KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

HAKIM DINILAI TAK PUNYA KEADILAN EKOLOGIS

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang diketuai I Ketut Manika menolak seluruh gugatan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia atau Walhi terhadap PT Newmont Minahasa Raya, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, serta Kementerian Negara Lingkungan Hidup. Putusan majelis hakim yang beranggotakan Efran Basuning dan Edi Risdianto diperoleh dengan suara bulat, tanpa disenting opinion…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS. RABU 19 DESEMBER 2007, HAL. 14


KLH MERASA PUAS

Sekalipun tidak seluruh target per poin terpenuhi, Kementerian Negara Lingkungan Hidup menyebut hasil keseluruhan Konferensi PBB mengenai Perubahan Iklim atau UNFCCC memuaskan. Skema pengurangan emisi melalui pencegahan deforestasi dan degradasi hutan di negara berkembang, yang sejak awal digagas, menjadi salah satu keputusan yang disepakati………….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS. RABU 19 DESEMBER 2007, HAL. 14

MONYET PENJAGA HUTAN BALI

Monyet memberi arti tersendiri bagi masyarakat Bali. Satwa primata itu ikut memberi andil dalam menjaga kelestarian hutan dan keberadaan sejumlah pura. Bagi dunia pariwisata, ketiganya adalah kombinasi unik yang menjadi atraksi alami dan khas bagi wisatawan. Monyet tersebar di 44 kawasan hutan di seluruh Bali. Antara lain, Sangeh dan Pura Luhur Uluwatu di Kabupaten Badung, hutan Wanara Wana atau lebih dikenal sebagai Monkey Forest (Ubud, Gianyar), Alas Kedaton (Tabanan), Hutan Pancasari di kawasan Bedugul (perbatasan Tabanan-Singaraja), dan kawasan Pura Pulaki (Singaraja). Jenis monyet paling dominan adalah monyet ekor panjang atau abu-abu (Macaca fascicularis) disusul monyet hitam (Tracyphitchecus auratus) yang hanya ada di kawasan Taman Nasional Bali Barat (Jembrana)…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS. RABU 19 DESEMBER 2007, HAL. 36

JARUM DI TUMPUKAN JERAMI

Bukan sesuatu yang kebetulan kalau para menteri perdagangan dan menteri keuangan negara-negara anggota Organisasi Perdagangan Dunia melakukan pertemuan informal di Bali, 9-10 Desember 2007. Menurut para aktivis, peristiwa itu baru sekali terjadi dalam persidangan Konferensi Para Pihak Kerangka Kerja Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perubahan Iklim (COP UNFCCC)…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS. RABU 19 DESEMBER 2007, HAL. 33

PR MENGURUS HARTA WARISAN

Agak emosional, Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar yang saat itu menjabat sebagai Presiden Konferensi Para Pihak Ke-13 mengemukakan bahwa semua proses konferensi tersebut menyentak kesadarannya akan segala kekayaan alam Indonesia, akan harta karun warisan alam. Kesadaran hakiki bahwa selama ini bangsa Indonesia telah mengabaikan harta karun tersebut dan tidak mengurusnya dengan baik…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS. RABU 19 DESEMBER 2007, HAL. 34

src="file:///C:DOCUME~1ADMINI~1LOCALS~1Tempmsohtml11clip_image001.gif" />

MEMETIK MANFAAT DARI UNFCCC

Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Perubahan Iklim (UNFCCC) yang dilangsungkan di Bali 3-15 Desember lalu menghasilkan berbagai keputusan yang bermanfaat bagi Indonesia. Selain pengangkatan Indonesia sebagai ketua Dewan Adaptasi, penyelenggaraan UNFCCC juga meningkatkan komitmen dan program nasional…..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL. RABU 19 DESEMBER 2007, HAL. 6. BERITA TERKAIT: PUTUSAN BALI PANASKAN WASHINGTON, KORAN TEMPO, RABU 19 DESEMBER 2007, HAL. A17

HAKIM TOLAK GUGATAN WALHI TERHADAP NEWMONT
Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (18/12), menyatakan PT Newmont Minahasa Raya tidak bersalah dalam gugatan yang diajukan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) tentang pencemaran Teluk Buyat, Sulawesi Utara. Majelis hakim yang terdiri atas I Ketut Manika (ketua), Efran Basuning, dan Eddy Risdiyanto membebaskan Newmont dari semua dalil gugatan yang diajukan Walhi……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 19 DESEMBER 2007, HAL. 2

HUJAN DERAS SELAMA TIGA HARI, SEJUMLAH KOTA TERENDAM
Air setinggi 30 cm hingga 70 cm tersebut menggenangi permukiman dan jalan utama di Jakarta Utara (Jakut), Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Kota Gorontalo, dan Kabupaten Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darusalam. Berdasarkan pantauan Media Indonesia, kemarin di Jakarta Utarabanjir masih merendam perumahan Dewa Ruci dan Dewa Kembar, Jalan Yos Sudarso di depan kantor Polres Jakut dan di depan Depot Pertamina Plumpang…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU, 19 DESEMBER 2007, HAL. 12 

CEGAH TENGGELAMNYA PULAU
Pemanasan global yang antara lain meningkatkan permukaan air laut, bakal menenggelamkan sejumlah pulau di Tanah Air. Hal itu diperparah oleh Rusaknya lingkungan sekitar pulau, misalnya, pengerukan pasir laut yang tak terkendali. Akibatnya, dalam dua tahun terakhir, tercatat setidaknya 24 pulau tenggelam, antara lain akibat abrasi dan pengerukan pasir. Di samping itu, pemanasan global yang diprediksi menaikkan permukaan air laut 1 cm setiap tahun, berpeluang menenggelamkan sekitar 2.000 pulau di Indonesia hingga tahun 2030 sampai 2050….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 18 DESEMBER 2007, HAL. 01

WARGA TAK HIRAUKAN ANCAMAN GELOMBANG PASANG
Imbauan pemerintah agar warga pesisir utara Jakarta mewaspadai ancaman tingginya gelombang pasang air laut, ditanggapi dingin oleh sebagian warga Muara Baru, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Beberapa pakar dan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) telah memperkirakan bahwa gelombang pasang air laut yang cukup tinggi akan terjadi antara 22-26 Desember 2007. "Saya dan warga saya tak gentar dengan isu itu, biasa-biasa saja, tapi yang penting kami tetap waspada," kata Tarsono, Ketua RT 19/ RW 17 Muara Baru kepada SP, Senin (17/12)…BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 18 DESEMBER 2007, HAL. 01

LINDUNGI HUTAN DAN TERUMBU KARANG SITARO
Hutan di pulau-pulau dan terumbu karang yang masih utuh terutama di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sangihe, dan Talaud di Sulawesi Utara (Sulut) harus dijaga kelestariannya. Jika hutan dan terumbu karang rusak maka akan berdampak pada lingkungan dan perubahan iklim atau pemanasan global. Banyak pulau terancam tenggelam akibat air laut naik. "Kalau ada yang membabati hutan dan menggunakan bahan peledak saat mencari ikan di laut dan merusak termbu karang harus ditindak tegas," kata Gubernur Sulut Sinyo Sarundajang, saat berkunjung ke Kabupaten Kepulaian Sitaro (100 mil sebelah Utara Kota Manado), belum lama ini…BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 18 DESEMBER 2007, HAL. 13

Sumber:
Perpustakaan KLH.