KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

CISADANE KIAN TERCEMAR
Pencemaran di Sungai Cisadane makin mengkhawatirkan. Limbah industri menjadi penyebab utama pencemaran di sungai sepanjang 140 kilometer yang mengalir dari Bogor hingga Tangerang. Selain itu, hutan di sekitar sungai yang berhulu di lima gunung itu tinggal 7,3 persen. Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar mengungkapkan hal itu di sela-sela kunjungannya ke PT Indah Kiat di Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (17/1). Rachmat bersama para deputinya melihat langsung pengolahan limbah pabrik kertas warna terbesar di dunia itu yang dinilai sangat baik…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 18 JANUARI 2007, HAL. 26 BERITA TERKAIT : DAS CISADANE KRITIS, REPUBLIKA, JUMAT 18 JANUARI 2008, HAL. 17 SUNGAI-SUNGAI PENUH LIMBAH, NORMALISASO BUTUH WAKTU 15-20 TAHUN, MEDIA INDONESIA, JUMAT 18 JANUARI 2008, HAL. 5
PAPUA BARAT SECARA BERTAHAP LARANG PERDAGANGAN KAYU LOG
Pemerintah Provinsi Papua Barat secara bertahap akan melarang kayu log keluar dari wilayahnya. Kebijakan ini dimulai pada tahun 2008. Diharapkan, pada tahun 2012 seluruh hasil penebangan kayu log dapat diolah di Papua Barat. Semula, Provinsi Papua dan Papua Barat bertekad melarang sama sekali kayu log dibawa keluar dari Papua. Namun, Papua Barat kini memperlunak larangan itu dengan dalih ketidaksiapan industri kayu di wilayah itu…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 18 JANUARI 2007, HAL. 24
PUTING BELIUNG RUSAK PULUHAN RUMAH
Sebanyak 28 rumah di Desa Prapag Kidul, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rusak akibat diterjang angin puting beliung, Rabu (16/1) petang. Dua rumah di antaranya rusak berat. Bencana serupa melanda Desa Silan, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Di desa tersebut tujuh rumah dan satu ruang kelas SD rusak parah terkena hantaman angin puting beliung…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 18 JANUARI 2007, HAL. 24
BANJIR RENDAM PADI DAN RUMAH: REHABILITASI HUTAN TERHAMBAT
Sedikitnya 25 hektar tanaman padi dan jagung diterjang banjir. Sekitar 200 rumah penduduk terendam. Peristiwa itu terjadi di Desa Silowogo, Kecamatan Bungatan, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (16/1) malam, setelah hujan deras mengguyur kawasan Gunung Ringgit itu selama hampir empat jam. Menurut Wakil Bupati Situbondo Soeroso hujan membuat sungai yang melintasi desa tersebut meluap. Akibatnya, tanggul sepanjang 30 meter jebol dan air meluber ke sawah dan perkampungan…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 18 JANUARI 2007, HAL. 24
SUNGAI CISADANE TERCEMAR PARAH
Sungai Cisadane di Tangerang, Banten, tercemar parah. Menurut Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, penyebab pencemaran adalah lahan yang menjadi asupan air di hulu sungai sudah rusak lantaran pohon dan hutan di hulu sungai ditebang. Berdasarkan citra satelit 2005, yang tercantum dalam data Kementerian Lingkungan Hidup, hutan di Bogor, hulu Kali Cisadane, tinggal 7,3 persen dari wilayah total…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 18 JANUARI 2007, HAL. A15
MENEG LH: SUNGAI DI INDONESIA MEMPRIHATINKAN
Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar mengatakan kondisi sungai-sungai di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Ibaratnya orang sakit, kata dia, sakitnya sungai-sungai itu sudah sangat parah."Yang harus masuk ICU sebanyak 62 yang koma 67," ujar Rachmat Witoelar dalam sambutannya pada acara kunjungan kerja ke PT Indah Kiat produsen kertas di Serpong Tangerang……BACA SELENGKAPNYA,SUARA PEMBARUAN , KAMIS 17 JANUARI 2007, HAL. 8
LUMPUR LAPINDO UNTUK REKLAMASI
Menteri Negara Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar, akan mengusulkan perubahan sistem pembuangan lumpur Lapindo yang sebelumnya melalui Kali Porong ke suatu kawasan yang akan dibebaskan dan langsung menuju laut. Lumpur itu juga akan dialihkan ke rawa-rawa untuk reklamasi.Usulan penghentian pembuangan lumpur ke Kali Porong merupakan hasil penelitian dan kerjasama antara Kamenterian Lingkungan Hidup dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS)….BACA SELENGKAPNYA,SUARA PEMBARUAN , KAMIS 17 JANUARI 2007, HAL. 6
HASIL KONFERENSI PERUBAHAN IKLIM TAK UNTUNGKAN INDONESIA
Hasil konferensi Perserikatan Bangsa Bangsa tentang Perubahan Iklim yang digelar di Bali, Desember 2007, dianggap tidak menguntungkan dan merupakan kekeliruan besar pemerintah Indonesia. Hasil konferensi sangat merugikan pertanian Indonesia. Hal itu diungkapkan Koordinator Umum Gerakan Petani Internasional La Via Campesina Henry Saragih, dan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Chalid Muhammad, serta pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy, di Jakarta, Rabu (16/1). Ketiganya menilai, paradigma perdagangan karbon, justru akan menguntungkan negara-negara industri besar….BACA SELENGKAPNYA,SUARA PEMBARUAN , KAMIS 17 JANUARI 2007, HAL. 6
PELAJARAN MAHAL DARI FENOMENA BANJIR BANDANG
Global warming tak terlepas dari ulah manusia. Begitu juga bencana banjir bandang dan tanah longsor. Tetapi, alam tidak pernah mengada-ada, karena segala peristiwa merupakan keseimbangan dari hukum aksi dan reaksi. Di tengah fenomena perubahan iklim dan global warming alam sedang memberikan reaksi balik untuk mencapai titik keseimbangan dengan tindakan pemerataan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Indonesia….BACA SELENGKAPNYA,SUARA PEMBARUAN , KAMIS 17 JANUARI 2007, HAL. 5
PEMDA DIMINTA SEGERA MEREVISI PERDA TATA RUANG

Direktorat Jenderal Penataan Ruang Departemen Pekerjaan Umum (PU), meminta kepada seluruh provinsi yang belum merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang tata kelola ruang untuk segera melakukannya. Hal itu agar sesuai dengan materi Undang-Undang No 26 Tahun 2007 mengenai Penataan Ruang…….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, JUM’AT 18 JANUARI 2008, HAL. 6

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH