KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KASUS HUTAN LINDUNG SUMATERA : DPR AKUI TERIMA UANG
Beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat mengakui
menerima dana berkaitan dengan pengalihan status hutan lindung Air
Talang, Banyuasin, Sumatera Selatan. Kasus ini tengah disidik Komisi
Pemberantasan Korupsi.Mereka yang mengaku menerima antara lain Wakil
Ketua Komisi Kehutanan dan Pertanian DPR Suswono, Imam Suja (anggota
Komisi Kehutanan), dan Mufid Busyairi (Fraksi PKB). Namun, ketiganya
memastikan uang tersebut telah dikembalikan ke KPK…….BACA
SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 2 MEI 2008, HAL. A1
POLISI TEMUKAN LAGI RIBUAN KAYU LIAR
Polisi kembali menemukan ribuan batang kayu yang
diduga hasil pembalakan liar. "Sebanyak 3.500 batang kayu berdiameter
30 sentimeter lebih dengan panjang 4 hingga 6 meter. Tim Illegal
Logging Polda Riau dan Tim Illegal Logging Polres Kampar menemukan
ribuan kayu itu di tepi Sungai Galang, Desa Mentulik, Kecamatan Kampar
Kiri Hilir, Kampar, Riau, pada 29 April lalu…….BACA SELENGKAPNYA,
KORAN TEMPO, JUMAT 2 MEI 2008, HAL. A8
LAPISAN OZON: CHILLER AC AKAN DIGANTI
Menyusul penghentian impor bahan perusak ozon
jenis freon untuk pendingin ruangan per 1 Januari 2008, ratusan alat
pendingin ruangan berskala besar akan diganti. Kementerian Negara
Lingkungan Hidup memfasilitasi penggantian chiller bernilai miliaran
rupiah per unit itu. Menurut Kepala Bidang Perlindungan Ozon
Kementerian Negara Lingkungan Hidup Tri Widayati para pemilik chiller
(pendingin ruangan skala besar) AC lama harus mengganti dengan chiller
baru…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 2 MEI 2008, HAL. 13
BENCANA AMBLES MENGINTAI DI PANTAI
Penurunan tanah di Jakarta telah lama terdeteksi
dengan metode survei sipat datar pada 1982-1997. Penurunannya 20-200
cm. Dampaknya sudah terlihat signifikan belakangan ini, yaitu meluasnya
daerah banjir akibat timbulnya cekungan atau amblesan.Penurunan muka
tanah menyebabkan tidak berfungsinya saluran air dan kerusakan sarana
jalan serta penurunan kualitas lingkungan. Hal fatal dapat terjadi bila
subsiden menyebabkan keretakan pada gedung sehingga dapat berakibat
roboh…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 2 MEI 2008, HAL. 14
HUTAN BAKAU TERANCAM
Pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-api di
Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, merusak kawasan hutan lindung
bakau dan nipah seluas 600 hektar serta perkebunan kelapa rakyat seluas
50 hektar. Flora dan fauna yang menggantungkan hidup pada ekosistem itu
kini terancam. Menurut Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup
(Walhi) Sumatera Selatan Sri Lestari dari penelitian Walhi Sumsel dan
organisasi pencinta lingkungan lain, hutan bakau itu tak hanya
menyimpan kekayaan flora, tetapi juga dibutuhkan oleh berbagai satwa,
seperti burung migran, pelbagai jenis ikan, pesut, dan elang
laut…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 2 MEI 2008, HAL. 22
PULAU JAWA KRISIS PANGAN
Rencana penataan ruang wilayah Pulau Jawa yang
akan mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) 26/2008 tentang Rencana
Tata Ruang Wilayah Nasional, akan mengakibatkan hilangnya 40 persen
lahan sawah di Pulau Jawa dan berganti menjadi lahan non pertanian.
Akibatnya, rangkaian bencana seperti rawan pangan, banjir, dan
kekurangan air bersih akan mengancam penduduk Pulau Jawa. Menurut
Pengamat Lingkungan Hidup, Emil Salim, dalam rencana penataan ruang
Pulau Jawa, sejumlah kawasan perkotaan akan diperluas sehingga di Pulau
Jawa nantinya akan ada tiga kota yang sangat besar……..BACA
SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 30 APRIL 2008, HAL. 14
5149 RUMAH WARGA DI KALTENG TERENDAM BANJIR
Sebanyak 5.149 rumah di Kabupaten Barito dan
Murung Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) terendam banjir akibat luapan
Sungai Barito. Sungai tersebut meluap akibat hujan yang mengguyur
kawasan tersebut sejak Minggu (27/4) hingga Rabu (30/4). Menurut Bupati
Barito Utara, Achmad Yuliansya, banjir yang melanda wilayah permukiman
dianggap rutin oleh masyarakat. Namun, saat sekarang cukup membuat
masyarakat menderita akibat rumah tempat tinggal terendam…….BACA
SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 30 APRIL 2008, HAL. 12

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH