KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KONFERENSI PERUBAHAN IKLIM HABISKAN RP.114 MILIAR
Penyelenggaraan Konferensi Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang perubahan iklim atau United Nation Framework on Climate Change Conference di Nusa Dua, Bali, menelan biaya Rp 114 miliar. Biaya tersebut akan diambil dari dana talangan presiden. Menurut Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2007 sudah disahkan, dana akan menggunakan dana talangan….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 9 OKTOBER 2007, HAL. B3
PERUBAHAN IKLIM : INDONESIA AJUKAN BIAYA PELIHARA HUTAN 5-20 DOLLAR AS
Pemerintah Indonesia dalam Konferensi Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim, 3-14 Desember 2007 di Bali, akan menawarkan proposal pemeliharaan hutan hujan tropis Indonesia dan sejumlah negara lain, yang umumnya miskin, ke negara maju. Menurut Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar Proposal biaya yang akan diajukan 5-20 dollar Amerika Serikat (AS) per hektar…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 9 OKTOBER 2007, HAL. 12
100 JUTA PENDUDUK TAK BISA AKSES AIR BERSIH
Sampai saat ini lebih dari 100 juta penduduk Indonesia yang tersebar di 30.000 desa tidak memiliki akses air bersih. Cakupan layanan air minum dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) baru sekitar 18 persen di daerah perkotaan dan 36 persen di pedesaan. Masih banyak rakyat miskin yang belum terlayani. Adapun cakupan sanitasi baru sekitar 40,22 persen. Angka itu lebih banyak di perkotaan, selebihnya di pedesaan belum terlayani…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 9 OKTOBER 2007, HAL. 14
ANGGARAN UNTUK MENELITI LIMBAH
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi tidak memiliki anggaran untuk meneliti limbah jenis B3 (bahan beracun dan berbahaya). Hal ini diungkapkan Atang, Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Kabupaten Bekasi, akhir pekan lalu. "Pemkab tidak memiliki anggaran untuk meneliti limbah. Untuk satu sample seharga Rp 3 juta pun kita tidak memiliki anggaran," papar Atang, terkait adanya temuan tempat penyimpanan limbah jenis B3 sebanyak dua 20 ton, di Jalan Kobra, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, baru-baru ini…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 8 OKTOBER 2007, HAL. 8
KEBAKARAN LAHAN : KABUT ASAP BERPOTENSI MUMCUL KEMBALI
Kondisi udara di kota Pontianak Kalbar yang kini normal diperkirakan tidak akan bertahan lama karena kabut asap bakal menyelimuti wilayah itu karena warga tetap membakar lahan. Menurut Kepala Bapeldalda Kalbar Tri Budiarto potensi munculnya kembali kabut asap cukup besar sebab berdasarkan prakiraan BMG peluang hujan selama Oktober masih rendah…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 9 OKTOBER 2007, HAL. 5
KELESTARIAN HUTAN : PEMERINTAH BERHARAP DANA US$ 200 JUTA

Pemerintah berharap mendapat dana sekitar US$ 200 juta dari upaya menjaga kelestarian hutan. Dana itu di peroleh dari konsep Clean Development Mechanism (CDM) yang membuat negara pemilik hutan menerima dana US$ 5 hingga us$ 20 per hektar hutan. Menurut Menteri Negara Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar, konsep tersebut telah di bicarakan dengan negara pemilik hutan lain untuk memperoleh dukungan dalam Konferensi Internasional PBB tentang Perubahan Iklim di Bali, Desember 2007 …..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 9 OKTOBER 2007, HAL 12

Sumber:
Perpustakaan "Emil Salim"
Kementerian Negara Lingkungan Hidup