KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

DIANDALKAN 88 JUTA HEKTAR HUTAN
Luasan tutupan hutan yang potensial "diperdagangkan" terkait penyerapan emisi karbon mencapai 88 juta hektar. Data itulah yang akan digunakan ketika bernegosiasi untuk memperoleh subsidi dana dalam forum Konferensi Para Pihak Ke-13 Konvensi Kerangka Kerja PBB untuk Perubahan Iklim di Bali, 3-14 Desember 2007. Data tersebut merupakan hasil studi citra landsat yang dilakukan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB tahun 2005…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL. 13
KEBAKARAN LAHAN DI KALIMANTAN SELATAN TERUS MELUAS
Dari awal September hingga 3 Oktober, kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kalimantan Selatan diperkirakan sudah mencapai 1.000 hektar. Kondisi ini dinilai sudah mengkhawatirkan dan perlu perhatian serius dari semua pihak karena lokasi-lokasi yang terbakar semakin luas sebarannya dan sulit dikendalikan…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL. 23
BALI HARUS ANTISIPASI PENGUNJUNG: PERTEMUAN IKLIM BERTEPATAN LIBUR
Penyelenggaraan pertemuan internasional tentang perubahan iklim di Bali akan berlangsung bersamaan dengan musim liburan akhir tahun. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa para delegasi nantinya tidak tertampung pada sejumlah fasilitas yang ada di Pulau Dewata. Menurut Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Ngurah Wijaya, pertemuan internasional tentang perubahan iklim itu di satu sisi sangat membanggakan….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL. 23
TNK MELARANG PENGELOLAAN SARANG WALET DI ZONA INTI
Balai Taman Nasional Komodo atau TNK melarang kegiatan pengelolaan sarang burung walet (Collocalia) di kawasan zona inti. Sebab zona inti merupakan zona yang mutlak dilindungi. Kepala Balai TNK Tamen Sitorus di Labuan Bajo, Rabu (3/10), menjelaskan, di zona inti tidak boleh terjadi perubahan apa pun oleh aktivitas manusia. Pernyataannya itu secara tidak langsung menanggapi rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat yang dilaporkan akan mengelola sarang burung walet di habitat alami, yaitu di goa-goa di kawasan zona inti TNK….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL. 24
AMERIKA SETUJU KURANGI EMISI KARBON
Presiden Amerika Serikat George W. Bush akhirnya setuju mengurangi emisi gas karbon. Namun, dia meminta Indonesia melobi Cina dan India, yang merupakan penghasil emisi terbesar setelah Amerika, agar turut mengurangi emisi karbon mereka. Menurut Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, Amerika merasa dirugikan apabila mengurangi emisi karbon, tapi dua negara tersebut tidak melakukannya….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL. A6
HUTAN DI GUNUNG GEDE TERBAKAR
Hutan lindung di lereng Gunung Gede di Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terbakar kemarin. Ratusan pohon jati, pinus, dan kayu putih milik Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Lawu hangus. Akibat kebakaran ini, beberapa hewan, seperti monyet, kijang, dan ayam hutan, terancam punah. Apalagi sebelumnya kebakaran terjadi di lereng Gunung Gragi….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL. A9
POLISI TANGKAP 24 PENCURI KAYU HUTAN
Tim gabungan dari Kepolisian Resor Madiun dan Polisi Hutan Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan Saradan, Madiun, menangkap 24 pencuri kayu di hutan jati milik Perhutani kemarin. Para pencuri yang terlibat 23 kasus itu ditangkap dalam Operasi Hutan Lestari Semeru, yang digelar pada 18-27 September 2007….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL. A9
LEBIH 1.000 HA HUTAN DI KALSEL TERBAKAR
Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) semakin parah. Sejak kemarau pada Juli lalu hingga kini lebih dari 1.000 hektare (ha) hutan dan lahan musnah terbakar. Lahan yang terbakar berada di Kabupaten Tanah Laut, Banjar, Tapin, Barito Kula, Tanah Tumbu, Kotabaru, Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin dan wilayah banua anam (enam Kabupaten Utara Kalsel)…………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL. 5
SIAPA PERUSAK HUTAN?
Untuk dapat mencegah hilangnya hutan di Indonesia, tentunya harus dicari siapa penyebabnya, apa motifnya, dan bagaimana caranya mereka menggunduli hutan. Setelah memiliki tiga informasi penting ini, kita baru bisa memberikan solusi untuk menghentikan hutan. Yang membuat gundul hutan tentunya perusahaan yang memerlukan kayu atau lahan luas untuk input produksinya. Untuk kasus Riau yang saat ini sedang menjadi pusat perhatian karena perseteruan antara Menteri Kehutanan dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia, perusahaan pemilik hak pengusahaan hutan, hutan tanaman industri, dan kelapa sawitlah yang paling banyak menebang kayu….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL. A10
24 PEMBALAK LIAR DITANGKAP DI MADIUN
Kepolisian Resor (Polres) Madiun, Jawa Timur, menangkap 24 tersangka kasus pembalakan liar dan menyita 2.500 batang kayu jati dan rimba senilai Rp 1,4 miliar sebagai barang bukti.. Menurut Kepala Polres Madiun, penangkapan tersangka dan barang bukti sebanyak itu berlangsung saat Operasi Hutan Lestari yang digelar 10 hari di kabupaten itu…………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL. 5
KURANGI PEMANASAN GLOBAL TANAM 79 JUTA POHON
Sebanyak 79 juta batang pohon akan ditanam secara serentak di seluruh Indonesia pada bulan depan. Aksi senilai Rp 474 miliar itu dilakukan dalam menyambut pertemuan internasional tentang perubahan iklim global di Bali pada akhir tahun ini. "Bibit pohon di masing-masing lokasi minimal 1.000 batang," kata Sutino Wibowo, anggota staf ahli Menteri Bidang Lingkungan Departemen Kehutanan di Jakarta….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL.B3
KEBUN KELAPA SAWIT DI KAWASAN HUTAN
Perusahaan Graha Dura Leidong (GLDP) dan Sawita Leidong Jaya (SLJ) diduga telah menyalahi ketentuan penggunaan lahan. Kedua perusahaan itu telah membuka perkebunan kelapa sawit seluas ribuan hektare (ha) di kawasan hutan register 4/KL dan Suaka Alam Sei Leidong di Kabupaten Labuan Batu, Sumatera Utara……
……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL. 8
ENAM NEGARA BAHAS TERUMBU KARANG
Indonesia bersama lima negara lainnya akan membahas rencana aksi penyelamatan terumbu karang (Coral Triangle Initiative/ CTI), di wilayah segitiga emas. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan pimpinan APEC di Australia, September lalu…………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL. 9
KETUA DPRD: TUTUP TPA BANTARGEBANG
DPRD Kota bekasi memerintahkan Pemkot Bekasi segera menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Bantargebang. Jika hal ini tidak dilaksanakan, DPRD Kota Bekasi mengancam akan menggunakan hak interpelasi…………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL. 11
ABRASI LAUT DI PANTAI TERNATE KIAN MENGKHAWATIRKAN

Abrasi laut yang terus menggerogoti pantai Pulau Ternate, Maluku Utara kini semakin mengkhawatirkan. Sehingga, pemerintah setempat harus segera mengatasinya guna mencegah dampak buruk dari abrasi itu. Saya melihat abrasi di Pulau Ternate semakin mengkhawatirkan………..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 4 OKTOBER 2007, HAL. 16

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH