KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

DIUSULKAN JEDA TEBANG UNTUK ATASI KERUSAKAN
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Kalimantan Tengah mengusulkan dilakukannya moratorium atau jeda tebang untuk mengatasi kerusakan hutan. Selain untuk memulihkan kondisi hutan yang rusak, jeda tebang juga memberi waktu bagi pemerintah membenahi karut-marut sektor kehutanan. Usulan ini kembali disuarakan Wahana Lingkungan Indonesia Kalimantan Tengah (Walhi Kalteng) dalam dialog dengan Pemerintah Daerah Kalteng di Ruang Rapat Kantor Gubernur Kalteng di Palangkaraya……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 1 OKTOBER 2007, HAL. 13
INDONESIA MENEPIS TUDUHAN : DIBENTUK TIM INVENTARISASI GERAKAN RUMAH KACA
Indonesia menepis cap sebagai negara emitor karbon ketiga di dunia yang dilontarkan sebuah lembaga nonpemerintah Wetland International. Kelemahan-kelemahan cara penghitungan yang mendasari pendapat tersebut dibongkar Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.Sementara itu, Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) selaku National Focal- Point masalah perubahan iklim di Indonesia akan membentuk institusi untuk menangani inventarisasi data gas rumah kaca (GRK)……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 29 SEPTEMBER 2007, HAL. 13
TAK BENAR KELAPA SAWIT MERUSAK LINGKUNGAN
Menteri Pertanian Anton Apriyantono dijadwalkan berangkat ke London, Inggris, hari Sabtu (29/9) ini, untuk memimpin delegasi pemangku kepentingan kelapa sawit nasional ke Eropa. Ini pertama kalinya Indonesia mengirim delegasi resmi yang dipimpin pejabat setingkat menteri ke pasar minyak sawit mentah atau CPO internasional. Menurut Menteri Pertanian Anton Apriyantono sejak beberapa waktu lalu sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Eropa Barat, khususnya Inggris, menuduh industri kelapa sawit Indonesia merusak lingkungan, menyebabkan deforestasi, dan isu lain yang digeneralisasi…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 29 SEPTEMBER 2007, HAL. 19
PERTAMBANGAN RAKYAT DI WAMENA BERPOTENSI MENCEMARI DANAU SENTANI
Aktivitas penambangan emas di kawasan Bumi Perkemahan Waena, Kota Jayapura, Papua, berpotensi mencemari Danau Sentani. Setidaknya, sisa lumpur yang mengandung air raksa—yang digunakan pendulang untuk mendapatkan emas cukup banyak yang mengalir ke danau itu. Penggunaan air raksa untuk mendulang emas tersebut patut mendapat perhatian. Sebab di sekitar danau itu tinggal puluhan ribu warga suku Sentani….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 29 SEPTEMBER 2007, HAL. 22
ASAP MASIH TERPANTAUDI KABUPATEN PONTIANAK
Dinas Kehutanan dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Kalimantan Barat yang memantau kebakaran hutan dan lahan dengan menggunakan helikopter MI-2 Plus milik Polda Kalbar, Jumat (28/9), menjumpai bekas pembakaran di areal hutan tanaman industri alias HTI dan perkebunan kelapa sawit seluas lebih dari 50 hektar di Kabupaten Sintang………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 29 SEPTEMBER 2007, HAL. 24
EMISI KARBONDIOKSIDA : RI BANTAH KLAIM INTERNASIONAL
Klaim internasional yang menyatakan Indonesia sebagai penyumbang ketiga terbesar emisi gas karbondioksida (CO2) di dunia, diragukan kalangan ilmuwan Indonesia. Peneliti dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Edvin Aldrian, di Jakarta, Jumat (28/9), mengatakan, hasil laporan yang dipublikasikan Wetland Internasional itu memakai porsi lahan gambut dari seluruh daerah yang terbakar, yaitu sekitar 1.400 Mton COe atau setara 381 Mton Karbon tidak sesuai dengan fluktuasi nilai emisi tahunan dari seluruh lahan terbakar yang menunjukkan angka yang terlalu tinggi….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUMAT 28 SEPTEMBER 2007, HAL. 6
AIR BENDUNGAN SUTAMI MALANG TERCEMAR
Matinya ikan-ikan di Bendungan Ir Sutami di Karangkates, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), dalam dua hari terakhir dipastikan akibat tercemar buangan limbah pabrik ke badan Sungai Brantas. Buangan limbah dari sejumlah pabrik di wilayah Kecamatan Sumberpucung, diduga mengandung larutan nitrogen dan fosfat dalam kadar yang sangat tinggi. ….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 29 SEPTEMBER 2007, HAL.13
PANTAI DI JAWA AKAMI RUSAK PARAH
Kerusakan lingkungan pantai terutama di Jawa sudah dalam tataran mengkhawatirkan. Sebagian besar bahkan telah masuk kategori parah. Menurut pemerhati lingkungan Universitas Sebelas Maret Solo Suranto itulah fakta yang ia temukan saat meneliti sembilan pantai di Jawa termasuk di Yogyakarta….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 1 OKTOBER 2007, HAL.9
GAS BERACUN GUNUNG KELUD ANCAM KESELAMATAN WARGA
Ribuan warga di lereng Gunung Kelud di Kediri terancam dengan munculnya gas beracun yang sewaktu-waktu muncul sebagai dampak dari peningkatan aktivitas gunung tersebut. Menurut Kepala Subbidang Pengawasan Gunung Berapi dan Mitigasi Bencana Geologi Bandung Agus Budianto peningkatan aktivitas gunung Kelud dkhawatirkan akan memunculkan letusan freatik yaitu letusan yang terjadi tanpa didahului gempa vulkanik atau tektonik….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 1 OKTOBER 2007, HAL.6

Sumber:
Perpustakaan "Emil Salim"
Kementerian Negara Lingkungan Hidup