KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

LUMPUR PANAS: PIPA SUDAH TERPASANG SEPANJANG 5 KM
Pemasangan pipa untuk mengalirkan air lumpur panas dari Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, ke Selat Madura, sudah terpasang sepanjang sekitar lima kilometer dari rencana sepanjang 16,05 km. Diperkirakan pemasangan pipa dari besi baja itu selesai sebulan lagi. Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar saat survey di daerah pesisir Kabupaten Sidoarjo menyatakan, ujung pipa paling tidak lima mil dari garis pantai. Tujuannya, air lumpur bisa langsung tercampur dengan air laut sehingga proses netralisasi alaminya bisa berjalan cepat……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. 1 BERITA TERKAIT: KERUGIAN NELAYAN CAPAI RP 1,26 TRILIUN, MEDIA INDONESIA, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. 11; PEMERINTAH SIAPKAN RENCANA DARURAT, MEDIA INDONESIA, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. 16; ENAM DESA DIKORBANKAN, KORAN TEMPO, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. 1; PEMERINTAH SIAPKAN RENCANA DARURAT UNTUK LUMPUR LAPINDO, KORAN TEMPO, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. A2
API MULAI DEKATI PERMUKIMAN
Posko Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Riau menunjukkan kebakaran meluas hingga wilayah Kabupaten Indragiri Hulu yang berdekatan dengan kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Api kini bahkan mulai mengancam kawasan permukiman penduduk. Jarak pusat kebakaran hutan dengan rumah warga hanya 5 kilometer…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. 1 BERITA TERKAIT: KABUT ASAP DI KALSEL MAKIN PEKAT DINKES BELUM BAGIKAN MASKER, MEDIA INDONESIA, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. A1
KORBAN MENINGGAL JADI 18
Selasa (22/8) kemarin, dari 62 kasus terinfeksi virus avian influenza atau flu burung H5N1 yang telah dikonfirmasi di Indonesia, sudah 47 orang meninggal. Dengan jumlah korban meninggal akibat flu burung sebesar itu, berarti Indonesia berada di urutan teratas, setelah Vietnam dengan 43 kasus meninggal…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. 15
HUTAN DI BUKIT BARISAN RUSAK AKIBAT DIRAMBAH
Hutan dan kawasan lindung Pegunungan Bukit Barisan di Kabupaten Lahat dan Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, semakin rusak akibat perambahan dan penebangan liar selama bertahun- tahun. Berdasarkan pemantauan, Senin (21/8), sebagian hutan di kawasan itu sudah dijadikan perkebunan kopi atau palawija. Sebagian kawasan hutan yang sudah dirambah lainnya, dan gundul, bahkan dibiarkan terbuka dengan kayu-kayu tebangan bergelimpangan……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. 23
LIMBAH TAILING PT FREEPORT UNTUK CAMPURAN BETON
Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua, berencana menggunakan tailing atau limbah pasir PT Freeport Indonesia sebagai campuran beton jalan raya. Tahap awal, uji coba itu akan dilakukan dalam proyek pembangunan jalan sepanjang lima kilometer di Kabupaten Mimika…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. 23
KEBAKARAN LAHAN MAKIN PARAH
Kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di berbagai tempat di Provinsi Jambi dalam satu bulan ini bertambah parah. Selain meluas, api yang terus merambat semakin sulit dipadamkan karena lahan yang terbakar adalah gambut yang mengering. Hingga Selasa (22/8) kemarin diperkirakan sekitar 10.000 hektar lahan dan hutan di provinsi itu sudah musnah terbakar…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. 23
DIRJEN ESDM BINGUNG ADA PERTAMBANGAN ILEGAL
Pertambangan batu bara ilegal dan lahan bekas eksploitasi yang tak direhabilitasi harus diakhiri. Mendiamkan hal itu berlangsung tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga moral. Menurut Direktur Jenderal Mineral, Panas Bumi, dan Batu Bara Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Simon Sembiring kerusakan yang cukup parah akibat pertambangan batu bara terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel)…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. 23
TAMAN NASIONAL TESSO NILO MASIH TERBAKAR: 7 PEMBAKAR HUTAN DI RIAU DITANGGAP
Sudah tujuh tersangka pembakar hutan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, ditangkap tim gabungan dari Polri, TNI, dan Polisi Kehutanan. Dua tersangka ditangkap Selasa (22/8) pagi dan lima pekan lalu. Ketujuh tersangka kini diperiksa secara intensif. Sementara itu, hingga Selasa pagi asap tebal masih menyelimuti Kota Pekanbaru dan sekitarnya. Sedangkan kebakaran di TNTN masih belum dapat dipadamkan…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN,SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 1
77 SUNGAI DI BULELENG KERING
Musim kekeringan melanda sejumlah daerah mengakibatkan debit air berkurang bahkan tanaman padi banyak yang diperkirakan mengalami gagalan panen. Selain itu, banyak Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) melakukan pemadaman bergilir listrik akibat penurunan pemakaian karena debit air berkurang. Sebanyak 77 dari 88 sungai di wilayah Kabupaten Buleleng, Bali, kini mengalami kekeringan dan nyaris tidak ada air akibat surutnya air Danau Buyan…BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 4
WAGUB JABAR AKUI ADANYA PENCURIAN AIR TANAH OLEH INDUSTRI
Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Nu’man A Hakim mengakui adanya industri yang melakukan pencurian air bawah tanah. Pencurian ini mengakibatkan penurunan permukaan air tanah. Menurut dia, pihaknya dalam hal ini Polisi Pamong Praja melakukan investigasi ke pabrik-pabrik. Jika ditemukan adanya tindakan pencurian air tanah maka mereka yang melakukannya akan diproses secara hukum……….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 4
AMDAL PEMBANGUNA BUSWAY TAK MATANG: BEBERAPA RUAS JALAN DI JAKARTA MACET TOTAL
Pembangunan empat koridor bus jalur khusus (busway) secara serentak mulai pertengahan tahun ini, tidak dilengkapi analisa dampak lalu lintas yang matang. Hal itu, menyebabkan kemacetan parah di beberapa ruas jalan akibat penyempitan. Keempat koridor yang diperkirakan akan dioperasikan pada awal 2007 itu, masing-masing Koridor IV (Pulo Gadung-Dukuh Atas), Koridor V (Kampung Melayu-Ancol), Koridor VI (Ragunan-Kuningan), dan Koridor VII (Kampung Rambutan-Kampung Melayu)……….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 12
RIBUAN HEKTARE HUTAN RUSAK DI KERINCI MULAI DIREHABILITASI
Sekitar 2.250 hektare (ha) areal hutan yang rusak akibat perambahan di berbagai kawasan perbukitan Kabupaten Kerinci, Jambi mulai direhabilitasi tahun ini. Dana rehabilitasi hutan tersebut sebesar Rp 4,2 miliar bersumber dari anggaran dana gerakan rehabilitasi hutan dan lahan (Gerhan) tahun ini. Menurut Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Kerinci, Zairus Zakaria di Jambi, pekan lalu. Rehabilitasi hutan yang paling luas tahun ini berada di kawasan bukit Tanjung Genting, yakni seluas 275 ha………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 19
WARGA MADURA TOLAK PEMBUANGAN LUMPUR PANAS SIDOARJO KE LAUT
Para ulama, tokoh masyarakat, dan mahasiswa Madura menolak rencana lumpur panas bercampur gas Sidoarjo dibuang ke laut, setelah kolam-kolam penampungan tidak mampu menampung. Lumpur dinilai mengandung bahan beracun berbahaya (B3). Jika lumpur dibuang ke laut, akan berdampak luas pada lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat, di pesisir utara Jawa Timur, terutama Madura…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN,SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL.19
PANTAI RUSAK DI KAUR AKIBAT PENGAMBILAN BATU KARANG
Kegiatan pengambilan batu karang di sekitar pantai Linau, Maje, dan Muara Nasal, di Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, oleh masyarakat setempat belakangan ini semakin marak. Akibatnya, pantai di tiga kecamatan tersebut mengalami rusak berat. Batu karang yang diambil masyarakat tersebut, selain dijadikan bahan bangunan rumah juga diproduksi menjadi barang souvenir…………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN,SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 19
PEMDA HARUS TERBUKA SOAL WILAYAH RAWAN BENCANA
Pemerintah daerah di Indonesia harus jujur kepada masyarakatnya mengenai kondisi kerawanan bencana geologi di wilayahnya. Pasalnya, keterbukaan pemerintah daerah dapat membuat sosialisasi kebencanaan pada masyarakat menjadi lebih mudah. Menurut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Surono kondisi geologis di Indonesia yang berada pada tiga lempeng memang rawan bencana. Kalau masyarakat sudah tahu kondisi daerahnya, mereka akan bisa lebih menerima ketika ada sosialisasi kebencanaan…………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 22 AGUSTUS 2006, HAL. 19
KOTA BANDUNG BAKAL KRISIS AIR TANAH
Kota Bandung dan sekitarnya akan mengalami krisis air tanah, jika dalam 20 tahun mendatang tidak segera melakukan pembenahan lingkungan. Saat ini, beberapa wilayah telah terjadi penurunan air muka tanah. Setiap tahunnya, penurunan air muka tanah mencapai hingga empat meter………….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. A1
RIBUAN WARGA DI CILACAP KESULITAN AIR BERSIH

Ribuan warga empat desa di Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), kesulitan air bersih karena 11 mata air Pulau Nusakambangan mengering sejak sepekan belakangan ini………..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. A1

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH