KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KBUA Kamis, 24 Agustus 2006
KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN TAK TERKENDALI
Kebakaran lahan dan hutan di Jambi semakin tak terkendali. Asap kebakaran yang menyelimuti Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan itu, Rabu (23/8), semakin pekat. Sinar matahari tidak sampai ke bumi. Udara pun terasa panas dan jarak pandang pada pagi hingga siang hari hanya 50-100 meter. Titik panas (hot spot) pun terus bertambah dan semakin menyebar. Selasa lalu, satelit NOAA memantau ada 346 lokasi titik panas di Jambi…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 24 AGUSTUS 2006, HAL. 1
KBUA Kamis, 24 Agustus 2006
CSR BERKELANJUTAN: HARUS JADI KULTUR PERUSAHAAN
Perusahaan hendaknya memasukkan Corporate Social Responsibility ke dalam paradigma kulturalnya. Dengan demikian, tanggung jawab sosial perusahaan itu menjadi bagian integral dalam kinerja perusahaan, bukan semata-mata dipandang sebagai kewajiban yang dibebankan kepada perusahaan. Menurut Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar pPerlunya menjadikan CSR sebagai bagian dari kultur perusahaan harus disertai dengan mengupayakan CSR Berkelanjutan (Sustainable CSR)…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 24 AGUSTUS 2006, HAL. 13
KBUA Kamis, 24 Agustus 2006
PANGKEP-SELAYAR DAPAT PRIORITAS: PROGRAM UTAMA PENYELAMATAN TERUMBU KARANG
Nelayan di Kabupaten Pangkep dan Selayar, Sulawesi Selatan, mendapat mata pencaharian alternatif, yakni budidaya rumput laut. Tujuannya, mengurangi aktivitas mereka mencari ikan dengan cara menggunakan bom ikan dan racun. Pencarian ikan dengan menggunakan bom menyebabkan sebagian besar terumbu karang di kedua kabupaten tersebut rusak…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 24 AGUSTUS 2006, HAL. 22
KBUA Kamis, 24 Agustus 2006
PEMBAKARAN LAHAN TIDAK BISA DIHINDARI
Pembakaran lahan sebagai cara tradisional penyiapan ladang di Kalimantan Timur tidak bisa dihindari. Cara itu lebih mudah dan murah dibandingkan dengan mengolah dan memupuk lahan. Agar tidak berdampak negatif seperti kabut asap, pembakaran perlu diawasi dan dikendalikan…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 24 AGUSTUS 2006, HAL. 24
KBUA Kamis, 24 Agustus 2006
PENYU BELIMBING DI KAIMANA TERANCAM PUNAH
Penyu Belimbing yang tersebar di pesisir pantai Pulau Veya, Distrik Buruway, Kabupaten Kaimana, Irian Jaya Barat, kini semakin terancam punah. Menurut Wakil Bupati Kaimana, Matias Mairuma, Rabu (23/8), hal itu terjadi akibat maraknya pembantaian yang dilakukan aparat keamanan, pengusaha dan penduduk lokal….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 24 AGUSTUS 2006, HAL. 22
KBUA Kamis, 24 Agustus 2006
LINGKUNGAN HIDUP: 70 PERSEN LEBIH PENDUDUK PERKOTAAN TANPA SANITASI AIR
Lebih dari 70 persen penduduk DKI Jakarta dan kota besar lainnya di Indonesia hidup tanpa sanitasi air yang layak. Akibatnya, mereka rentan terhadap gangguan kesehatan. Selain itu, kondisi demikian juga dapat mengganggu minat investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 24 AGUSTUS 2006, HAL. 25
KBUA Kamis, 24 Agustus 2006
ABRASI DI PESISIR BEKASI MAKIN PARAH
Abrasi di sepanjang pesisir pantai utara Kabupaten Bekasi terlihat kian parah. Di Kampung Muara Bungin, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, misalnya, batas antara garis pantai dan wilayah permukiman penduduk di pesisir pun menghilang karena air laut semakin masuk ke wilayah permukiman……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 24 AGUSTUS 2006, HAL. 26
KBUA Kamis, 24 Agustus 2006
34 PEMBAKAR HUTAN DITANGKAP
Hingga Rabu (23/8) pagi, sudah 34 tersangka pembakar hutan di Riau ditangkap aparat keamanan. Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Zulkifli menyebutkan, 24 tersangka sedang diperiksa. Sedang data terbaru dari Aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau, Teguh, Rabu pagi, menunjukkan bertambahnya 10 tersangka. Menurut Zulkifli para tersangka diproses secara hukum dan segera diajukan ke Kejaksaan…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. 1
KBUA Kamis, 24 Agustus 2006
SUMBER AIR DI PULAU NUSAKAMBANGAN KERING
Sejumlah sumber air bersih di Nusakambangan Cilacap, Jawa Tengah, di antaranya Jongorasu, Masigit Sela dan Klaces sejak sepekan terakhir ini kering. Akibatnya, 15.000 warga Kampunglaut yang tersebar di Desa-desa Klaces, Ujungalang, Ujunggagak, dan Panikel Kecamatan Kampunglaut, Cilacap kini menderita krisis air bersih. Sementara bantuan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cilacap belum tiba karena terbatasnya sarana transportasi kapal dan dana….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. 4
KBUA Kamis, 24 Agustus 2006
SOLUSI LAPINDO: DRAIGING KANAL DAN PENGGUNAAN RIG HELI
Seperti diketahui kandungan lumpur Laprindo, secara komposisi kimia, memiliki kandungan kadar garam lebih tinggi dibandingkan air laut. Sehingga, seandainya harus dialirkan ke laut, akan memberikan nilai tambah kadar keasinan untuk pembuatan garam maupun tambak-tambak di sekitar Sidoarjo. Secara simultan dalam pekerjaan pembuatan draiging kanal……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 23 AGUSTUS 2006, HAL. 9
KBUA Kamis, 24 Agustus 2006
KLH USUL IZIN PEMBUKAAN LAHAN DIHENTIKAN
Kementerian Lingkungan Hidup akan meminta peemrintah untuk sementara menghentikan pemberian izin pembukaan lahan perkebunan di lahan gambut. Hal ini dilakukan untuk
mencegah pembukaan lahan dengan pembakaran. ‘Akan kami usulkan di rapat kabiinet," ujar Deputi Bidang Peningkatan Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Masnellyarti Hilman kemarin………..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 24 AGUSTUS 2006, HAL. A6

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH