang biasa disebut wedhus gembel, beberapa kali keluar dan mengarah ke Sungai Krasak di perbatasan Kabupaten Sleman dan Magelang. Akibatnya, hujan abu terjadi di beberapa wilayah di lereng barat..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 17 SEPTEMBER 2007, HAL. A9
GAJAH HASIL RELOKASI MATI
Seekor gajah jantan hasil relokasi ditemukan mati di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, Selasa lalu. Diduga gajah berumur tujuh tahun itu sakit karena tak bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Berdasarkan hasil pantauan World Wide Fund for Nature (WWF) Riau, gajah itu bukan binatang asli Taman Nasional, melainkan hewan yang direlokasi dari daerah lain……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 17 SEPTEMBER 2007, HAL. A13
TANAH GOYAH BENGKULU
Adrin Tohari Peneliti muda di Pusat Penelitian Geoteknologi di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)-Bandung merilis hasil penelitiannya soal potensi hilangnya kekuatan lapisan tanah akibat goyangan gempa (likuifaksi) khusus untuk bumi Bengkulu. Saat itu Adrin menyatakan lapisan-lapisan tanah di Bengkulu didominasi endapan pasir dan air tanah yang dangkal–dua sampai empat meter saja dari permukaan tanah.Kondisi jenuh air menyebabkan goyangan gempa akan mudah sekali "mengocok" lapisan-lapisan itu, yang membuat ikatan antarpartikel di dalamnya luruh, sehingga tanah kehilangan kekuatannya…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 17 SEPTEMBER 2007, HAL. A12
PERINGATAN KEWASPADAAN HARUS DIUTAMAKAN
Peringatan dini kewaspadaan terjadinya gempa harus semakin diutamakan agar tidak banyak korban jiwa. Semua daerah di Indonesia yang akhir-akhir ini diguncang gempa juga perlu mendapat perhatian dan meningkatkan kewaspadaan. Ilmuwan yang tergabung dalam Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) di Jakarta, Sabtu (15/9), mengemukakan, masyarakat diharapkan tidak panik terhadap peringatan dini atau peringatan potensi tsunami yang dikeluarkan berkaitan dengan gempa yang terjadi…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 17 SEPTEMBER 2007, HAL. 13
HARIMAU SUMATERA: TERANCAM PUNAH KARENA DIBURU
Harimau sumatera atau Panthera tigris sumatrae terancam punah karena populasi yang terus menurun akibat maraknya perdagangan dan perburuan ilegal, serta dampak pembangunan tak berwawasan lingkungan. Populasi satwa langka dan dilindungi itu diperkirakan tinggal 300 ekor, dengan angka kematian sekitar 30 ekor per tahun……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 17 SEPTEMBER 2007, HAL. 13
RIBUAN HEKTARE TAMBAK TERANCAM: ENDAPAN LUMPUR LAPINDO DI SUNGAI PORONG SEGERA DIDORONG KE MUARA
Rencana pembuangan lumpur Lapindo ke arah muara Sungai Porong akan berdampak terhadap kehidupan di Pulau Dem dan Pulau Tujuh yang berada di muara. Padahal, dua pulau di muara Sungai Porong itu merupakan areal tambak udang dan bandeng, serta hunian bagi para pekerja tambak. Pulau Dem dan Pulau Tujuh terbentuk dari endapan lumpur yang terjadi puluhan tahun dari Sungai Porong. Saat ini dua pulau yang luas totalnya 2.400 hektar (ha) itu sudah berubah menjadi areal tambak…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 17 SEPTEMBER 2007, HAL.22
MENCARI JEJAK TSUNAMI PADANG
Dari rentetan catatan sejarah yang begitu panjang, terpahat dalam terumbu karang yang bertebaran di perairan Kepulauan Mentawai—pesisir ibu kota Sumatera Barat itu—terbukti bahwa tsunami pernah menerjang Padang pada 10 Februari 1797 akibat gempa bermagnitude momen 8,4, hingga menelan sekitar 300 korban jiwa. Serbuan kedua menurut rekaman terumbu karang menunjuk pada 29 Januari 1833 dengan kekuatan 9,0. Tidak ada catatan berapa jumlah korban jiwa ketika itu…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 17 SEPTEMBER 2007, HAL.40
AMDAL PLTN TIDAK DAPAT DIPROSES
Analisis mengenai dampak lingkungan atau amdal untuk proyek pembangkit listrik tenaga nuklir di suatu kawasan, termasuk di wilayah Semenanjung Muria, Jawa Tengah, tidak dapat diproses. Ini disebabkan tidak adanya kejelasan pihak yang akan menjadi pemilik proyek tersebut hingga sekarang. Menurut Deputi Kepala Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir pada Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) As Natio Lasman ketentuan untuk prosedur operasional pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) itu sangat banyak, di antaranya menuju pembuatan amdal harus disertai perizinan-perizinan lainnya oleh Bapeten…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 15 SEPTEMBER 2007, HAL.12
KAWASAN LINDUNG JABAR TINGGAL 18 PERSEN
Kawasan lindung di Jawa Barat, khususnya hutan, saat ini tinggal 18 persen, sehingga sering mengakibatkan bencana lingkungan. Menurut anggota Dewan Pakar Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda Supardiyono Sobirin, secara ideal luas kawasan lindung Jabar mencapai 45 persen atau sekitar 1.641.326 hektar dari total 3.647.392 hektar luas wilayah. Akan tetapi, faktanya, saat ini kawasan lindung yang masih bagus tinggal 18 persen atau 0,65 juta hektar…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 15 SEPTEMBER 2007, HAL.23
PENAMBANGAN PASIR DI BALI DARI HULU HINGGA HILIR
Aktivitas penambangan pasir di sejumlah sungai di Bali semakin meluas dan terjadi dari hulu hingga ke hilir. Jika aktivitas itu terus berlangsung tanpa pengawasan dari pemerintah kabupaten setempat dikhawatirkan bisa memicu bencana alam, seperti tanah longsor dan banjir bandang. Ada dua sungai yang menjadi tempat aktivitas penambangan secara massal, yakni Sungai Unda yang berhulu di Gunung Agung…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 15 SEPTEMBER 2007, HAL.23
23 DESA DI BUOL DILANDA BANJIR
Sebanyak 23 desa yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dilanda banjir akibat hujan yang turun terus-menerus selama empat hari terakhir. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat banjir itu, tetapi ratusan warga terpaksa mengungsi ke daerah yang lebih tinggi.Kepala Dinas Sosial Buol Sukarno M Amas, Sabtu (15/9), mengatakan, banjir terparah terjadi di Kecamatan Momunu. Tujuh desa di kecamatan itu, yaitu Wakat, Pomayagon, Soraya, Guamonial, Taluan, Lamadong, dan Pajeko, terendam air setinggi satu sampai dua meter…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 16 SEPTEMBER 2007, HAL.3
KABAN: ENAM PROVINSI TOLAK REHABILITASI HUTAN
Menteri Kehutanan MS Kaban menjelaskan, enam provinsi menolak ikut terlibat dalam upaya rehabilitasi dan reboisasi hutan seluas 5 juta hektare, karena tidak punya waktu untuk mencapai target yang dinginkan pemerintah., rumitnya prosedur dalam penunjukan langsung, dan khawatir dipermasalahkan KPK dan Kepolisian, jika program ini belum selesai sampai akhir tahun. Namun, Kaban tidak menyebutkan provinsi-provinsi mana yang menolak …..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 15 SEPTEMBER 2007, HAL.10
PEMBALAKAN LIAR DI RIAU TETAP DIPROSES
Polisi tetap memproses kasus pembalakan liar (illegal logging) di Riau yang melibatkan dua perusahaan besar Indonesia. Saat ini, polisi masih menunggu surat izin presiden untuk memeriksa para pejabat yang diduga terlibat.Menurut Kapolri Jenderal Sutanto walau Presiden membentuk tim baru untuk menangani pembalakan liar di Riau, tim yang dibentuk polisi tidak berhen-ti memproses penyidikan yang tengah berlangsung…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 15 SEPTEMBER 2007, HAL.2
MENANTI HUTAN DI TENGAH KOTA MEDAN
Tidak ada aktyitas manusia di areal 2,9 hektare (ha) yang berpagar seng itu. Tiga gedung bekas kantor terlantar dan hanya kicauan burung – burung yang singgah di pohon sebagai tanda kehidupan di area yang berada di jalan Brigjen Katamso, Medan, Sumatera Utara tersebut. Kini areal bekas Kebun Binatang Medan (KBM) yang sudah ada sejak 1968 itu tidak terurus lagi, Menurut ketua dewan Direktur Pusat Pengkajian Pembangunan pembangunan Regional Sumut Jaya Arjuna, areal itu memiliki pepohonan yang rindang berumur dewasa dan posisinya di tengah kota akan memberi keseimbangan dan keserasian lingkungan fisik kota…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN, 17 SEPTEMBER 2007, HAL. 7
DAMPAK GEMPA TEKTONIK DI SUMATERA, MERAPI KELUARKAN AWAN PANAS
Gunung merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah (Jateng) mengeluarkan awan panas, kemarin, sekitar pukul 06.00 WIB. Peristiwa itu diduga dipicu Gempa tektonik di wilayah barat Sumatera beberapa hari terakhir. Menurut petugas pos pengamatan merapi di Kaliurang, DIY, Panut Awan panas terlihat secara visual meluncur ke arah hulu sungai Krasakyang ada di sisi barat Gunung Merapi…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN, 17 SEPTEMBER 2007, HAL. 7
HUTAN LINDUNG GUNUNG SLAMET KEMBALI TERBAKAR
Hutan Lindung Gunung Slamet di Jawa tengah (Jateng) kembali terbakar kemarin, kebakaran terjadi sejak pukul 04.00 WIB, namun api masih sulit di padamkan hingga petang. Menurut penanggung jawab pos pendakian Gunung Slamet di Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Ahmad Sobari, api mungkin berasal dari sisa kebakaran semak – semak yang terjadi kamis (13/9) lalu…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN, 17 SEPTEMBER 2007, HAL. 7
PADANG DI GUNCANG GEMPA SUSULAN

Gempa susulan berkekuatan 5,4 Skala Ritchter (SR) mengguncang Padang terjadi Ahad sore (16/9) sekitar pukul 16.10 WIB. Gempa ini berpusat di barat daya Bengkulu dan cukup di rasakan di kota Padang dan Kabupaten pada kawasan pinggir Pantai barat di Sumatera Barat. Guncangan gempa susulan itu cukup membuat warga kaget dan ada yang berlarian keluar rumah…BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN, 17 SEPTEMBER 2007, HAL. 19

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH