KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

EKOSISTEM PESISIR KRITIS : PEMULIHAN KAWASAN BUKAN DENGAN REKLAMASI
Ekosistem di kawasan pesisir Indonesia dalam kondisi kritis ditandai dengan laju kerusakan mangrove yang tak terkendali. Rusaknya ekosistem di pesisir sudah menuai ongkos sosial dan lingkungan berupa bencana banjir, abrasi, intrusi air laut, dan rusaknya biota di perairan. Berdasarkan catatan Departemen Kehutanan, di sepanjang garis pantai Indonesia yaitu, 81.000 kilometer sejatinya ditumbuhi ekosistem mangrove seluas 9,36 juta hektar (9.361.957,59 hektar)…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. 1
JANGGAL STATUS KASUS LAPINDO : HUKUM SEHARUSNYA BERPIHAK PADA PUBLIK
Pemerintah harus segera menetapkan status masalah luapan lumpur Lapindo karena biaya penanganannya makin membengkak dan diprediksi menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Percepatan proses hukum harus ditempuh untuk menentukan status tersebut. Menurut anggota DPR Efendi Simbolon dari PDI-P, pihaknya melihat ini sebagai misteri karena tidak ada penetapan status. Bayangkan, ada swasta mau membayar lebih dari Rp 2 triliun (untuk penanganan lumpur), jelas agak janggal…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. 15
BIAYA UNFCCC RP. 115 MILIAR
Penyelenggaraan Konferensi Para Pihak Ke-13 dalam Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim atau UNFCCC di Nusa Dua, Bali, 3-14 Desember 2007, dianggarkan menghabiskan biaya Rp 115 miliar dari APBN 2007. Menurut Ketua Pelaksana Harian Panitia Nasional COP-13/UNFCCC Agus Purnomo, beberapa negara donor, seperti Norwegia, memberikan bantuan sebesar 500.000 dollar AS, serta Australia 1 juta dollar AS, tetapi dana itu hanya bagi persiapan penyelenggaraan…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. 13
PEMBUKAAN HUTAN : PENDUDUK ASLI TERIMA DAMPAK BURUK
Masuknya investasi di bidang kehutanan dan perkebunan berskala besar di Papua terbukti membawa dampak buruk bagi penduduk asli. Pengambilan keputusan di tingkat pusat tanpa melibatkan penduduk sekitar hutan menjadi awal datangnya berbagai dampak buruk tersebut…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. 13
WARGA TUNTUT TUTUP PENUMPUKAN BATU BARA
Warga menuntut Wali Kota Banjarmasin Yudhi Wahyuni menutup tempat-tempat penumpukan batu bara di ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan ini. Pengangkutan dan penumpukan batu bara dinilai mengancam kesehatan serta merusak lingkungan. Tuntutan disampaikan dalam unjuk rasa oleh 30 orang yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Miskin Perkotaan di depan Balaikota Banjarmasin……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. 22
PULUHAN HEKTAR PANTAI DIURUK
Hingga tahun 2007, sudah puluhan hektar pantai di kawasan Bojonegara dan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten, diuruk. Umumnya, lahan hasil pengurukan digunakan untuk membangun dermaga ataupun bangunan pabrik. Selama tahun 2007 saja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang telah mengeluarkan tujuh izin pengurukan (reklamasi) Teluk Banten, khususnya di wilayah Kecamatan Bojonegara dan Pulo Ampel. Total luas pantai yang diizinkan direklamasi selama Maret-Oktober 2007 mencapai 39 hektar……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. 25
KOTA TANPA SPIRIT KEKOTAAN
Masih layakkah sebuah wilayah dinamakan kota jika masalah klasik semacam kemacetan dan banjir selalu datang menghantui? Sebenarnya, tidak. Namun, itulah problem abadi yang harus segera ditangani Jakarta, suatu wilayah yang telanjur mendapatkan predikat sebagai kota metropolitan. Kota-kota lain di Indonesia pasti akan menghadapi masalah serupa. Jumlah penduduk semakin bertambah banyak. Aneka ragam kendaraan bermotor terus berjejalan. Perusakan lingkungan menjadi-jadi. Polusi sulit dikendalikan……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. 34
PRESIDEN LARANG KABAN TERBITKAN IZIN BARU
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Menteri Kehutanan M.S. Kaban tidak lagi memberikan izin pengelolaan hutan di Indonesia. "Mulai sekarang saya melarang Menteri Kehutanan dan kepala daerah memberikan izin pengelolaan hutan," kata Presiden saat mencanangkan program penanaman 79 juta pohon di Desa Cibadak, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten bogor, Jawa Barat, kemarin. ……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. A2
PRESIDEN PIMPIN AKSI TANAM POHON
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin aksi penanaman puluhan juta pohon di seluruh Indonesia kemarin. Acara itu dipusatkan di Desa Cibadak, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini adalah bagian dari upaya menyukseskan Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Perubahan Iklim, di Bali, awal Desember nanti…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. A7
UNDP : INDONESIA 5 BESAR PENYUMBANG EMISI CO2
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Program Pembangunan (United Nation Development Programme/UNDP) melaporkan, Indonesia menjadi penyumbang gas karbondioksida (CO2) terbesar kelima di dunia. Dalam laporan UNDP yang dipublikasikan di Jakarta, Selasa (27/11), disebutkan bahwa dengan populasi 3,5 persen dari penduduk dunia, Indonesia menyumbang 1,3 persen emisi CO2 dunia dengan rata-rata 1,7 ton per orang……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 28 NOVEMBER 2007, HAL. 6
LIMBAH PABRIK CEMARI AIR BENDUNGAN SUTAMI
lass="std-e">Sebanyak empat dari puluhan perusahaan yang membuang limbah industri ke badan sungai, diduga keras mencemari air Sungai Brantas dan Metro, induk Bendungan Sutami, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Perusahaan itu, yakni PT Ekamas Fortuna (tekstil), PT Usaha Loka (logam), PT Gaya Baru Paperindo (kertas) dan PT Kasin (kulit), hingga kini belum memiliki alat instalasi pengolah limbah……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 28 NOVEMBER 2007, HAL.12
BENCANA DIPICU IKLIM DAN CUACA
Perubahan iklim akibat pemanasan global dalam satu dekade ini sudah memicu banyak bencana di Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote, mulai dari puting beliung, kemarau panjang, banjir, gempa bumi, gunung meletus dan air laut pasang yang terjadi di seluruh kawasan pantai……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. 1
PEMERINTAH TIDAK LAGI KELUARKAN IZIN BARU
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan mulai kini pemerintah tidak lagi mengeluarkan izin pengelolaan hutan. Kalau toh diberikan, harus dengan syarat sangat ketat. Para kepala daerah, bupati dan wali kota jangan lagi mengobral izin. Jangan karena macam-macam lalu diizinkan begitu saja,"kata Presiden di pendopo kediamannya di Cikeas, Bogor, kemarin……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. `1
BANDARA SOEKARNO-HATTA YANG TERANCAM MUBAZIR
Gelombang pasang setinggi hampir 2 meter yang menghantam Teluk Jakarta beberapa hari lalu telah menimbulkan dampak yang luar biasa. Tanggul di Muara Baru jebol sehingga ribuan rumah warga terendam dan rusak. Yang paling parah adalah lumpuhnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta karena kemacetanyang amat fatal………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. 1
TINJAUAN IZIN PENGEMBANG : SISA HUTAN BAKAU TIDAK MAMPU BENDUNG ‘ROB’
DPRD DKI meminta pemerintah meninjau kembali semua perizinan yang diberikan kepada PT Mandara Permai (MP), pengembang perumahan Pantai Indah Kapuk (PIK), dan developer lainnya yang menguasai lahan basah. Dampak pembangunan PIK tahap II di areal hutan mangrove seluas 380,75 ha telah mengakibatkan banjir di wilayah sekitarnya seperti Jl Tol Sedyatmo Bandara Soekarno-Hatta, Pluit, Muara Karang dan Muara Baru……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. 3
PEMANASAN GLOBAL DI BALIK BENCANA ALAM
Suka atau tidak, percaya atau tidak, perubahan iklim kini sedang terjadi. Inilah akibat berikutnya dari pemanasan global setelah meningkatnya permukaan air laut. Menurut Rizaldi Boer dari Laboratorium Klimatologi IPB, berdasarkan pola musim kemarau-penghujan di Indonesia selama 27 tahun terakhir, awal musim penghujan cenderung mundur. Sementara, durasi musim kemarau cenderung bertambah……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA , KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. 1
PRESIDEN: MESTINYA DUNIA BANTU INDONESIA PELIHARA HUTAN
Presidan Susilo Bambang Yudhoyono mengungkapkan, seharusnya dunia membantu negara-negara yang memiliki hutan hujan tropis. Menurutnya, seluruh dunia harus berterima kasih kepada Indonesia karena memiliki hutan hujan tropis yang menjadi paru-paru dunia ……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA , KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. 22
KEANEKARAGAMAN HAYATI TERANCAM PUNAH
Pemerintah Propinsi DKI Jakarta berkeras melanjutkan reklamasi pantai utara Jakarta karena proyek ini bakal mengucurkan keuntungan ekonomi. Diatas lahan reklamasi akan di bangun berbagai kawasan komersial, industri dan pariwisata yang tentunya akan menjadi mata uang baru. Menurut peneliti ekonomi lingkungan, Herdiyanto Wahyu Kustiadi, jika biaya sosial dan lingkungan akibat dampak sampingan pengurukan pantai itu dimasukkan dalam komposisi biaya, maka biaya sosial itu akan lebih besar dibandingkan dengan manfaatnya ……BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL , KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. 17
KONSENTRASI CO2 TEMBUS REKOR LEBIH CEPAT DARIPADA DUGAAN

Di penghujung abad 18, industrialisasi terus berkembang. Pabrik-pabrik bermunculan bak cendawan di musim hujan. Cerobong-cerobong yang bertebaran di negara-negara industri mulai mengepulkan asap. Suhu planet tampat tinggal manusia meningkat menjadi 0,74 derajat celcius dari suhu rata-rata……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 29 NOVEMBER 2007, HAL. 5

Sumber:
KBUA PErpustakaan "Emil Salim"
KLH