KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PRESIDEN INSPEKSI PERSIAPAN UNFCCC
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninjau ke Bali International Convention Centre (BICC), tempat berlangsungnya United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) pada 3-14 Desember 2007. Dipandu Cylla dari Pacto selaku organizer, Presiden dan rombongan meninjau Nusa Dua Hall, Ruang Plenary utama yang akan menjadi tempat acara. Pembukaan tanggal 3 Desember akan dibuka oleh Meneg LH Rahmat Witoelar untuk senior official meeting (SOM). Sedang untuk high level meeting pada tanggal 12 Desember dibuka Presiden SBY. Acara pembukaan akan dihadiri oleh 1200 orang dari total 3.000 delegasi…….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL. 9
MENIMBANG REDD DALAM ISU PERUBAHAN IKLIM
Pada seminar nasional bertajuk Pemanasan Global, Ancaman Masa Depan dan Solusi Penanggulangannya yang digagas Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) menghadirkan sekitar 200 peserta dari 17 provinsi di Indonesia. Menurut Kepala Bidang Adaptasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup, Dadang Hilman, yang tampil sebagai pembicara dalam seminar itu mengungkapkan, Indonesia memiliki tingkat kerentanan yang sangat tinggi sebagai dampak terjadinya perubahan iklim…….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL. 6
REDD BISA DILAKSANAKAN DI INDONESIA
Perubahan iklim dan kerusakan hutan adalah dua masalah lingkungan yang punya pengaruh negatif sangat besar kepada rakyat Indonesia khususnya dan masyarakat dunia umumnya. Pembuangan gas CO2 yang diakibatkan penggunaan bahan bakar minyak dan batubara yang berlebihan serta penggundulan hutan telah menyebabkan suhu udara semakin panas. Dunia saat ini berharap kepada Indonesia untuk memberikan inspirasi mengatasi kedua masalah ini sekaligus…….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL.18
SEPARUH JAWA BARAT RAWAN LONGSOR
Jawa Barat harus mewaspadai 13 dari 26 kabupaten/kota yang ada di wilayahnya selama musim hujan yang baru datang. Ke-13 daerah tersebut rawan longsor karena kondisi geologi, morfologi, dan tata guna. Menurut peta daerah rawan longsor dari Bagian Pengamatan Gempa Bumi dan Gerakan Tanah Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi Departemen Energi Sumber Daya Manusia, 13 daerah tersebut adalah Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Bandung, Cianjur, Sukabumi, Purwakarta, Subang, Sumedang…….BACA SELENGKAPNYA,KORAN TEMPO, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL. A9
DOSA EKOLOGI BANK DUNIA
Pulau Sulawesi dan Sumatera adalah kawasan yang paling parah menderita kerugian ekologi akibat transmigrasi. Di Sumatera, sekitar 2,3 juta hektare tanah yang semula merupakan hutan hujan alam telah menjadi lahan kritis. Adapun di Sulawesi, 30 persen wilayah hutan yang terkena proyek transmigrasi ini berubah menjadi lahan kritis.Ironisnya, meskipun gencar mendanai proyek rehabilitasi hutan dengan mengatasnamakan perlindungan bumi dari bencana perubahan iklim, Bank Dunia gencar mendanai proyek-proyek pada sektor energi fosil sebagai penyebab utama terjadinya perubahan iklim……..BACA SELENGKAPNYA,KORAN TEMPO, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL. A11
BANJIR GENANGI BEBERAPA WILAYAH SUMUT
Banjir setinggi satu meter merendam dua kecamatan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Banjir yang terjadi pada hari Senin, (12/11) sekitar pukul 04.00 WIB tersebut merendam sedikitnya seribu rumah warga. Adapun penyebab banjir tersebut diperkirakan hujan lebat yang terjadi pada Minggu sekitar pukul 20.00 WIB. Kecamatan Batang Kuis merupakan daerah yang mengalami banjir paling parah yaitu Desa Sugiharjo. Ketinggian air di sana mencapai satu meter…….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL. 10
LETUSAN FREATIK KELUARKAN GAS BERBAHAYA
Letusan freatik di Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur hingga Senin (12/11) masih berlangsung. Akibat letusan freatik itu menimbulkan abu yang menyebar ke beberapa wilayah di Kediri. Namun sampai saat ini Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menyatakan status Gunung Kelud masih tetap siaga (level III). Ketua Tim Tanggap Darurat Gunung Kelud Umar Rosadi mengatakan hingga kemarin pagi telah terjadi 11 kali letusan freatik atau letusan air danau kawah yang menguap bersama magma dari dalam tubuh gunung…….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL. 11
COP KE-13: BICARAKAN KEHUTANAN DARI LUAR PRINSIP CDM
APHI berharap delegasi Indonesia dalam Konferensi Para Pihak Ke-13 atau COP Ke-13 di Bali mengusung model pengelolaan hutan tanaman industri yang memperoleh insentif global. Selama ini, meski sudah diakui berhasil dengan aturan tertentu, dengan pertimbangan lain pengusahaan hutan dinilai tidak memenuhi syarat masuk dalam skema mekanisme pembangunan bersih……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL. 13
BANJIR DI JAKARTA MELUAS
Kerusakan lingkungan yang semakin parah dan perubahan iklim akibat pemanasan global menjadi pemicu utama Jakarta lebih awal dilanda banjir. Banjir yang menggenangi Jakarta juga bakal lebih luas karena daya serap air oleh tanah semakin rendah dan kerusakan sungai semakin parah. Menurut pakar hidrologi dari Universitas Indonesia, Firdaus Ali, Senin (12/11) di Jakarta Pusat, pemanasan global membuat hujan di Jakarta akan berlangsung dengan intensitas sangat tinggi dalam waktu singkat……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL. 26
BMG: WASPADAI CILIWUNG
Masyarakat, terutama warga yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung, diminta mewaspadai ketinggian permukaan air pada siang, sore, dan malam. Sebab, hujan turun dengan intensitas yang cukup tinggi di wilayah selatan, seperti Bogor dan Sukabumi, dan berpotensi menjadi banjir kiriman ke Jakarta.Permintaan itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Achmad Zakir, di Jakarta, Senin (12/11), terkait hujan yang turun sepanjang akhir pekan lalu, dan sempat menggenangi sejumlah wilayah di Jakarta……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 12 NOVEMBER 2007, HAL. 1
BADUNG SIAP SUKSESKAN KTT PERUBAHAN IKLIM
Pemerintah Kabupaten Badung, Bali telah siap menyukseskan jalannya penyelenggaraan Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim (United Nations Framewor
k Convention on Climate Change/UNFCCC) yang akan dilaksanakan dari tanggal 3 hingga 14 Desember 2007 mendatang di Nusa Dua, Bali. Hal tersebut dikatakan Bupati Badung, AA Gde Agung kepada SP, Senin (12/11) setelah melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait pekan lalu……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 12 NOVEMBER 2007, HAL.6
IZIN SAWIT HARUS DISTOP UNTUK LINDUNGI HUTAN
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah harus segera menutup pemberian izin pembukaan perkebunan kelapa sawit di wilayah itu guna melindungi jutaan hektar areal hutan setempat dari kerusakan alam yang lebih parah, kata Koordinator Save Our Borneo, Nordin. Dalam 10 tahun terakhir diperkirakan sebanyak 1,2 hingga 1,4 juta hektar hutan alam di Kalimantan Tengah hancur akibat dikonversi dalam berbagai kegiatan, terutama untuk perkebunan sawit……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 12 NOVEMBER 2007, HAL. 10
12.000 HA RAWA DIREKLAMASI JADI SAWAH DI SELUMA
Seluas 12.000 hektare (ha) rawa di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, akan direklami menjadi areal persawahan beririgasi teknis. Ini dilakukan dalam rangka meningkatkan produksi beras dan kesejahteraan petani miskin. Menurut Bupati Seluma, H Murman Effendi , rawa yang akan ditingkatkan statusnya menjadi sawah itu berada di Kecamatan Seluma….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 12 NOVEMBER 2007, HAL. 12
KIPNAS IX: LIPI MASUKKAN AGENDA PERUBAHAN IKLIM
Isu perubahan iklim menjadi agenda pertama hari Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional (Kipnas) IX yang akan digelar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 20-22 November nanti. Hal ini guna memobilisasi temuan ilmiah (Scientific Evidence) para peneliti Indonesia yang terkait dengan isu negosiasi perubahan iklim dalam Konferensi Antar pihak ke-13 UNFCCC di Bali ……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL. 6
JALAN TOL ANCAM RUANG HIJAU DI DEPOK
Luasan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Depok yang kini masih mencakup 41 persen terancam berkurang akibat tekanan laju perkembangan kota dan penduduk. Kondisi itu agaknya tidak bisa dihindari sehingga dalam revisi tata ruang dan wilayah (RTRW) yang sedang di bahas, ada toleransi luas RTH hingga minimum 30 persen ……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL. 7
85 PERSEN WARGA PANTURA ABAIKAN SANITASI BERSIH

Kesadaran masyarakat Pantura (Pantai Utara) Tangerang mengenai sanitasi lingkungan masih rendah. Buktinya, sebesar 85 persen atau 552.500 warga Pantura Kabupaten Tangerang tidak memiliki pembuangan limbah domestik …..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL. 7

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH