KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KAMP PEMBELA HUTAN UNTUK DOKUMENTASIKAN PEMBABATAN HUTAN
Organisasi Greenpeace meluncurkan Kamp Pembela Hutan, Selasa (9/10) di Jakarta. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mendokumentasikan pembabatan hutan yang kini masih terus berlangsung di Indonesia, terutama pada lahan hutan gambut seperti di Riau. Acara peluncuran disertai pameran foto kerusakan hutan yang disebabkan oleh penebangan serta kebakaran yang terjadi pada periode 2006-2007 di wilayah Sumatera. Salah satu foto juga menggambarkan adanya kanal-kanal untuk menghilangkan air pada permukaan lahan gambut……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 10 OKTOBER 2007, HAL. 13
BURUNG ENDEMIK PULAU SUMBA TERANCAM PUNAH
Keberadaan beberapa jenis burung endemik Pulau Sumba di kawasan Taman Nasional Manupeu Tanadaru, Sumba, Nusa Tenggara Timur, terancam punah. Dari hasil survei burung yang dilakukan lembaga Burung Indonesia, perhimpunan pelestarian burung liar Indonesia, dan Balai Taman Nasional (TN) Manupeu Tanadaru selama April- September 2007, beberapa jenis burung yang dahulu sering terlihat di pinggir hutan kini semakin jarang terlihat, bahkan tidak pernah terlihat lagi……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 10 OKTOBER 2007, HAL. 13
RATUSAN RUMAH RUSAK DITERJANG PUTING BELIUNG
Sekitar 130 rumah di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan dan Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rusak diterjang angin puting beliung, Selasa (9/10) siang. Empat bangunan di antaranya roboh, yaitu gudang mebel, warung makan, tempat cucian mobil, dan gudang bawang. Tidak ada korban jiwa dan korban luka dalam peristiwa yang juga merobohkan puluhan pohon pisang dan akasia. Peristiwa itu merupakan yang pertama kalinya terjadi di kawasan tersebut……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 10 OKTOBER 2007, HAL. 22
GEMPA SEMAKIN KERAP TERJADI
Kendati status Gunung Kelud tetap siaga, aktivitas gunung api ini cenderung meningkat dari hari ke hari. Ini ditunjukkan dari kenaikan temperatur air danau kawah dan kegempaan gunung api setinggi 1.731 meter tersebut. Di Pos Pemantauan Gunung Kelud Kediri, sepanjang Selasa (9/10) hingga pukul 19.00 tercatat telah terjadi enam kali gempa frekuensi rendah, satu kali gempa vulkanik dalam, tujuh kali gempa tektonik, dan tiga kali gempa tremor…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 10 OKTOBER 2007, HAL. 23
MASYARAKAT HARUS MENANAM DI LAHAN KRITIS
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Sinyo Sarundajang menyatakan prihatin karena banyak areal hutan yang rusak dan menjadi gundul di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Ini berbahaya, kalau tidak dijaga dan dilakukan penanaman pohon pada lahan kritis. Karena akan berdampak pada kerusakan lingkungan dan mendatangkan bencana banjir dan tanah longsor serta pemanasan global…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 9 OKTOBER 2007, HAL.8
AKTIVITAS KAWAH GUNUNG KELUD: BAU BELERANG MENYENGAT HINGGA 500 METER
Konsentrasi gas belerang di sekitar kawah Gunung Kelud mulai tinggi. Tim Tanggap Darurat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) akan mengukur kandungan gas dengan menggunakan alat ukur khusus. Menurut Ketua Tim Tanggap Darurat PVMBG Bandung, Umar Rosadi saat meninjau lokasi di sekitar kawah dengan cuaca mendung dan gerimis tercium bau belerang 500 meter dari lokasi…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 9 OKTOBER 2007, HAL.8
KEBAKARAN LAHAN DI KALBAR PADAM
Kebakaran lahan di Kalimantan Barat (Kalbar) mulai padam. Di provinsi itu saat ini samasekali tidak diketemukan ttik api. Bardasarkan data Satelit Nasional Oceanic Atmosphere and Administration (NOOA), titik api menghilang dari wilayah itu sejak tiga hari lalu. Padahal, pada awal pekan lalu di Kalbar terdapat 116 titik api akibat kebakaran lahan….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 10 OKTOBER 2007, HAL. 6
KONPERENSI PERUBAHAN IKLIM AGAR DIPERSIAPKAN LEBIH MATANG
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta panitia dan seluruh pihak yang terkait Konferensi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tentang Perubahan Iklim di Bali, 3-14 Desember 2007, mempersiapkan penyelenggaraan sebaik-baiknya. Kegiatan-pendukung acara itu harus dipersiapkan dengan matang, bukan hanya untuk kesuksesan konferensi itu tetapi juga untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Bali khususnya.Sementara itu, Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar mengemukakan, menjelang konferensi ada sejumlah kegiatan yang akan dilakukan untuk mensosialisasikan peristiwa besar itu kepada masyarakat, Salah satunya dengan tur sepeda Jakarta-Bali,November mendatang…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 9 OKTOBER 2007, HAL.15
HENTIKAN PENGGUNDULAN HUTAN TROPIS
Konsumen biofuel dunia didesak untuk ikut menghentikan deforestasi hutan hujan tropis akibat ekspansi kebun kelapa sawit. Ajakan itu disampaikan para aktifis lingkungan Greenpeace di Jakarta, kemarin. Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara Emmy Hafild ada dalam penjelasannya mengatakan, pengurangan deforestasi layak menjadi bagian dari Mandat Bali….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 10 OKTOBER 2007, HAL. 9
RIAU PULP DIUSIR DARI DPR, INDAH KIAT DIMINTA DITUTUP
Entah dimaksudkan sebagai langkah terobosan menjelang konferensi perubahan iklim di Bali awal Desember 2007, Komisi VII DPR yang membidangi lingkungan hidup, mulai unjuk gigi. Komisi ini sepertinya tidak ingin dibohongi dengan perusahaan industri kayu yang mengklaim dirinya ramah lingkungan.Setidaknya itulah yang terjadi dalam rapat dengar pendapat Komisi VII DPR dengan direksi PT Riau Andalan Pulp And Paper (Riaupulp) dan PT Indah Kiat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/10) siang. Direksi Riaupulp bahkan diusir Komisi VII DPR dari ruang rapat…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 9 OKTOBER 2007, HAL.15
PERLAMBAT PEMANASAN GLOBAL, HOTEL DIMINTA TERAPKAN GREEN TOURISM

Kelangsungan pariwisata nasional dan internasional terancam Isu pemanasan global. Di tingkat ASEAN ancaman pemanasan global bagi kelangsungan pariwisata telah melahirkan kesepakatan untuk memberikan penghargaan Green Tourism pada hotel-hotel di negara-negara ASEAN yang menerapkan pengelolaan hotel ramah lingkungan. Menurut Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, I Putu Laksaguna, penghargaan tersebut &
quot;dilahirkan" untuk melindungi lingkungan dari bahaya pemanasan global yang dapat mengancam kelangsungan pariwisata di berbagai negara, termasuk Indonesia…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 9 OKTOBER 2007, HAL.18

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH