KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

style="BORDER-RIGHT: #d4d0c8; PADDING-RIGHT: 0cm; BORDER-TOP: #d4d0c8; PADDING-LEFT: 0cm; PADDING-BOTTOM: 0cm; BORDER-LEFT: #d4d0c8; PADDING-TOP: 0cm; BORDER-BOTTOM: #d4d0c8; BACKGROUND-COLOR: transparent">

Sampai hari ke 11 semburan lumpur dari sumur minyak PertaminaStasiun Kompresor Gas (SKG) Merbau (MBU) 01 di Desa Lubai Persada, Kecamatan Rambang Lubai, Kabupaten Muara Enim yang terjadi sejak 19 April 2008, belum juga berhasil diatasi. Pertamina merencanakan untuk memenuhi target 30 April 2008 untuk melakukan Killing Well (mematikan sumur) semburan lumpur tersebut…BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU, 30 APRIL 2008, HAL. 9

TANGGUL LAPINDO JEBOL 20 METER

Tanggul Lapindo di titik 43 poin 1 jebol selebar 20 meter dan tinggi 2 meter, kemarin pukul 07.30 WIB. Jebolnya tanggul pembatas lumpur setinggi 7 meter di atas bekas Desa Renokenongo itu tergolong besar.Akibat tanggul jebol, lumpur dari pusat semburan yang semula tertampung di kolam Desa Renokenongo langsung mengalir deras ke arah kolam di atas bekas Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera. Padahal, jika kolam di bekas perumahan itu penuh, dikhawatirkan lumpur akan menjebol tanggul terluar, yang berarti lumpur akan mengalir ke perkampungan warga di kawasan Desa Kali Tengah……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 30 APRIL 2008, HAL. A8

DEPHUT – TNI REHABILTASI 59 JUTA HA LAHAN KRITIS

Keterlibatan TNI AD dalam pelaksanaan rehabilitasi lahan akan sangat membantu memperkecil luas areal kerusakan hutan yang terjadi di berbagai daerah. Saat ini, terdapat sekitar 59 juta hektare (ha) lahan kritis dan hingga 2009 ditargetkan dapat direboisasi seluas 5 juta ha. Menurut Menteri Kehutanan Kaban, kerja sama penghijauan lingkungan yang dilakukan Departemen Kehutanan (Dephut) di Brigif Linud-3/Kostrad, merupakan yang ke-32…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 29 APRIL 2008, HAL. 12


LAHAN GAMBUT DI BENGKULU AKAN DIREKLAMASI

Sekitar 2.800 hektare (ha) lahan gambut di Kota Bengkulu akan direklamasi menjadi lahan pertanian. Lahan gambut tersebut berada di Kecamatan Muara Bangkahulu.Lahan gambut di Kota Bengkulu berpotensi dijadikan lahan pertanian untuk pengembangan tanaman jagung hibrida. Selain letaknya berada dalam Kota Bengkulu, tanahnya subur dan cocok untuk pengembangan tanaman jagung……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 29 APRIL 2008, HAL. 12


DITELITI MATINYA IKAN D BENDUNGAN SUTAMI

Tim gabungan dari Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya, Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (B2TKL & PPM) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Perum Jasa Tirta (PJT)-I Malang, dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Malang, meneliti matinya ribuan ikan di sekitar Bendungan Sutami. Tim mengambil sampel air Sungai Brantas di empat titik sekitar Bendungan Sutami, Karangkates, Kabupaten Malang, Minggu (27/4). Air yang ditempatkan di peti kemas khusus akan diteliti guna mengetahui penyebab matinya ribuan ikan dan udang di sepanjang alur Sungai Brantas……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 29 APRIL 2008, HAL. 13

WALHI TETAP PERJUANGKAN ADVOKASI LINGKUNGAN

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) tetap memfokuskan agenda pada advokasi mengenai persoalan lingkungan kepada masyarakat. Advokasi lingkungan dipandang sangat penting agar pengetahuan masyarakat mengenai hak dan kewajiban dalam mengelola dan memanfaatkan lingkungan untuk kesejahteraan mereka bisa ditingkatkan…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 29 APRIL 2008, HAL. 14


PETANI DAN NELAYAN PROTES LIMBAH INDUSTRI

Ratusan petani dan nelayan bersama para pemuda dan mahasiswa berunjuk rasa di depan Kantor pemerintahan Kabupaten Serang. Mereka memprotes soal limbah industri yang mencemari sejumlah sungai yang bermuara di pantai utara Serang……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 30 APRIL 2008, HAL. 25


SEMBURAN LUMPUR PERTAMINA BELUM TERATASI


KAMPANYE LINGKUNGAN HARUS SINKRON

Pemerintah, Masyarakat dan Media Massa harus sinkron dalam mengampanyekan kepedulian lingkungan mulai dari tingkat bawah. Karena itu upaya tersebutharus mendapat dukungan dari warga dan pemerintah daerah. Hal itu diungkapkan Armi susandi, dosen Fakultas Ilmu danTeknologi Kebumian Institut teknologi Bandung (ITB) pada acara bedah karya Jurnalistik tentang pemanasan global dan perubahan iklim, di Jakarta, kemarin…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU, 30 APRIL 2008, HAL. 7

Sumber :
KBUA Perpustakaan KLH