KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

1.000 HEKTARE KEBUN SAWIT RAKYAT DI RIAU TERBAKAR
Sejak akhir pekan lalu lebih dari 1.000 hektare arel perkebunan rakyat dan perkebunan PT Agro Sari Mas terbakar di Dusun Teluk Bagus, Desa Bayas, Kabupaten Indragiri Hilir. Dengan demikian, total lahan dan hutan yang terbakar di Riau belakangan ini sudah lebih dari 6.000 hektar…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 8 AGUSTUS 2006, HAL. 23
 
KBUA Selasa, 08 Agustus 2006
SYARAT AMDAL MASUK DALAM BIROKRASI
Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar mensyaratkan pembangunan pesisir pantai harus disertai dengan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Ketentuan itu nantinya akan menjadi salah satu syarat birokrasi dalam penataan ulang tata ruang wilayah pesisir……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 8 AGUSTUS 2006, HAL. A2
 
KBUA Selasa, 08 Agustus 2006
WADUK PENJALIN TINGGAL 10 PERSEN
Dampak kekeringan pada musim kemarau ini di berbagai daerah makin berat dan meluas. Sumber air untuk kebutuhan sehari-hari dan mengairi lahan pertanian kian menyusut. Misalnya, waduk Penjalin di Desa Patuguran, Kecamatan Bumiayu dan Desa Widuaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, hampir kering. Pada pengukuran Senin (7/8) pagi volume waduk Penjalin tinggal 10 persen atau sekitar 980.700 meter kubik……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 7 AGUSTUS 2006, HAL. 4
 
KBUA Selasa, 08 Agustus 2006
POLDA RIAU KEPUNG CUKONG KAYU DI HUTAN KERUMUTAN
Kepolian Daerah Riau mengidentifikasi keberadaan Mulyadi, cukong kayu yang kabur dan masuk daftar pencarian oroang. Saat ini salah satu tersangka pembalakan liar di Hutan Lindung Kerumutan itu telah dikepung dan segera dibekuk…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 8 AGUSTUS 2006, HAL. A4
 
KBUA Selasa, 08 Agustus 2006
PEMKAB KOTIM KALTENG TANAMI 600.000 HA LAHAN KRITIS
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), berhasil mengolah 600.000 hektare (ha) lahan kritis menjadi perkebunan kelapa sawit.Dengan demikian, tak ada lagi lahan kritis di Kotim. Semua lahan kritis dioptimalkan untuk dijadikan lahan perkebunan. Tanaman primadona yang dikembangkan adalah kepala sawit dan karet……….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 7 AGUSTUS 2006, HAL. 4
 
KBUA Selasa, 08 Agustus 2006
HUTAN DAN LAHAN TERUS TERBAKAR
Hutan dan lahan di sejumlah daerah terus terbakar dan cenderung makin parah. Akibatnya, udara diselimuti kabut asap yang menganggu jarak pandang, menyesakkan napas, dan memerihkan mata……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 8 AGUSTUS 2006, HAL. A4
 
KBUA Selasa, 08 Agustus 2006
TIM PENGELOLA LUMPUR SIAPKAN ‘WATERS TREATMENT’
Tim pengelola lumpur panas dari PT Lapindo Brantas akan mendatangkan waters treatment (pengolahan air) untuk memisahkan air dengan luapan lumpur yang terjadi di Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 8 AGUSTUS 2006, HAL. A5
 
KBUA Selasa, 08 Agustus 2006
PEMBAKARAN LAHAN MAKIN MARAK
Pembukaan lahan dengan cara membakar hutan semakin marak di sekitar Palangkaraya. Pembakaran hutan oleh warga ini terjadi di hutan sekitar kelurahan Bereng, lahan gambut di jalan trans Kalimantan ruas Palangkaraya ke arah Banjarmasin. Menurut Kepala balan Konservasi SDA Kalimantan Tengah Yohanes Sudarto kebakaran yang terjadi masih bersifat fluktuatif…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 8 AGUSTUS 2006, HAL. A8
 
KBUA Selasa, 08 Agustus 2006
AMDAL KHUSUS DIPERLUKAN UNTUK PENAMBANGAN DI DAERAH PADAT PENDUDUK
Analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) khusus dinilai perlu untuk penambangan di kawasan penduduk. Menurut ahli geologi Andang Bachtiar amdal khusus diperlukan untuk mencegah terjadinya kasus kecelakaan penambangan seperti PT Lapindo Brantas…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 8 AGUSTUS 2006, HAL. A6. BERITA TERKAIT: AKIBAT MENAMBANG DI PERMUKIMAN, REPUBLIKA, SELASA 8 AGUSTUS 2006, HAL. 22
 
KBUA Selasa, 08 Agustus 2006
PORONG TERANCAM BANJIR BANDANG
Kawasan Porong dan sekitarnya terancam banjir bandang jika lumpur PT Lapindo Brantas yang saat ini sudah memenuhi kolam-kolam penampungan tak segera dialihgkan. Menurut Ketua Dewan Lingkungan Hidup Sidoarjo Nurul Abdi jika musim hujan tiba dan lumpur di kolam tidak segera dialihkan pihaknya yakin akan terjadi banjir bandang…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 8 AGUSTUS 2006, HAL. A3. BERITA TERKAIT: ANCAMAN BANJIR LUMPUR LAPINDO DI MUSIM HUJAN, REPUBLIKA, SELASA 8 AGUSTUS 2006, HAL. 22

Sumber :
KBUA Perpustakaan KLH