KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

HANYA DUA BULAN UDARA BERSIH DI KOTA BESAR
Data pemantauan kualitas udara di berbagai kota besar di Indonesia menunjukkan, sejak tahun 2001 kualitas udara dalam kategori baik tidak lebih dari 2 bulan, bahkan hanya sekitar 3 minggu di DKI Jakarta. Parameter pencemar, seperti gas nitrogen (NOx), sulfur (SOx), ozon (O3) dan debu (PM10) umumnya telah melampaui standar kualitas udara ambien yang ditetapkan oleh pemerintah. Dan, yang perlu mendapat perhatian adalah tingginya polusi hidrokarbon menjadi penyebab munculnya kasus kanker………….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 12
SIKLON TROPIS HINGGA MARET: CURAH HUJAN AKAN TETAP TINGGI
Berdasarkan simulasi model cuaca yang dikembangkan Badan Meteorologi dan Geofisika, mulai Januari hingga Maret ada peluang terbentuknya siklon tropis di selatan Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara. Kondisi atmosfer ini menyebabkan terjadinya curah hujan lebat atau intensitas tinggi…………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 13
REDD BUTUH PEMAHAMAN DAN KOMITMEN BERSAMA
Implementasi skema penurunan emisi melalui pencegahan deforestasi dan degradasi hutan (reducing emissions from deforestation and degradation/REDD) di Indonesia membutuhkan pemahaman menyeluruh serta komitmen dari setiap elemen masyarakat. Jika tidak, keputusan mengadopsi kebijakan yang mencuat saat Konferensi Perubahan Iklim di Bali Desember lalu itu justru berpotensi merugikan negara……………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 14
PENDANGKALAN WADUK DAN "BOTTLE NECK" PERPARAH BANJIR
Kementerian Negara Riset dan Teknologi membuat tinjauan secara ilmiah terhadap penyebab bencana longsor dan banjir di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Beberapa masalah teknis antara lain terjadinya bottle neck atau jalur menyempit limpasan air hujan dari Blora, Ngawi, dan Bojonegoro yang mengalir melalui sungai Bengawan Solo maupun kondisi pendangkalan Waduk Gajah Mungkur di hulu Bengawan Solo…………….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 14
80 PERSEN BAKAU HILANG, PESISIR SULSEL TERANCAM TERENDAM
Hutan bakau di pesisir Sulawesi Selatan terus menyusut. Dari 236.000 hektar hutan bakau yang pernah ada, kini tersisa 38.000 hektar atau tinggal 16 persen. Terkait efek pemanasan global, diperkirakan sekitar 30 hektar pesisir di Sulsel terendam air laut pada 2014……………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 23
PENGUNGSI KOSONGKAN TEMPAT PENGUNGSIAN
Para pengungsi akibat banjir di Kampung Melayu dan Bukit Duri mulai mengosongkan tempat-tempat pengungsian. Surutnya permukaan air akibat banjir membuat warga memilih pulang untuk membersihkan dan tinggal di rumah. Pengamatan Kompas, Minggu (6/1) di sekolah Santa Maria dan RSIA Hermina, Jakarta Timur, tidak terlihat lagi para pengungsi yang selama satu minggu terakhir berkumpul di kawasan itu. Halaman sekolah sudah dibersihkan karena aktivitas belajar-mengajar akan dimulai Senin ini………………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 25
DANA TERUS MENGALIR, KOK BANJIR
Jalan di perbatasan Kecamatan Patia-Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten, terlihat ramai di pengujung tahun 2007. Lebih dari lima sampan kayu berjajar di ujung jalan Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran. Beberapa orang terlihat sibuk menaikkan sebuah sepeda motor ke dalam sampan. Beberapa lainnya duduk menunggu di atas sampan. Setelah muatan penuh, sampan pun melaju, menyeberang menuju Desa Surianeun, Kecamatan Patia. Ada juga sampan yang melanjutkan perjalanan menuju Desa Idaman, Patia……………….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 27
WADUK TELANTAR WADUK MENGANCAM
Air menyusup ke seluruh sela kehidupan. Bukan sekadar memenuhi kebutuhan mendasar manusia, sebagai air minum, tetapi juga mengairi lahan pertanian, perikanan, hingga membangkitkan listrik. Keberadaan waduklah yang membuat itu semua terwujud. Ketika pemeliharaan bendungan terabaikan, maka kekeringan dan banjir pun akan mengancam. Meski waduk sebenarnya juga dibangun untuk mengatasi bencana tersebut ……………….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 40
WARGA SEKITAR BENGAWAN SOLO DIRELOKASI
Menteri Sosial (Mensos) Bachtiar Chamsyah mengatakan, untuk meminimalisir korban jiwa akibat bencana alam terutama banjir bandang sebaiknya warga masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran Bengawan Solo direlokasi. "Relokasi adalah salah satu solusi untuk mengurangi korban jiwa akibat bencana banjir bandang. Pasalnya. disepanjang aliran sungai banyak dihuni warga dan paling riskan menjadi korban," kata Bachtiar di Malang, Minggu (6/1)………….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 1
BANJIR MENGANCAM KETAHANAN PANGAN : PEMERINTAH HARUS BANTU PETANI DAN BANGUN TANGGUL BENGAWAN SOLO
Banjir mengempaskan harapan ratusan ribu petani dan menghancurkan puluhan ribu tanaman padi di sentra-sentra produksi beras utama di Pulau Jawa. Ancaman gangguan ketahanan pangan makin nyata karena bencana ini terjadi di tengah realisasi tanam padi pada musim hujan belum normal………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 1
HUTAN JAWA TIDAK BOLEH DITEBANG LAGI
Ketua Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Indonesia Chalid Muhammad mendesak pemerintah melakukan perubahan fundamental terhadap sistem dan peraturan di bidang kehutanan yang saat ini ada. Salah satunya moratorium (jeda) penebangan hutan di Jawa. "Hutan di Jawa sudah tidak layak untuk adanya logging lagi," kata Chalid pada Jurnal Nasional kemarin (6/1). Hal tersebut sebagai reaksinya terhadap sikap Menhut MS Kaban yang selalu menyalahkan Walhi terhadap data kerusakan hutan di Jawa yang telah mencapai luas 600 ribu hektare…………..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 6
TUJUH KECAMATAN DI SAMBAS TERENDAM BANJIR
Sedikitn
ya tujuh kecamatan di wilayah Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) terendam banjir. Curah hujan yang tinggi selama lima hari berturut-turut disertai gelombang pasang menyebabkan bencana tahunan tersebut menggenangi ribuan rumah penduduk. Kawasan yang terletak sekitar 220 kilometer arah utara Kota Pontianak ini, hingga Ahad (6/1) tercatat lebih dari 1.000 rumah yang dihuni 2.138 keluarga atau 12.185 jiwa terendam banjir setinggi dua meter……………BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 10
PUNCAK CURAH HUJAN MEDIO MARET
BADAN Meteorologi dan Geofisika (BMG) Banten meminta warga di daerah ini untuk mewaspadai ancaman banjir dan longsor. Tingginya curah hujan menyebabkan sejumlah wilayah di daerah ini berpeluang terjadiya banjir dan longsor. Kepala BMG Banten Edi Kelana mengatakancurah hujan pada Maret mendatang relatif tinggi sehingga kemungkinan terjadi banjir dan longsor…………….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 11
PEMKOT DEPOK LAMBAN ATASI BANJIR
Anggota DPRD Depok menilai, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok lamban menyikapi dan menanggulangi banjir yang kerap terjadi di kota tersebut. Pasalnya, hingga kini tanggul Kali Laya yang jebol belum dapat diatasi sehingga ratusan warga perumahan Bukit Cengkeh dan Taman Duta masih dilanda banjir……………..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 16
SEBELUM UDARA BERSIH DIPERJUALBELIKAN
Polusi udara khususnya di kota-kota besar, saat ini memang sudah dalam tahap mengkhawatirkan. Saking buruknya, berdasarkan data pemantauan kualitas udara ambient di berbagai kota besar di Indonesia, masyarakat saat ini hanya menikmati udara dalam kategori baik tidak lebih dari dua bulan…………….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. 24
PADUKAN WISATA BAHARI DAN KONSERVASI TERUMBU KARANG
Kerusakan terumbu karang di Indonesia sudah dalam tahap mengkhawatirkan. Penangkapan ikan dengan menggunakan bom dan pengambilan pasir laut telah merusak kawasan terumbu karang. Pencurian terumbu karang telah pula menambah terkikisnya area terumbu karang. Lembaga Tuah Anugerah Melayu Serumpun melaporkan sebanyak 70% terumbu karang sudah punah di kawasan Kepulauan Riau. Nasib serupa juga terjadi di wilayah perairan Balikpapan…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN, 07 JANUARI 2007, HAL. 07
AKIBAT TANGGUL JEBOL: DELAPAN KECAMATAN DI LAMONGAN TENGGELAM
Banjir yang menggelamkan delapan kecamatan di kabupaten Lamongan, Jawa Timur (JAtim), karena tanggul Sungai Bengawan Solo di ke Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban jebol. Delapan kecamatan yang tergenang air adalah Laren, Madura, Sekaran, Babat, Kali Tengah, Karang Biangau, Glagah, dan Karanggeneng……BAXA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. A4
MASYARAKAT TANAM POHON DAPAT INSENTIF
Menteri Kehutanan (Menhut) MS Kaban akan memberi insentif bagi masyarakat yang mau menanam pohon untuk menghutankan kembali titik-titik rawan, khususnya 5,400 hektare lahan kritis sepanjang Pulau Jawa. "Saya akan usulkan insentif itu kepada Presiden agar dapat menjadi kebijakan di masa datang." kata Kaban yang didampingi Ketua umum PP GP Ansor Saifullah Yusuf (Gus Ipul) pada temu pers di Surabaya, Sabtu (5/1) Malam…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN, 07 JANUARI 2007, HAL. 07
BANJIR MULAI ANCAM KALIMANTAN
Sejumlah daerah di bagian hulu Kalimantan tengah terancam banjir pada pertengahan Januari nanti. Daerah hulu yang meliputi Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Barito Utara, dan Kabupaten Barito Selatan ini berada di daerah cekungan yang akan menampung luapan air jika hujan tiba……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. A9
WAJAH KALI JAKARTA YANG PENUH SAMPAH

Dua bulan lalu, pada peringatan 100 hari kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Wali Kota Jakarta Barat dan masyarakat kerja bakti mengeruk kali. Tak hanya mengeruk sampah. Suku Dinas Peekrjaan Umum Tata Air juga membangun dinding batu pada pinggiran kali itu………BACA SELENGPANYA, KORAN TEMPO, SENIN 7 JANUARI 2008, HAL. A16

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH