KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

BANJIR MULAI LANDA LAMPUNG


Banjir dan tanah longsor melanda Bandar Lampung. Tinggi genangan air bervariasi, mulai setinggi lutut sampai pinggang orang dewasa. Penyebab bencana adalah gundulnya bukit akibat penebangan pohon. Ketika hujan deras, tanah di perbukitan tidak mampu menyerap air hujan……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 12 MARET 2008, HAL. 22

AUSTRALIA RESMI ANGGOTA PENUH PROTOKOL KYOTO


Australia resmi menjadi anggota penuh Protokol Kyoto, Senin (10/3). Di bawah aturan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), ratifikasi Protokol Kyoto baru berlaku setelah 90 hari setelah instrumen ratifikasi diterima PBB. Perdana Menteri (PM) Australia, Kevin Rudd, menandatangani instrumen Protokol Kyoto pada 3 Desember 2007 di Canberra……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 11 MARET 2008, HAL. 14


800 HA TAMBAK TERKENA ABRASI

Tambak ikan dan udang seluas 800 hektare (ha) di dekat Pantai Pandansari, Desa Kaliwingi, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rusak dan hilang terkena abrasi. Abrasi juga sudah mengenai sebagian permukiman penduduk yang berada di dekat pantai dan ratusan permukiman lain, terancam……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 11 MARET 2008, HAL.13


KONVERSI LAHAN PERTANIAN 8.000 HA / TAHUN


Jumlah penduduk di perkotaan di Indonesia pada 1985 hanya 32 persen dari penduduk Indonesia. Di tahun 2005 meningkat menjadi 48 persen, dan 60 persennya menetap di Jawa. Ini akan mengakibatkan peningkatan intensitas pemekaran kota di Jawa dan meningkatnya kebutuhan rumah. Untuk mencukupinya, selalu menggunakan lahan pertanian dan lahan produktif. Dalam lima tahun terakhir, secara nasional rata-rata konversi lahan pertanian mencapai 8.000 hektare (ha) per tahun……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 11 MARET 2008, HAL.12


PERMUKAAN TANAH JAKARTA TURUN 0,8 CM SETIAP TAHUN


Permukaan tanah di Jakarta setiap tahun turun 0,8 sentimeter, sementara permukaan laut naik 0,67 persen. Kondisi lingkungan ini semakin mencemaskan karena banyak pengelola gedung tinggi di Jakarta yang mengambil air tanah tidak sesuai aturan. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Kepala Dinas Pertambangan DKI Peni Susanti menyatakan hal itu dalam pencanangan