KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

class="head-h">
JANGAN TERJEBAK JUAL BELI: REDUKSI KARBON DIKHAWATIRKAN JUSTRU PINGGIRKAN MASYARAKAT HUTAN
Seiring pembahasan tentang perubahan iklim, pemerintah diharapkan tidak terjebak pada mekanisme jual beli karbon yang juga akan dibahas di Bali, 3-14 Desember 2007. Selain mengalihkan dari soal utama, mereduksi karbon, mekanisme itu dikhawatirkan justru semakin meminggirkan masyarakat hutan. Menurut Puji Sumedi Hanggarawati dari Tim Kampanye Forum Civil Society untuk Keadilan Iklim (CSF) pembahasan soal jual beli karbon ujung-ujungnya tak lebih dari soal dagang global seperti selama ini. Komoditasnya saja yang beda dan itu sering kali merugikan bangsa…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 29OKTOBER 2007, HAL. 13
PERUBAHAN IKLIM: SOAL KONSERVASI HUTAN, INGGRIS MENDUKUNG
Rencana pengajuan kompensasi bagi Indonesia dalam menjaga dan mencegah kerusakan hutan melalui program Reducing Emission from Deforestation in Developing Country mendapat dukungan dari Inggris yang menganggap program tersebut masuk akal. MenurutMenteri Muda Lingkungan Departemen Urusan Lingkungan, Pangan, dan Pedesaan Phil Woolas MP pasar karbon yang kini muncul sejalan dengan kebutuhan untuk menyediakan platform yang lebih luas lagi bagi negara berkembang…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 29OKTOBER 2007, HAL. 14
BIAYA AKIBAT PERUBAHAN IKLIM RP. 1.800 TRILIUN
Biaya yang disebabkan perubahan iklim global mencapai 200 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.800 triliun per tahun, dan separuhnya dibebankan ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Hal ini menjadi penting karena Indonesia menjadi negara ketiga terbesar di dunia yang dituduh merusak alam dan berujung pada perubahan iklim global. Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Indonesia disebut sebagai negara penghasil emisi karbon ketiga terbesar di dunia bukan karena tingkat industrialisasinya, melainkan karena kebakaran hutan…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 29OKTOBER 2007, HAL. 19
PERTEMUAN BALI: DELEGASI RI BERSIAP DALAM SATU BULAN
Delegasi RI untuk Konferensi Para Pihak Ke-13 di Bali akan dibentuk sebulan sebelum pertemuan dimulai. Nama-nama anggota delegasi direncanakan sudah ada pada 30 Oktober 2007. Kondisi itu mendatangkan kekhawatiran beberapa pihak mengenai kesiapan delegasi untuk bernegosiasi. Menurut Ketua Delegasi RI Emil Salim pembentukan delegasi menunggu pertemuan di Bogor.Ketua Bidang Substansi Indonesia pada COP Ke-13 Masnellyarti Hilman mengatakan, beberapa nama calon anggota delegasi sudah diajukan ke berbagai lembaga pemerintah. Pihaknya masih menunggu usulan nama dari departemen…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 27 OKTOBER 2007, HAL. 12
MENYONGSONG UNFCCC: PANITIA NASIONAL DAN DAERAH BELUM BERKOORDINASI
Konferensi Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim di Nusa Dua, Bali, tinggal sebulan dilaksanakan, tetapi hingga Jumat (26/10) panitia nasional dan daerah belum melakukan rapat khusus guna memantapkan koordinasi. Panitia di daerah (Bali) hingga kemarin belum bisa mempersiapkan secara rinci pelaksanaan kegiatan pendukung (parallel event), seperti rencana kunjungan delegasi ke Taman Hutan Raya Mangrove di Denpasar, Hutan Raya Bedugul, dan Proyek Penghijauan di Nusa Penida…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 27 OKTOBER 2007, HAL. 12
AWAL MUSIM HUJAN MUNDUR
Musim hujan 2007 di Indonesia rata-rata akan mundur hingga dua dasarian—20 hari. Curah hujannya menyimpang dari normal. Di utara ekuator curah hujan di atas normal, sedangkan di selatan umumnya di bawah normal akibat penyimpangan suhu muka laut di ekuator Pasifik dan Samudera Hindia……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 27 OKTOBER 2007, HAL. 12
PEMBALAKAN LIAR: MENHUT TIDAK SALAHKAN INSTANSI LAIN
Menteri Kehutanan MS Kaban menyatakan tidak akan menyalahkan siapa pun dalam polemik dugaan pembalakan liar di Riau. Namun, Kaban meminta polisi segera memberi kepastian hukum bagi industri kehutanan di Riau agar bisa kembali beroperasi….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 27 OKTOBER 2007, HAL. 18
WARGA MENOLAK KOVERSI HUTAN TAMAN NASIONAL DANAU SENTARUM
Sebanyak 200 warga di sekitar Taman Nasional Danau Sentarum atau TNDS di Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Jumat (26/10), berunjuk rasa di Kantor Kecamatan Suhaid. Mereka menolak rencana konversi hutan negara di Kecamatan Suhaid, yang merupakan bagian dari Taman Nasional Danau Sentarum, menjadi lahan perkebunan sawit yang dikelola PT KPC seluas 18.000 hektar….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 27 OKTOBER 2007, HAL. 23
WARGA SUBULUSSALAM TERPAKSA MINUM AIR SISA BANJIR
Warga korban banjir di Desa Muara Batu-batu, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, Nanggroe Aceh Darussalam, terpaksa menggunakan air sisa banjir untuk kebutuhan sehari-hari karena kesulitan memperoleh air bersih. Hingga Sabtu (27/10), pemerintah kota belum menyediakan air bersih meskipun banjir besar melanda daerah tersebut sejak tujuh hari lalu…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 28 OKTOBER 2007, HAL. 1
STATUS ANAK KRAKATAU JADI SIAGA
Status Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda ditingkatkan dari waspada menjadi siaga setelah lima hari ini aktivitas gunung yang terletak antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera itu meningkat. Setiap hari terjadi ratusan kali letusan menyusul adanya pembentukan kawah baru di sebelah selatan kawah lama.Berdasarkan data dari Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, peningkatan aktivitas mulai terjadi sejak 23 Oktober….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 28 OKTOBER 2007, HAL. 1
LUMPUR LAPINDO: PEMBUANGAN KE SUNGAI MERESAHKAN WARGA
Pembuangan lumpur Lapindo ke Sungai Porong, Sidoarjo, dikhawatirkan menyebabkan banjir sehingga mulai meresahkan warga. Bahkan, keresahan warga terus meluas dari sejumlah desa di Sidoarjo hingga empat desa di Pasuruan. Keempat desa di Pasuruan adalah Desa Gempol, Desa Carat, Desa Japanan, dan Desa Legok. Semua desa itu berada di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Lokasinya dekat dengan Sungai Porong atau tepatnya sekitar tujuh kilometer sebelah hulu dari lokasi pembuangan lumpur di sungai….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 28 OKTOBER 2007, HAL. 3
BANJIR LOKAL ANCAM JAKARTA
Pada musim hujan awal Oktober ini, wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi berpotensi terjadi banjir lokal, khususnya di kawasan bantaran sungai. "Banjir skala luas tidak akan terjadi," kata Kepala Subbidang Informasi Iklim dan Agroklimat Badan Meteorologi Geofisika Soetamto.Hal itu karena kawasan Jabodetabek bagian utara belum memasuki musim hujan. Hujannya belum mencapai kisaran 50 mililiter. Tapi di bagian selatan, dalam sebulan hujan telah mencapai 150-300 mililiter….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 29 OKTOBER 2007, HAL. A14
1,2 JUTA POHON RAWAN TUMBANG DI MUSIM HUJAN
Memasuki musim hujan tahun ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta warga mewaspadai sekitar 1,24 juta pohon berusia tua yang rawan tumbang. Pohon rawan tumbang menyebar di ruas-ruas jalan di Ibu Kota, antara lain di kawasan Menteng, Lapangan Banteng (Jakarta Pusat), Kebayoran Baru (Jakarta Selatan), Jatinegara (Jakarta Timur), serta kawasan Kota dan Glodok (Jakarta Barat)….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 29 OKTOBER 2007, HAL. A14
WARGA TIDAK PERLU KHAWATIR ATAS GEJALA ANAK KRAKATAU
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Dr Surono meminta masyarakat tidak cemas atas kondisi gejala yang ditunjukkan Gunung Anak Krakatau saat ini. PVMBG sebelumnya memang menaikkan status gunung itu dari waspada menjadi siaga. Langkah ini dilakukan karena semakin seringnya terjadi gempa dan letusan abu. Namun, letusan ini masih tergolong letusan biasa, yang rutin terjadi dalam periode 2-4 tahun….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 29 OKTOBER 2007, HAL. A8
1,5 JUTA HEKTARE JARINGAN IRIGASI RUSAK
Dari 6,7 juta hektare jaringan irigasi di Indonesia saat ini, sekitar 1,5 juta hektare di antaranya rusak. Menurut Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto dalam Pertemuan IX Saudagar Bugis Makassar (PSBM) di Makassar (27/10) sejak 1990, sejumlah jaringan irigasi di Indonesia mengalami kerusakan. Pada 1995 pemerintah mulai memperbaiki irigasi yang rusak itu termasuk 1,5 juta hektare itu yang hingga saat ini belum bisa berfungsi…..BACA SELENGKAPNYA,JURNAL NASIONAL, SENIN 29 OKTOBER 2007, HAL. 6
SELURUH DUNIA HADAPI PERUBAHAN IKLIM
Mantan wakil presiden AS, dan juga seorang pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2007, Al Gore baru saja menyampaikan pendapatnya di Sevilla (27/10) tentang pemanasan global dan perubahan iklim yang dihadapi dunia saat ini. Dalam acara yang dihadiri sekitar 200 orang delegasi seluruh dunia, Al Gore kembali menyadarkan bahwa Konferensi "Climate Project Spain" di Sevilla ini adalah sebentuk political will dari umat manusia seluruh dunia…..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 29 OKTOBER 2007, HAL. 9
14 KECAMATAN DI BANYUMAS RAWAN LONGSOR
Sebanyak 14 kecamatan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dinyatakan sebagai daerah rawan longsor. Terutama pada musim penghujan saat ini. Selain kontur tanah yang labil dan lapuk, maraknya penggundulan hutan yang saat ini diperkirakan telah mencapai seluas 54 ribu hektare dalam enam bulan terakhir, juga ditengarai sebagai faktor utama terjadinya tanah longsor…..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 29 OKTOBER 2007, HAL. 10
HUJAN NOVEMBER BERPOTENSI TIMBULKAN BANJIR
Puncak hujan di Sumatera Utara khususnya Kota Medan diperkirakan terjadi pada bulan November nanti. Saat ini Medan sudah kehilangan daerah resapan jika tidak diantisipasi diperkirakan hujan akan mengakibatkan banjir di beberapa ruas jalan di Kota Medan…..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 29 OKTOBER 2007, HAL.11
MASYARAKAT DIMINTA WASPADAI ANGIN KENCANG DAN PETIR
Warga Jakarta dan sekitarnya diminta untuk mewaspadai angin kencang dan petir yang diprediksi meningkat frekuensinya seiring tibanya musim hujan saat ini. Menurut Kukuh Ribudianto, Kepala Sub Bidang Informasi Meteorologi Publik, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) masyarakat perlu mewaspadai petir dan angin kencang yang berpontensi menjadi angin puting beliung. Karena keduanya berpotensi menyebabkan kerugian nyawa dan harta benda…..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 29 OKTOBER 2007, HAL.16
USULKAN KONSERVASI TERUMBU KARANG MASUK KONFERENSI CLIMATE CHANGE
Konversi terumbu karang dunia akan diusulkan masuk dalam konferensi PBB untuk perubahan iklim (United Nations Framework Convention on Climate Change/UNFCCC) yang akan berlangsung di Bali, Desember tahun ini. Masalah ini penting karena selain hutan, terumbu karang memberikan kontribusi besar berupa dukungan kehidupan eko sistem di bumi. Menurut Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda semakin hari pencemaran lingkungan juga memengaruhi kerusakan eko sistem di laut, dan pihaknya akan mencoba memasukkan isu tersebut di UNFCCC…..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SABTU 27 OKTOBER 2007, HAL.6
ADA APA DENGAN ADELIN LIS ?
Persidangan Adelin Lis (49), terdakwa kasus perambahan hutan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), masih penuh perdebatan. Sepanjang persidangan, mulai dari awal pembacaan dakwaan sampai pada akhirnya, perbedaan pendapat dipastikan masih kerab terlihat. Perdebatan itu menyangkut kehutanan, sama – sama berpatokan pada Undang – undang (UU) dalam negara ini. Antara petugas di dinas kehutanan pun tidak sepaham atas pemahaman kerusakan hutan, apakah melakukan tindak pidana atau pelanggaran administratif…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, MINGGU 28 OKTOBER 2007, HAL.19
MEMPERTANYAKAN PENANGANAN BENCANA
Tiap kali bencana mendera negeri ini, senantiasa kritik dan suara miring terdengar dari para korban dan yang bersimpati kepada korban maupun yang mengatasnamakan korban. Pemerintah pun tak jemu-jemu berjanji akan terus memperbaiki kinerja soal penanganan bencana.Pengakuan jujur disampaikan Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah bahwa departemennya memang sering terlambat menangani bantuan ke daerah yang terkena bencana…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, MINGGU 28 OKTOBER 2007, HAL.1
PERUBAHAN IKLIM: PEJABAT HARU BERI TELADAN
Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Chalid Muhammad, me
negaskan, upaya penanganan fenomena pemanasan global dan perubahan iklim membutuhkan lebih dari sekadar publisitas, tetapi juga teladan dari berbagai pihak, terutama para pejabat.Chalid mengingatkan, meski Indonesia menjadi tuan rumah sidang para-pihak ke-13 Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim di Bali pada Desember mendatang, ternyata mereka yang peduli pada perubahan iklim di kalangan birokrasi masih merupakan kelompok minoritas…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 27 OKTOBER 2007, HAL.6
500 HEKTARE LAHAN DI UJUNG KULON GUNDUL
Sedikitnya 500 haktare (ha) lahan di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Kabupaten Pandeglang, tepatnya di Kecamatan Cimanggu dan Sumur, dalam kondisi gundul. Hal ini terjadi diduga akibat tindakan pembalakan liar yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab…BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 27 OKTOBER 2007, HAL.13
PERMUKIMAN WARGA TERCEMAR LIMBAH PABRIK SAWIT
Ratusan keluarga di empat lokasi permukiman, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi , resah akibat pencemaran limbah pabrik kelapa sawit (PKS) PTP Nusantara VI Jambi, yang mencemari permukiman mereka. Limbah juga mengakibatkan kerusakan sekitar 1.000 batang tanaman karet warga….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 27 OKTOBER 2007, HAL.13
JAKARTA AKAN KEMBALI TERENDAM
Semua wilayah jakarta yang terkena banjir pada februari 2007 diperkirakan bakal terkena bencana yang sama pada musim hujan ini. Sekitar 40% lebih wilayah Jakarta terletak di dataran banjir. mungkin titik tersebut terkena lagi pada musim penghujan ini, "kata Kepala Balai Besar Pengelolaan Sungai Ciliwung Cisadane Pitoyo Subandrio di Jakarta, kemarin…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN, 29 OKTOBER 2007, HAL. 03
AKTIVITAS MAGMATIK GUNUNG KELUD MENINGKAT: SUHU AIR DANAU KAWAH NAIK
Tim Tanggap Darurat Aktivitas Gunung Kelud (TDAK) dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, yang sedang melakukan evaluasi atas rencana penurunan status awas ke siaga, dikejutkan dengan peningkatan aktivitas magmatik Kelud, Jumat (26/10) malam. Peningkatan itu antara lain ditandai dengan meningkatnya secara drastis suhu air danau kawah dari 38,7 derajat Celcius menjadi 39,1 derajat Celcius, atau melebihi suhu saat Kelud meletus pada 1990, yang men- capai 39 derajat Celcius……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 27 OKTOBER 2007, HAL.1
PERBANKAN DAN PERUBAHAN IKLIM GLOBAL
Perhatian dunia saat ini tertuju pada isu perubahan iklim global. Seiring dengan munculnya dampak destruktif akibat perubahan iklim itu maka perhatian dunia pun terfokus pada upaya mengurangi dampak tersebut. Klaim terakhir disuarakan oleh sejumlah negara di Pasifik (Kiribati, Tuvalu, Nauru, Cook Island, Marshall Island, dan lain-lain) yang memohon semua negara bertindak serius menekan dampak perubahan iklim global agar eksistensi mereka tidak hilang karena naiknya gelombang pasang……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUMAT 26 OKTOBER 2007, HAL.5
PERUBAHAN IKLIM: INDONESIA TAK MAU DIDIKTE NEGARA MAJU
Meskipun Indonesia masuk ke dalam kelompok negara berkembang, namun bangsa ini memiliki harga diri serta kemandirian yang kuat disertai sikap tegas untuk tidak dapat dipengaruhi oleh negara maju dalam menyikapi masa depan negara mereka dari kerusakan yang ditimbulkan akibat perubahan iklim (climate change). Karena itu, Indonesia tidak akan mau didikte begitu saja oleh negara maju dalam program antisipasi perubahan iklim ini……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUMAT 26 OKTOBER 2007, HAL.11
DIWASPADAI 10 DAERAH RAWAN LONGSOR DI SUMBAR
Memasuki musim penghujan akhir tahun ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) minta warga meningkatkan kewaspadaannya, mengingat potensi bencana, seperti banjir atau longsor cukup tinggi. Ada kecenderungan, longsor akan terjadi lebih cepat di beberapa titik rawan longsor, akibat labilnya tanah…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUMAT 26 OKTOBER 2007, HAL.12
SUMUR WARGA TERCEMAR BENSIN
Beberapa sumur milik warga Kampung Tengah Rt 02/05 Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, tercemar limbah Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diduga terjadi kebocoran di Stasiun Pengisian Bahan Bakar umum (SPBU) di wilayah tersebut. Kini warga pun kebingungan untuk mencari sumber air bersih…BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN, 29 OKTOBER 2007, HAL. 07
BMG: WASPADAI BANJIR
Hujan yang beberapa hari terakhir mengguyur ibu kota mendorong Departemen Pekerjaan Umum (DPU) dan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) mulai mewaspadai ancaman banjir.Kabid Informasi dan Meteorologi BMG, Ahmad Zakir, menegaskan ancaman banjir tahun ini perlu diwaspadai sejak dini. Memang, katanya, saat ini masih musim pancaroba. "Kami hanya mencatat prediksi cuaca harian dan bulanan. Jadi bisa saja terjadi hujan lebat," ujarnya, Ahad (28/10), di Jakarta, terkait tinggi rendahnya curah hujan…BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN, 29 OKTOBER 2007, HAL. 01
KORBAN BANJIR SINGKIL MULAI PULANG KE RUMAH

Bencana banjir yang melanda di sejumlah Desa di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, kini secara berangsur-angsur surut, akibatnya sebagian pengungsi kini telah kembali kerumahnya masing-masing setelah lebih dari dua hari ditinggalkan…BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN, 29 OKTOBER 2007, HAL. 19

Sumber:
KBUA Perpustakaan "Emil Salim" KLH