KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

BANK DUNIA SEGERA LUNCURKAN FCPF

Bank Dunia akan meluncurkan prakarsa baru untuk membantu negara-negara tertentu menemukan cara yang paling efektif untuk mengurangi emisi karbon dari deforestasi dan degradasi, serta menghasilkan insentif dari upaya tersebut. Prakarsa baru itu adalah The Forest Carbon Partnership Facility atau FCPF yang akan diluncurkan dalam beberapa hari ini di Bali……………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 13

EMPAT JENIS KAYU BERNILAI TINGGI TERUS DIINCAR

Setelah pembalak liar menghabiskan pohon bulian (Eusideroxylon Zwageri) yang kayunya terkenal tahan ratusan tahun, kini aksi pembalakan beralih ke pohon meranti (Shorea leprosula), kulim (Scorodocarpus borneensis Becc), kempas (Koompassia malaccensis), dan keranji (Dialium indicum). Jika tak dicegah, pohon- pohon itu akan semakin langka seperti pohon bulian saat ini…………….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 22

TANGGUL DI TITIK 67 JEBOL : GANTI RUGI GAGAL PANEN DIBAYAR PEMPROV JATIM

Tanggul kolam penampungan lumpur di titik 67 di Desa Kedungbendo, Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, jebol pada Sabtu (8/12) sekitar pukul 20.00. Sampai Minggu pukul 15.00, tanggul jebol belum diperbaiki oleh Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Lumpur di Sidoarjo……………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 23

DUA TEWAS AKIBAT BANJIR : JEMBATAN LAMSIE ACEH BESAR PUTUS

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sejak Sabtu (8/12) malam telah mengakibatkan dua warga Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, tewas ketika korban berusaha menyelamatkan ternak miliknya……………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 24

DELAPAN POMPA AIR DIKIRIM : GELOMBANG PASANG AKAN BERULANG

Banjir akibat gelombang pasang di beberapa kawasan Jakarta Utara terus berulang. Air mulai menggenang pada pagi hari dan surut pada sore hari. Untuk membuang air yang tidak dapat mengalir dan menggenang, Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta mengirimkan delapan pompa air ke kawasan itu……………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 26

NELAYAN SERANG LIBUR MELAUT

Ombak tinggi dan angin kencang yang terjadi selama dua pekan terakhir ini membuat ratusan nelayan di sepanjang pantai utara Serang, Banten, berhenti melaut. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tidak sedikit nelayan yang terpaksa berutang ke sejumlah warung di sekitar pantai………………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 26

MEMANTAU BANJIR DENGAN SISTEM KECERDASAN BUATAN

Sebagai ibu kota negara, Jakarta bukanlah cerminan baik "wajah" sebu
ah bangsa. Rawan banjir. Itulah predikat buruk yang terus disandangnya sejak dulu, bahkan kondisinya kian parah. Diguyur hujan semalaman saja, banyak daerah yang terendam. Belum lagi bila pada saat bersamaan diserbu luapan air dari hulu 13 sungai yang melewatinya dan diterjang air laut pasang dari Teluk Jakarta……………….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 48

TANTANGAN BAGI PEJABAT BOROS

Sepanjang tahun ini, kita menyaksikan betapa semua pihak berlomba-lomba menyatakan tekad "mendinginkan Bumi". Dari pejabat tinggi hingga kelompok akar rumput menyuarakan keprihatinan mendalam akan Bumi yang makin panas. Hari-hari menjelang pelaksanaan Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim di Bali (3-14 Desember), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengaku mengantongi buku panduan Climate Change ke mana-mana. Gerakan penanaman sejuta pohon dilakukan serentak se- cara nasional. Sepeda gratis yang disiapkan di kawasan Bali International Convention Center bagi peserta pertemuan menjadi simbol peduli lingkungan………………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 54

ROB DI TENGANH ISU PEMANASAN GLOBAL

Jebolnya tanggul akibat banjir rob (pasang laut) telah merobohkan belasan rumah di kawasan pesisir Jakarta, Senin (26/11). Bukan hanya itu, akses jalan raya, baik dari maupun menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, juga lumpuh total akibat tergenang air laut yang cukup tinggi. Banyak penerbangan mengalami penundaan. Ratusan hektar tambak pun gagal panen…………………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 54

PERDAGANGAN KARBON LIBATKAN SEMUA PIHAK

Perdagangan karbon masih menjadi isu panas dalam berbagai pembahasan di dalam maupun di luar persidangan resmi COP-13 UNFCCC di Nusa Dua, Bali. Meski demikian, secara paralel telah muncul inisiatif-inisiatif di luar struktur formal yang mengangkat mekanisme lain melintasi masalah perdagangan karbon dan melibatkan semua pihak, mulai dari masyarakat lokal, NGO, swasta, hingga lembaga-lembaga internasional…………………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 35

DEKLARASI "GREEN MINING" DI BALI OPTIMALISASIKAN REKLAMASI DAN REHABILITASI

"Green Mining", suatu program pertambangan berwawasan lingkungan yang berbasis optimalisasi reklamasi dan rehabilitasi di lahan bekas penambangan, dideklarasikan di Nusa Dua, Bali, Minggu (9/12). Deklarasi ditandatangani oleh Menteri Kehutanan MS Kaban, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, serta perwakilan Asosiasi Pertambangan Indonesia dan Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia, yang tergabung dalam Forum Reklamasi Hutan pada Lahan Bekas Tambang, pada kegiatan paralel Konferensi PBB mengenai Perubahan Iklim yang berlangsung 3-14 Desember………………….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 36

MALANG YANG TAK LAGI DINGIN

Malang Raya sebagai salah satu kota pegunungan di Jawa Timur dulu terkenal sejuk. Namun kini Malang Raya justru semakin panas, tak ubahnya situasi politik pemilihan kepala daerah yang sedang marak. Kota yang berlokasi 85 kilometer selatan Surabaya dengan ketinggian 440-667 meter di atas permukaan laut tersebut memang pernah menawarkan kesejukan. Apalagi Malang dikitari Gunung Arjuno, Semeru, Kawi, dan Kelud. Sayang, semua tiada lagi. Selain persoalan perubahan iklim global, secara lokal banjir, polusi, dan cuaca panas juga lekat dengan Malang…………………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 37

SASARAN CAPAI TITIK TERANG

Empat bidang sasaran delegasi RI ya
ng ingin dicapai dalam Konferensi PBB mengenai Perubahan Iklim di Bali, memasuki hari keenam, Sabtu (8/12), sudah menemui titik terang. Keempat sasaran itu meliputi kejelasan mekanisme dana adaptasi, transfer teknologi, pengurangan emisi melalui pencegahan deforestasi, dan kelangsungan pasca-Protokol Kyoto………………….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 37

MEDCO MENJALIN KERJASAMA

Yayasan Medco menandatangani naskah kesepakatan atau MOU dengan Conservation International untuk pengembangan naturepreneurship di Indonesia. Penandatangan naskah dilakukan oleh Dewan Pembina Medco Foundation, Yani Panigoro, dengan Wakil Presiden Eksekutif Conservation International atau CI untuk Program Konservasi Internasional dan Pengetahuan, Claude Gascon. Ia didampingi Presiden CI Russel A Mittlemeier di Seminyak, Bali, Sabtu (8/12) malam…………………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 36

HIDUP MATI NEGARA KEPULAUAN

Coba masukan es kedalam gelas, sehingga air mencapai bibir gelas. Amati apa yang terjadi beberapa saat kemudian ketika es-nya mulai mencair. Ya, air meluber dari bibir gelas, membasahi daerah sekitar gelas. Kira-kira itulah yang terjadi jika es di Kutub mencair : permukaan air laut naik………………..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 1

TANAM MANGROVE DI PANTAI BENOA

Perwakilan Perhimpunan Nasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dari berbagai negara melakukan penanaman mangrove pada hari Minggu (9/12). Secara simbolis mereka mewakili seluruh peserta konferensi PBB mengenai perubahan iklim di Bali………………….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 34

REDD BISA TINGKATKAN KUALITAS PENGELOLAAN HUTAN

Dalam sidang tingkat tinggi UNFCCC yang dimulai minggu ini, Indonesia masih akan mengusung skema Reduction Emition dan Deforestation and Degradation (REDD). Wahjudi yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Litbang Departemen Kehutanan, memaparkannya pada Jurnal Nasional ………………….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 34

SELAMATKAN SI MATA BIRU

Setiap orang yang melihatnya pasti terpikat, mahkluk yang putih, lembut dan bermata biru ini memang begitu cantik. Nama resminya adalah Leucopsar rothschildi, orang Inggris menyebutnya Bali Starling, orang Bali menyebutnya curik. Tapi orang Indonesia mengenalnya dengan nama burung jalak Bali…………………BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 34

GUBERNUR-GUBERNUR HIJAU SEPAKAT MORATORIUM

Jarak boleh memisahkan secara geografis. Namun tiga gubernur Amazonas Brazil, papua dan Aceh sepakat menandatangai deklarasi bersama melawan deforestasi di Conrad Hotel, Bali, Jumat malam lalu. Deklarasi ini mengukuhkan kesepakatan anti-logging Gubernur Eduardo Braga dari Amzonas, Gubernur Barnabas Suebu dari Papua dan Gubernur Irwandi Yusuf dari Aceh …………………BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 10 DESEMBER 2007, HAL. 34

UDARA BERSIH, HAK ASASI YANG MELENYAP

Hidup di kota besar? Sepintas terlihat menyenangkan, tapi betulkah? Benarkah menyenangkan hidup di kota-kota besar di Indonesia, yang penuh dengan kemacetan dan polusi udara…………………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, MINGGU 9 DESEMBER 2007, HAL. 1

BARU SEBELAS PROPOSAL CDM RI DIAKREDITASI, TERHAMBAT TEKNOLOGI DAN SOSIALISASI

Beberapa negara di Asia seperti China, India, dan Malaysialebih unggul dan cepat memperoleh proyek CDM ini, atas dasar itu Indonesia meminta proses untuk mendapatkan proyek CDM disederhanakan. China merupakan negara peserta CDM yang kini sudah disetujui oleh badan eksekutif (eksekutif Board) UNFCCC yang menangani CDM…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SABTU 08 DESEMBER 2007, HAL. 06

ATASI KEBAKARAN HUTAN DENGAN TIGA POLA

Pembukaan lahan secara tradisional telah menimbulkan masalah. Pembukaan areal dengan cara membakar itu menyebabkan kumpulan asap besar. Bahkan pergerakan asapnya telah mencapai ke beberapa negara tetangga Indonesia. Pembukaan areal dengan cara tradisional itu merambat kemana-mana. Titik api terus bertambah dan akhirnya sulit dikendalikan kondisi itu semakin buruk dengan munculnya EL Nino. Untuk mengatasi hal itu sebenarnya ada beberapa pola ditawarkan…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SABTU 08 NOVEMBER 2007, HAL. 07