KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

r>

KAJIAN NASIONAL SUDAH SELESAI
Kajian nasional tentang perubahan iklim dan dampaknya terhadap Indonesia telah rampung disusun dan siap diluncurkan pada awal Desember di Bali, sejalan dengan ajang Konferensi Para Pihak Ke-13 pada Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim. Rencananya laporan inisiatif Pemerintah Indonesia ini diluncurkan pada 8 Desember, sebagai salah satu upaya memberikan informasi ilmiah tentang kerawanan Indonesia terhadap perubahan iklim. Laporan nasional ini sebagian datanya akan dimasukkan ke dalam ’National Communication’, yang baru akan selesai disusun KLH….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 13
PETA RAWAN BANJIR DISIAPKAN
Memasuki musim hujan akhir tahun ini, berbagai wilayah di Indonesia menghadapi ancaman banjir. Antisipasi dilakukan dengan menyusun peta rawan bencana ini. Hingga akhir tahun ini selesai dipetakan 20 kota dan kabupaten di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, misalnya, telah memiliki peta rawan banjir skala 1:10.000, yang disusun dengan memasukkan data curah hujan, historis banjir, serta sistem dan liputan lahan….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 13
DNA KAYU UNTUK LACAK PEMBALAKAN LIAR
Penindakan hukum kasus pembalakan liar kerap kali terkendala pembuktian asal-usul kayu. Teknologi genetika sebenarnya sangat memungkinkan untuk membantu penyidikan aparat hukum. Menurut Widyatmoko, doktor dan peneliti pada Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPBPTH) Yogyakarta pembuktian secara genetika dapat menerangkan lokasi penebangan. Namun, langkah ini membutuhkan bank data DNA lengkap yang mencakup tiap-tiap jenis/spesies kayu di setiap daerah dan populasi….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 12
PANTAI INDRAMAYU TERANCAM ABRASI
Pantai Indramayu rusak berat akibat abrasi. Nelayan khawatir, musim angin barat bulan Desember meningkatkan proses abrasi. Sejauh ini, abrasi telah menggerus rumah warga dan fasilitas umum. Penanaman bakau dinilai belum efektif, karena itu perlu dibangun pemecah ombak. Menurut Kepala Dinas Perikanan Provinsi Jabar Darsono luas abrasi yang terjadi di sepanjang pantai Kabupaten Indramayu mencapai 2.000 hektar (ha), memakan ratusan rumah warga serta jalan umum….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 23
PERMUKIMAN SERIBU KELUARGA DI PELAIHARI TERENDAM
Ratusan rumah milik 1.000 keluarga di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, Kamis (22/11), terendam banjir setinggi 1-1,5 meter. Selain itu, 921 rumah di 15 desa Kecamatan Tebing Tinggi dan Awayan, Kabupaten Balangan, Kalsel, juga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1, 5 meter. Banjir menenggelamkan 120 hektar sawah dan memutuskan tiga jembatan kayu penghubung antardesa……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 23
SEDIMENTASI WADUK MRICA SEPERTIGA LUAS WADUK
Laju sedimentasi Waduk Panglima Besar Soedirman atau Waduk Mrica di Banjarnegara, Jawa Tengah, sudah mencapai sepertiga luas waduk. Jika kondisi itu dibiarkan, usia harapan hidup waduk yang seharusnya 50 tahun akan menjadi 33,5 tahun. Di salah satu bagian Waduk Mrica di Desa Bandingan, Kecamatan Bawang, sedimentasi terjadi di tengah dan tepian waduk. Penduduk sekitar memanfaatkan sedimen itu untuk bercocok tanam padi dan jagung……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 22
PERLU TAMAN DI PERMUKIMAN
Warga yang tinggal di areal permukiman harus menyisihkan lahannya untuk dijadikan taman atau paling tidak menanam tumbuhan produsen oksigen yang dapat membantu menyejukkan lingkungan. Dengan demikian, ketersediaan ruang terbuka hijau tak hanya dibangun di ruang publik. Selain menjadi paru-paru lingkungan, taman tersebut nantinya dapat dijadikan tempat bermain, olahraga, atau penampungan sementara saat kondisi darurat seperti kebakaran atau banjir……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 30
PENCEMARAN : WARGA TOLAK PROYEK PABRIK SEMEN OLAHAN DI SUKMAJAYA
Sekitar 200 warga RW 02 di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Kamis (22/11), berunjuk rasa ke Gedung DPRD dan Balaikota Depok. Mereka menolak rencana PT Holcim membangun pengolahan semen di sekitar permukiman. Rencananya, PT Holcim membangun pengolahan semen di lahan seluas 4.000 meter persegi. Saat ini, menurut Junaidi, lahan itu sedang dibersihkan dari ilalang……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 31
KRISIS AIR BERSIH BERLANJUT
Krisis air bersih di Jakarta Utara terus berlanjut. Umumnya, suplai air melalui pipa distribusi dari pihak operator, PT Thames Pam Jaya, ke 29 kelurahan di wilayah itu masih tersendat. Kalaupun suplai mulai normal, kualitas airnya masih buruk, tak bisa digunakan karena berwarna dan berbau busuk…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 31
PERUBAHAN IKLIM MEMPERBESAR KERUGIAN EKONOMI
Kerugian ekonomi akibat perubahan iklim bagi Indonesia cukup signifikan. Dari tahun 2001 hingga 2004 telah terjadi 530 peristiwa banjir. Begitu pula dengan frekuensi kekeringan, dan kebakaran hutan yang terus meningkat. Hal ini disampaikan Raldi Hendro Koestoer, Staf Ahli Bidang Inovasi, Teknologi dan Lingkungan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dalam sebuah seminar bertema Kondisi Lingkungan dan Perekonomian Indonesia, bertempat di kantor BPPT…..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL , JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 6
PERLU SINKRONISASI HUKUM ATASI PEMBALAKAN LIAR
Penganan kasus pembalakan liar (illegal logging) terus menuai kontroversi. Sejumlah kasus yang diproses di pengadilan berakhir dengan vonis bebas. Menurut data ICEL (Indonesian Center for Environmental Law), dari 155 kasus illegal logging tahun 2006, hanya 10 kasus yang sampai ke pengadilan, 9 di antaranya divonis bebas. Di Papua, 18 terdakwa divonis bebas murni. Di Riau dari 17 kasus, 14 ditolak kejaksaan. Hanya 10 persen dari total kasus pembalakan liar yang dibawa ke pengadilan. Sementara kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 530 triliun…..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL , JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 8
PENANGANAN KORUPSI ATASI DEFORESTASI
Menteri Lingkungan Hidup Racmat Witoelar telah memasang harga bagi hutan primer Indonesia US $20 per hektar. Jika sistem perdagangan karbon disetujui maka harga ini akan dibayar negara-negara emiter pada Indonesia guna menjaga kelestarian hutan nusantara.Tapi usulan ini justru ditanggapi kritis oleh kelompok aktivis lingkungan. "Jangan lupa siapkan juga perangkat hukum hingga ke daerahnya untuk distribusi uang itu nanti,"kata Frank Momberg, Direktur Asia Pasifik Flora Fauna Internasional. Lumpuhnya perangkat hukum daerah akibat korupsi selama ini kerap menyebabkan deforestasi terus berjalan…..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL , JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 9
ILLEGAL LOGGING : SAWMILL LIAR TETAP BEROPERASI
Gencarnya operasi pemberantasan illegal logging tak menyurutkan tekad pelaku. Buktinya, pantauan helikopter Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Riau di kawasan Semenanjung Kampar, Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu lalu menemukan setidaknya ada empat industri penggergajian kayu (sawmill) yang tetap beroperasi. Lantaran itu dalam waktu dekat BBKSDA berencana melancarkan operasi pemberantasan pembalakan liar di sekitar lokasi temuan itu….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL , JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 11
JAKARTA HADAPI KRISIS KOTA
Ketua Institute for Ecosoc Rights, Sri Palupi, menilai Jakarta saat ini menghadapi krisis kota. Indikasinya, kesemrawutan, kemacetan, kerusakan lingkungan, banjir dan kesenjangan sosial yang kian lebar sudah melanda ibu kota. Rendahnya tingkat partisipasi warga ibu kota menjadi sebab terjadinya penumpukan penyimpangan dan pada gilirannya menyebabkan terjadinya krisis kota……BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL , JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 16
BENCANA ALAM TERKAIT IKLIM
Tiga perempat atau sekitar 75-80 persen bencana alam di bumi merupakan bencana yang terkait dengan iklim. Daniel Mudiyarso, Peneliti Senior Center for International Forestry Research (Cifor) menyebutkan bencana yang dimaksud antara lain seperti banjir, badai, penyakit, kekeringan, dan longsor…..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL , JUMAT 23 NOVEMBER 2007, HAL. 21
BUMI MASIH SELAMAT
Banyak ilmuwan memprediksi bahwa kehidupan bumi akan semakin terancam jika pemanasan global tidak dicegah. Laporan terakhir IPCC pada 20 November menyebutkan 20-30 persen jumlah spesies terancam punah jika suhu dunia naik 1,5-2,5 derajat Celsius. Poin yang patut digarisbawahi adalah kehidupan tidak bisa kembali jika peningkatan suhu bumi mencapai lima derajat.