KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

MORATORIUM UNTUK MEMBUKA GAMBUT

Greenpeace Asia Tenggara mendesakkan dilakukan moratorium pembukaan lahan gambut yang mengemisi karbon cukup besar. Dari hasil investigasi Greenpeace Asia Tenggara di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, di sana masih terjadi pembukaan lahan gambut mengatasnamakan kebun kelapa sawit.Seruan untuk moratorium gambut juga datang dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat lain……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 8 APRIL 2008, HAL. 13

PERUBAHAN IKLIM: KORBAN AKIBAT PENYAKIT MENINGKAT

Dampak perubahan iklim bagi kesehatan perlu segera diantisipasi. Saat ini ditengarai jumlah korban jiwa akibat penyakit dan bencana alam meningkat secara signifikan. Kenaikan suhu, misalnya, telah memperpendek masa inkubasi penyakit malaria. Dalam dua tahun jumlah penderita bisa menjadi tiga kali lipat……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 8 APRIL 2008, HAL. 13 BERITA TERKAIT: PERUBAHAN IKLIM SUMBANG PENYAKIT, MEDIA INDONESIA, SELASA 8 APRIL 2008, HAL. 17

MS KABAN JADI SAKSI BAGI BUPATI PELALAWAN

Menteri Kehutanan MS Kaban, Senin (7/4), diperiksa sebagai saksi bagi Bupati Pelalawan, Riau, Tengku Azmun Jaafar. Azmun sejak 14 Desember 2007 ditahan karena diduga melawan hukum dalam penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu-Hutan Tanaman atau IUP sehingga diduga merugikan negara Rp 1,3 triliun……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 8 APRIL 2008, HAL. 15 BERITA TERKAIT : KABAN SALAHKAN BUPATI PELALAWAN, KORAN TEMPO, SELASA 8 APRIL 2008, HAL.

A3

BURON PEMBALAK HUTAN DIMINTA MENYERAH

Menteri Kehutanan M.S. Kaban meminta dua buron kasus pembalakan liar di Ketapang, Kalimantan Barat, menyerahkan diri. Permintaan Kaban atas dua buron ini terkait dengan hasil operasi diam-diam tim Markas Besar Polri pada pertengahan Maret lalu. Hasil operasi tim yang beranggotakan 45 personel Brimob itu mencengangkan. Sebanyak 19 kapal layar motor dan tiga kapal motor diringkus di Sungai Pawan, Ketapang, Kalimantan Barat……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 8 APRIL 2008, HAL.

A4

PENDEKATAN POLITIK MASIH KENTAL

Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menilai konsep wilayah terpadu Jabodetabekjur yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih didominasi pendekatan politik ketimbang pendekatan-pendekatan lain. Padahal, agar konsep ini berhasil perlu menyeimbangkan antara pendekatan politik dengan pendekatan sumber daya (sumber daya alam, manusia, sosial, budaya) dan ekosistem (tatanan satu kesatuan wilayah dari hulu ke hilir) dengan pendekatan manajemen strategis (strategic management) yang menggabungkan pola berpikir strategis dalam proses manajemen……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN , SENIN 7 APRIL 2008, HAL. 7

WACANA JABODETABEKJUR : JANGAN TERJEBAK KEPENTINGAN SESAAT


Pada akhir masa Pemerintahan Gubernur DKI Jakarta sebe- lumnya, Sutiyoso sempat mengemuka soal konsep Megapolitan yang intinya membangun kawasan terpadu yang terintegrasi antara Jakarta dengan kota-kota penyangga lainnya, seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur (Bodetabekjur). Konsep tersebut menuai berb
agi reaksi dari yang pro ataupun kontra……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN , SENIN 7 APRIL 2008, HAL. 7

OWA DAN SIAMANG SUMATERA TINGGAL 30 RIBU EKOR

Populasi spesies jenis owa dan siamang Sumatera pada estimasi terakhir jumlahnya tinggal 30 ribu ekor. Dikhawatirkan spesies langka itu akan terus berkurang dan terancam punah. Ancaman kepunahan itu terjadi akibat maraknya perburuan liar, perambahan hutan dan pembukaan perkebunan sawit……….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 8 APRIL 2008, HAL 17

LINGKUNGAN INDONESIA EVALUASI TATA RUANG KAWASAN HoB

Indonesia akan mengevakuasi kembali tata ruang di daerah yang masuk kawasan Heart of Borneo (HoB) untuk mengetahui tingkat ketepatan penggunaan kawasan tersebut selama ini. Evaluasi dilakukan karena dari 12,5 juta hektare wilayah Indonesia yang masuk HoB, hanya 30% yang benar-benar menjadi kawasan konservasi….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA, 8 APRIL 2008 HAL.17

POPULASI ORANGUTAN KALIMANTAN MENYUSUT

Populasi Orangutan di Kalimantan Kalbar terus species yang ada di Kalimantan Barat (Kalbar), masing-masing Pongo Pygmaeus Wuwurmbii, hanya tersisa 6,675 individu. Degradasi lingkungan hidup menjadi salah satu penyebab utama menyusutnya jumlah kera besar salah satunya di Asia ini………..BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SELASA 8 APRIL 2008, HAL. 13

Sumber :
KBUA Perpustakaan KLH