KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

"http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd">



LUMPUR LAPINDO DIALIRKAN KE SELAT MADURA
Luapan lumpur panas dari kilang Lapindo Brantas Inc. di Porong, Sidoarjo, akan dialirkan ke laut pesisir Sidoarjo atau Selat Madura. Langkah ini dilakukan mengingat kolam penampungan lumpur yang ada hanya mampu menampung hingga akhir Juli…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 3 JULI 2006, HAL. A8

POLISI PASTIKAN TERSANGKA KASUS LUMPUR PANAS
Polri sudah membidik sejumlah nama untuk menjadi tersangka kasus luapan lumpur panas di Porong , Sidoarjo, Jawa Timur, Para tersangka ini dipastikan akan berasal dari para teknisi lapangan hingga jajaran pimpinan perusahaan. Menurut Kepala bidang Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Bambang Kuncoko para tersangka ini diketahui setelah penyidik Polda Jawa Timur (Jatim) memeriksa 38 saksi dan menyita 17 dokumen yang terkait dengan pengeboran itu….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 3 JULI 2006, HAL. 11

NASIB KAYU TEBANGAN LIAR SEBANGAU BELUM JELAS
Pemerintah Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, belum dapat memutuskan apakah ratusan ribu potong kayu tebangan liar yang ditemukan dalam kawasan konservasi Sebangau akan dilelang atau dimusnahkan. Ini mengingat, pemerintah kabupaten belum menemukan payung hukum yang tepat untuk kasus ini karena menilai status Sebangau belum tegas…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, 3 JULI 2006, HAL. 24

UDARA BERSIH SULIT DIWUJUDKAN
Udara bersih di Jakarta sulit diwujudkan selama hukum tidak secara tegas dijalankan. Penerbitan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara tidak sepenuhnya dilaksanakan karena kewajiban uji emisi bagi setiap kendaraan juga tidak dilakukan…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 3 JULI 2006, HAL. 26

BUPATI MINTA PENCEMAR DIUNGKAP
Bupati Kepulauan Seribu Djoko Ramadhan mendesak Tim Independen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup mengungkapkan sumber pencemaran di Kepulauan Seribu……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 3 JULI 2006, HAL. 17

BANJIR SINJAI: GUNDULNYA HUTAN BUKAN PENYEBAB UTAMA
Penyebab utama banjir bandang di Provinsi Sulawesi Selatan, bukan oleh adanya kawasan hutan yang terbuka di bagian hulu. Sejak tahun 2002 hingga 2006 pantauan citra satelit tidak menunjukkan terjadinya perubahan lahan yang signifikan di kawasan hulu Sungai Kalamisu dan Mangotong. Pemicu banjir di sana, ternyata curah hujan tinggi di luar kebiasaan, dan kondisi batuan vulkanik yang tidak kompak…………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 1 JULI 2006, HAL. 13

PERALIHAN SAWAH MENJADI LAHAN KELAPA SAWIT SULIT DICEGAH
Alih fungsi lahan sawah, termasuk sawah irigasi teknis dan setengah teknis, menjadi lahan perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi sulit dicegah. Sebagian masyarakat beranggapan, tanaman kelapa sawit lebih menguntungkan. Alih fungsi dalam skala besar, misalnya, terjadi di lahan sawah pasang surut di tiga kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam tiga tahun terakhir. Dari sekitar 50.000 hektar (ha) sawah di daerah lumbung padi di Jambi itu, 10.000 ha lebih sudah menjadi kebun kelapa sawit………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 1 JULI 2006, HAL. 23

DISELIDIKI PEMBALAKAN LIAR TERKAIT BANJIR KUTAI BARAT
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Inspektur Jenderal Djosua PM Sitompul berjanji menyelidiki pembalakan kayu ilegal di Kutai Barat. Banjir di kabupaten itu dikeluhkan masyarakat, termasuk Bupati Kutai Barat Ismail Thomas, dengan kehancuran lingkungan akibat penebangan kayu secara ilegal……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 2 JULI 2006, HAL. 3

HARUS ADA KEBIJAKAN MENYELURUH SDA
Kebijakan menyeluruh di bidang sumber daya alam berbasis penguatan masyarakat sekitar, merupakan agenda penting selain tindakan represif terhadap para pelaku perusakan sumber daya alam itu sendiri. Menurut Ketua Panitia Ad Hoc (PAH) II Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Sarwono Kusumaatmadja perambahan dan pembalakan yang tidak terkendali, telah berdampak bencanadan bencana banjir bandang di Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang kuat diduga karena terjadinya kerusakan taman nasional Sulsel, dengan penggundulan hutan di pegunungan, dan perusakan daerah aliran sungai (DAS)….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 1 JULI 2006, HAL. 2

KASUS PIDANA NEWMONT : PENGADILAN DIDESAK HADIRKAN KEMBALI DEPUTI MENEG LH
Tim Penasihat Hukum PT Newmont Minahasa Raya (NMR) dan Richard B Ness meminta majelis hakim menghadirkan kembali saksi Deputi Menteri Negara Lingkungan HIdup bidang Konservasi SDA dan Keanekaragaman Hayati, Masnellyarti Hilman, dalam lanjutan sidang pidana dugaan pencemaran Teluk Buyat.Permintaan itu disampaikan, karena saksi diduga telah menyampaikan keterangan palsu di persidangan…BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 1 JULI 2006, HAL.6

TIM INVESTIGASI LUMPUR DI SIDOARJO : DUA MINGGU LAGI BARU DIKETAHUI PENYEBABNYA
Tim Investigasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) belum bisa memastikan kenapa semburan lumpur panas Lapindo Brantas bisa terjadi. Tim baru menemukan apa dan dari mana asal semburan lumpur. Dalam waktu dua minggu ke depan, penyebab semburan lumpur panas baru bisa ditemukan.Hal itu disampaikan Ketua Tim Investigasi Kementerian ESDM, Prof Dr Rudy Rubiandi, seusai melihat proses pemasangan snubbing unit sumur eksplorasi Banjar Panji 1 di Desa Siring, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo…BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 1 JULI 2006, HAL.6

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH.