KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

LUMPUR LAPINDO: PRESIDEN , BPLS HARUS ANTISIPASI LUAPAN

Menghadapi musim hujan awal tahun ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo atau BPLS untuk segera mengantisipasi kemungkinan terjadinya ancaman terhadap tanggul yang dapat menahan luapan lumpur Lapindo Brantas Inc di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Presiden juga meminta perlu segera dibayarkan kembali sisa pelunasan pembayaran ganti rugi sebesar 80 persen kepada korban lumpur Lapindo……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 9 JANUARI 2008, HAL. 15

KAWASAN KONSERVASI: 5 LSM SERUKAN
Lima lembaga swadaya masyarakat bidang lingkungan yang bekerja di Pekanbaru dan Jambi menyerukan agar pemerintah serius melindungi kawasan konservasi Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Kini, pemerintah tengah melelang puluhan ribu hektar bekas hutan produksi di kawasan itu untuk hutan industri. Sejalan dengan pelelangan itu, industri bubur kertas dan kertas mengincar hutan alam di kawasan TNBT untuk mencukupi bahan bakunya……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 9 JANUARI 2008, HAL. 13

KOTA DAN KABUPATEN RAWAN LONGSOR
Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Bogor mengimbau seluruh warga yang berada di Kota dan Kabupaten Bogor, agar tetap waspada terhadap musim hujan awal tahun ini. Sebab berdasarkan data dan hasil identifikasi Bakorwil, Kota dan Kabupaten Bogor sangat rawan longsor. Menurut Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Bakorwil Bogor, Aten Kusniady untuk Kabupaten Bogor yang rawan longsor di Kecamatan Jasinga, Cigudeg, Sukajaya, Nanggung, Babakanmadang, Citeureup dan Sukamakmur……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 8 JANUARI 2008, HAL. 7
AKIBAT LUBERAN LUMPUR LAPINDO, WARGA SIRING BARAT TUNTUT DESANYA MASUK PETA TERDAMPAK
Ratusan warga Desa Siring Barat, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), menuntut desanya masuk dalam peta terdampak lumpur panas bercampur gas agar mendapatkan ganti rugi dari PT Lapindo Brantas. Sementara itu, dua hari sebelumnya, warga Desa Ketapang, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, melakukan tuntutan yang sama.Tuntutan dilakukan setelah ratusan rumah warga tersebut yang berada di sisi barat dari pusat semburan, terendam air lumpur setelah tanggul penahan lumpur panas Lapindo jebol……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 8 JANUARI 2008, HAL. 12
BANJIR DI PULAU JAWA JANGAN SALAHKAN RAKYAT KECIL
Alih fungsi hutan menjadi kawasan tanaman produktif, hanya satu dari sekian penyebab banjir akibat meluapnya Bengawan Solo. Faktor lain, tetap dipicu oleh makin sempitnya wilayah tangkapan dan resapan air serta sedimentasi pada sungai-sungai yang menjadi tujuan aliran air. Hal itu dikemukakan Kepala Pusat Studi Lingkungan Hidup, Dr Eko Sugiharto DEA dan pakar Manajemen Bencana Pusat Studi Bencana Alam Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Dr Sudibyakto……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 8 JANUARI 2008, HAL. 13
HENTIKAN PEMBANGUNAN PERMUKIMAN DI DAS BATANGHARI
Pembangunan permukiman berfondasi semen di kawasan daerah aliran sungai (DAS) Batanghari di Provinsi Jambi harus segera dihentikan. Pembangunan permukiman tersebut tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengakibatkan semakin banyak warga masyarakat yang dilanda banjir. ……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 8 JANUARI 2008, HAL. 13
BANJIR BANDANG JAWA TIMUR : 34.522 WARGA MASIH MENGUNGSI

Sedikitnya 34.522 korban banjir luapan Bengawan Solo di Jawa Timur masih bertahan di tenda pengungsian seadanya di tepi jalan raya, tanggul Bengawan Solo dan perbukitan karena air belum surut dan khawatir muncul banjir susulan. Puluhan ribu pengungsi itu adalah korban banjir di kabupaten Tuban, Bojonegoro, Lamongan dan Ponorogo…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 9 JANUARI 2008, HAL. 12

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH