KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PEMANASAN GLOBAL: 14,6 MILIAR TON EMISI GAS RIAU HARUS DITAHAN
Sekitar 14,6 miliar ton gas karbon dioksida yang tersimpan di sekitar empat juta hektar lahan gambut di Provinsi Riau harus ditahan dengan cara mengendalikan pembukaan kawasan hutan gambut. Menurut Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara Emmy Hafild, Waktu untuk menahan perubahan iklim dunia tinggal 100 bulan atau sampai 2015, jika pembukaan kawasan hutan gambut di Riau bisa dikendalikan Pemerintah Provinsi Riau berhak mendapat kompensasi 5 dollar AS-20 dollar AS per ton gas karbon dioksida….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 NOVEMBER 2007, HAL. 13
PENYAKIT MENINGKAT: INDONESIA PERJUANGKAN HUTAN TROPIS
Pemanasan global dikhawatirkan berdampak pada perubahan kondisi lingkungan yang akan menjadi media untuk munculnya berbagai penyakit. Hal ini juga akan meningkatkan penyebaran penyakit sehingga bisa menurunkan kualitas kesehatan masyarakat. Kenaikan suhu bumi juga bisa meningkatkan angka kasus penyakit dengan vektor nyamuk, seperti malaria, demam berdarah, chikungunya, Japanese encephalitis (radang otak), dan filariasis lantaran perubahan bionomik nyamuk. Dalam suhu meningkat dengan kelembaban tertentu, nyamuk semakin beringas dan ingin kawin….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 NOVEMBER 2007, HAL. 13
PEMBALAKAN BERLANJUT: TN SEBANGAU DAN KUTAI RUSAK, TN JAMBI SUDAH HABIS
Pembalakan liar terus berlanjut di Taman Nasional Sebangau, Provinsi Kalimantan Tengah; Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur; serta di Provinsi Jambi. Di TN Sebangau dan Taman Nasional Kutai (TNK), pembalakan liar dilakukan para pengusaha pertambangan, perkebunan, dan para perambah hutan. Sedangkan di Jambi—yang kondisi hutannya nyaris habis—pembalakan terjadi antara lain akibat birokrasi yang korup sejak perizinan, hingga penanganan kasus…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 NOVEMBER 2007, HAL. 22
IDI BENTUK GUGUS TUGAS PEMANASAN GLOBAL
Pemanasan global sudah merupakan isu dunia. Kendati begitu masih banyak yang menilai pemanasan global isu lingkungan semata. Padahal, isu tersebut juga bersentuhan langsung dengan banyak bidang, dan salah satunya kesehatan. "Pemanasan global menimbulkan efek langsung terhadap kesehatan manusia berupa peningkatan insiden dan prevalensi beragam penyakit," ujar Ketua IDI Fahmi Idris usai acara diskusi tentang dampak pemanasan global terhadap kesehatan yang berlangsung di kantor IDI Jakarta….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL , RABU 14 NOVEMBER 2007, HAL. 6
REDUKSI EMISI JADI ISU DI BALI
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan Wahyudin Wardojo mengatakan Reducing Emissions from Deforestation in Development Countries (REDD) akan menjadi salah satu topik pembahasan dalam Konferensi Para Pihak (COP) XIII Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Perubahan Iklim (UNFCCC) di Bali, Desember nanti. Topik lainnya adalah program adaptasi dan mitigasi, transfer teknologi, mekanisme pendanaan baru, serta pembentukan protokol baru pasca-Kyoto….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO , RABU 14 NOVEMBER 2007, HAL. A7
KERUSAKAN PANTAI NIAS MENGKHAWATIRKAN
Kerusakan lingkungan Pantai Teluk Dalam, Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengkhawatirkan, karena adanya penambangan pasir pantai dan batu karang. Kelestarian alam dan keindahan pantai terancam hilang akibat penambangan pasir pantai secara besar-besaran oleh warga setempat. Kondisi terparah itu terjadi di Desa Hilisataro, Kecamatan Teluk Dalam, Nias Selatan. Di wilayah tersebut, warga bebas mengambil pasir dan karang. Akibatnya, jalan provinsi antara Gunungsitoli-Teluk Dalam sebagian longsor akibat tergerus air……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL. 6
PERUBAHAN STATUS HUTAN HARUS DIPERKETAT
Untuk menjaga kelestarian lingkungan, khususnya hutan di Kalimantan Barat (Kalbar), perubahan status dan peruntukan lahan harus diperketat. Pemerintah Daerah (Pemda) harus membuat program pemanfaatan hutan lindung untuk peningkatan ekonomi dengan melibatkan warga.Jika perubahan status hutan, khususnya dari hutan produksi menjadi peruntukan pertanian lahan kering atau perkebunan dipermudah maka tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat hutan di Kalbar akan habis……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL. 12
KUBAH LAVA KELUD PECAH: KEDIRI DAN BLITAR HUJAN ABU
Aktivitas magmatik Gunung Kelud benar-benar belum terhenti hingga Selasa (13/11) pagi. Sesudah terjadi letusan freatik yang melemparkan material vulkanik, kini kubah lava yang menggeser sebagian air danau kawah malah pecah. Dari celah rekahan kubah lava itu menyembur asap putih bercampur debu dan mengakibatkan hujan abu hingga jarak sekitar 20 kilometer (km) ke arah barat……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 13 NOVEMBER 2007, HAL. 12
PERUBAHAN IKLIM: NEGARA KEPULAUAN TERANCAM NAIKNYA PERMUKAAN LAUT
Perwakilan dari 26 negara kepulauan kecil yang bertemu di ibu kota Maladewa, Male, Selasa kemarin, menyusun rancangan resolusi yang mengidentifikasi perubahan iklim sebagai ancaman bagi hak asasi manusia. Kekhawatiran Aliansi Negara-negara Kepulauan Kecil (AOSIS) mengenai naiknya permukaan laut itu akan disampaikan melalui resolusi tersebut pada Konferensi Perubahan Iklim di Bali….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 NOVEMBER 2007, HAL. 8
SUMBER DAYA ALAM: ENERGI TERBARUKAN PERLU DIKEMBANGKAN OPTIMAL
Presiden meminta agar Indonesia secara serius mengembangkan energi terbarukan, selain bahan bakar nabati (BBN). "Kita harus mengembangkan energi terbarukan lainnya seperti gas dan tenaga matahari," jelas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat meluncurkan biopertamax dan biosolar di Bali, kemarin. Presiden berharap melalui peluncuran bahan bakar nabati (BBN) ini masyarakat akan mulai terbiasa dengan sumber energi terbarukan ……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 14 NOVEMBER 2007, HAL. 13
LINGKUNGAN: HORMATI ALAM DAN RAMAH LINGKUNGAN

Pengembangan kegiatan ekonomi berbasis pendekatan lingkungan merupakan bagian dari ekonomi gelombang keempat. Karakteristik perkembangan ekonomi gelombang keempat adalah adanya penghormatan dan keramahan pada lingkungan sekitar sebagai dasar terus berlangsungnya kehidupan manusia. Hal itu disam
paikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kemarin di Gianyar saat meresmikan Bali Safari dan Marine Park (BSMP) ……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 14 NOVEMBER 2007, HAL. 6

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH