KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

LINGKUNGAN: PEMBAKAR LAHAN DITAHAN
Razia terhadap perambah liar dan pembakar lahan sejak akhir pekan lalu meringkus lima orang yang tertangkap tangan menyulut api di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Riau, Senin (21/8). Kelima pembakar lahan itu membakar areal konsesi HPH PT Siak Raya dan PT Nanjak Makmur. Menurut Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Riau Khairul Zainal target razia adalah desa-desa liar yang bertumbuhan di areal Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) sejak tahun 2003 dan diperkirakan dihuni lebih dari 2.000 keluarga…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 1
AIR SUNGAI KARANG MUMUS BAU BUSUK
Sungai Karang Mumus yang membelah permukiman warga Kota Samarinda, Kalimantan Timur, kini berbau busuk dan airnya berwarna hitam. Sebagian warga di tepian sungai itu sudah tak berani menggunakan air sungai itu untuk mandi dan mencuci karena khawatir terserang penyakit kulit atau diare. Karang Mumus yang membelah permukiman di kawasan timur dan utara kota itu bermuara ke Sungai Mahakam. Di daerah aliran sungai ini bermukim sekitar 241.000 jiwa (42,5 persen) dari total penduduk…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 23
AIR TERJUN MENGERING: BEBERAPA SUNGAI DI KABUPATEN LAHAT PUN MENGERING
Di musim kemarau ini lokasi dua air terjun di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, mengering. Pengunjung yang mendatangi kedua obyek wisata itu kecewa karena tidak menemukan air yang biasanya melimpah ruah dan menciptakan pemandangan indah. Di kedua tempat itu hanya tersisa kucuran air yang kecil sehingga alirannya hanya menyerupai tetesan air yang lembut…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 22
BUPERTA SEBAGAI KAWASAN HIJAU
Pemerintah Kota Depok akan tetap mempertahankan wilayah Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka atau Buperta yang masuk wilayah Depok sebagai kawasan hijau yang tidak boleh dialihfungsikan menjadi sentra bisnis. Menurut Kepala Dinas Tata Kota dan Bangunan Depok Ir Utuh Karang Topanesa Ruang Terbuka Hijau di Cibubur, Kecamatan Cimanggis, harus dipertahankan. Kalau terlalu banyak bangunan, mal, sentra bisnis, Cibubur bakal tak nyaman lagi dan menjadi sumber kemacetan lalu lintas……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 26
MARI BERPARTISIPASI MEMBUAT HUTAN DI CIBINONG
Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memberi kesempatan kepada masyarakat luas untuk berpartisipasi membuat hutan.Lokasi lahan yang akan menjadi hutan itu ada di kompleks Cibinong Science Center (CSC) LIPI, Kabupaten Bogor. Tepatnya di blok Ecology Park (Ecopark), yang luasnya saat ini baru 23 hektar……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 36
JARAK PAGAR, PERS DAN PETANI
Tajuk Rencana Kompas edisi Sabtu, 15 Juli 2006, mengapresiasi inisiatif berbagai pihak dalam mengembangkan bioenergi, dengan fokus ulasan pada tanaman jarak. Namun, artikel F Rahardi, yang dimuat di halaman yang sama, justru menganggap pers terkecoh mempromosikannya. Secara teknis, tanaman yang berpotensi untuk bahan baku biodiesel memang tidak hanya jarak pagar (Jatropha curcas L). Ada kelapa sawit, kelapa, jagung, ubi kayu, tebu, dan mungkin masih banyak lagi ……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 47
TANGGUL JEBOL, 40 HEKTARE SAWAH TERENDAM
Tanggul penahan lumpur di Dusun Babadan, Desa Besuki, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), jebol dan merendam puluhan hektare tanaman padi, kemarin. "Tanaman padi sebenarnya baru akan dipanen antara satu hingga dua minggu mendatang. Namun, daripada merugi lebih banyak karena terendam lumpur, petani memilih memanen terlebih dulu untuk memperkecil kerugian," kata seorang petani…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 12 AGUSTUS 2006, HAL 12 BERITA TERKAIT: LUMPUR LAPINDO MELUAS, KORAN TEMPO SELASA 22 AGUSTUS 2006 HAL. 1; TANGGUL JEBOL LAGI, PENDUDUK CEMAS, KOMPAS, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 15
KEBAKARAN HUTAN MELUAS: PERLU DIBUAT KESEPAKATAN ANTAR PROVINSI UNTUK MENCEGAH PEMBAKARAN
Kebakaran hutan di kawasan Teluk Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, yang sudah lebih dari sepekan hingga kemarin belum berhasil dipadamkan, bahkan menjalar ke Sumatera Selatan.Satu regu pemadam kebakaran lahan dan hutan Manggala Agni Dinas Kehutanan Provinsi Jambi ditarik dari Kumpeh, diperbantukan ke Sungai Gelam untuk memperkuat satu regu lainnya yang telah lebih dari satu pekan berada di lokasi……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 20 AGUSTUS 2006, HAL. 1 BERITA TERKAIT: TENTARA PADAMKAN KEBAKARAN, KORAN TEMPO SELASA 22 AGUSTUS 2006 HAL. A8
WARGA TUTUP LIMBAH INDUSTRI
Warga Kelurahan Tangkahan kemarin menutup saluran limbah PT Kawasan Industri Medan (Persero). Penutupan dengan cara menimbun saluran memakai karung berisi tanah dan pasir itu dilakukan ramai-ramai…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. A8
AIR LUMPUR PANAS HAMPIR DIPASTIKAN DI BUANG KE LAUT
Air lumpur panas yang menyembur di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, hampir dipastikan dibuang ke laut di sekitar Selat Madura. Langkah ini diambil karena lumpur terus menyembur, sedangkan kolam penampungan seluas 342 hektar tidak akan mampu menampung seluruh material lumpur, apalagi jika datang musim hujan……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 20 AGUSTUS 2006, HAL. 2
e="2">
PENGOLAHAN AIR BERSIH DI LEBAK TERBENGKALAI
Pembangunan pengelolaan air bersih di Lebak, Banten, yang menelan biaya Rp 18 miliar lebih, terbengkalai. Proyek yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara periode 1997-1998 dan sejumlah investor ini direncanakan beroperasi pada tahun 2000……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. A9
RATUSAN RIBU IKAN MATI DI SUNGAI MUSI
Ratusan ribu ikan milik rakyat di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, mati, Sabtu (19/8). Kondisi peternakan tersebut sudah lama tidak pernah dicek pemerintah. Peternak rugi hingga ratusan juta rupiah, sebagian terpaksa menutup usaha mereka. Berdasarkan pantauan Kompas pada hari Sabtu, ikan-ikan jenis nila dan patin berumur satu sampai empat bulan di puluhan keramba di Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju, mati terapung dan mulai membusuk……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 20 AGUSTUS 2006, HAL.3
MALUKU PALING RAWAN TSUNAMI
Kepulauan Maluku menjadi salah satu wilayah paling rawan gempa bumi yang diikuti tsunami. Dari catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), sejak 1629 hingga 2006 (377 tahun) terjadi 41 kali gempa yang diikuti 33 kali tsunami di Maluku. "80% gempa di Kepulaaun MAluku selalu diikuti tsunami. Dari seluruh wilayah di Indonesia, Maluku menajdi wilayah yang paling sering diterjang tsunami," kata Kepala PVMBG Surono….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. A1
ASAP SELIMUTI PALEMBANG
Kabut asap tebal menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), mulai pukul 04.30 hingga pukul 06.30 WIB. Kepala Dinas Kehutanan, Kalsel Sonny Partono mengatakan luasan areal lahan gambut yang terbakar sekarang ini diperkirakan lebih dari 20 hektare. "Kita memang kesulitan untuk menghitung berapa luasan kawasan hutan dan lahan yang terbakar karena lemahnya koordinasi dengan dinas kabupaten/kota terkait," katanya, kemarin…,,,,.BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. A4
SUNGAI CILIWUNG SUDAH JADI TEMPAT SAMPAH

Pengamat lingkungan dari Universitas Indonesia, Tarsoen Wahono menilai pemerintah daerah yang kotanya dilintasi Sungai Ciliwung kurang serius menangani masalah sampah di sungai itu. "Karena itu jangan heran kalau sekarang Sungai Ciliwung sudah menjadi tempat warga buang sampah," ujar Tarsoen, kemarin…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 7

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH