KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

TESO NILO, HARAPAN YANG TERSISA
Hutan Taman Nasional Teso Nilo di Kabupaten Pelalawan, Riau, merupakan hutan alam yang tersisa di Sumatera, sehingga harus dijaga kelestariannya. Hutan alam yang hijau di Sumatera, khususnya di Riau, sudah sangat sulit ditemukan. Sejauh mata memandang dari atas pesawat, hanya hamparan sawit yang tampak. Namun, kalau pesawat heli yang digunakan sedikit berbelok ke arah udara Pelalawan, titik hijau masih terbayang. Bayangan hijau itu rupanya adalah kawasan Taman Nasional (TN) Teso Nilo. Dari jauh kelihatan rimba yang pohon-pohonnya padat dan hijau. Teso Nilo ditetapkan menjadi taman nasional sejak 19 Juli 2004. Luasnya mencapai 38.576 ha dan rencananya akan diperluas menjadi 100.000 ha….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN, 5 MEI 2008, HAL. 17 
 
PRIMADONA MENGGIURKAN, TAPI MENGANCAM LINGKUNGAN
Sejak lima tahun terakhir ini pengembangan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat (Kalbar) menunjukkan perkembangan yang cukup pesat. Banyak pengusaha lokal, swasta nasional dan internasional, datang ke daerah ini mencari lahan untuk membuka perkebunan kelapa sawit. Ilham Sanusi salah seorang ketua Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (GPPI) cabang Kalbar kepada SP mengatakan, sawit merupakan primadona bagi pertumbuhan ekonomi Kalbar. Sebab, perkebunan sawit adalah salah satunya pengganti usaha bidang perkayuan yang sudah gulung tikar….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN, 5 MEI 2008, HAL. 17 
 
KEBIJAKAN ENERGI NASIONAL PICU PERUSAKAN LINGKUNGAN
Ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) yang mendorong pemakaian bahan bakar fosil ini secara masif, tidak terlepas dari penerapan kebijakan yang buruk di bidang energi. Tidak berkembangnya energi alternatif, terutama energi terbarukan yang bersumber dari nonfosil, karena kebijakan energi nasional yang tidak memberi ruang pada aspek kelestarian lingkungan. Pemakaian BBM secara besar-besaran, karena harganya lebih murah daripada bahan bakar nonfosil, akan berdampak serius, bukan hanya pada keuangan negara, melainkan memperparah kerusakan lingkungan. "Kebijakan energi kita tidak ramah lingkungan. Tanpa disadari, ini sangat membahayakan lingkungan, karena justru memicu perusakan lingkungan, mulai dari kehancuran sumber daya alam akibat eksploitasi secara ngawur sampai polusi yang makin parah karena penggunaan BBM yang sulit direm," kata ekonom Emil Salim dalam perbincangan dengan SP, baru-baru ini….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN, 5 MEI 2008, HAL. 15
 
ALIH FUNGSI HUTAN: KPK GELEDAH KANTOR KONTRAKTOR JALAN
Sebanyak 10 penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga serta kantor kontraktor PT Candratex Anugrah Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), kemarin. Penggeladahan itu berkaitan dengan dugaan suap kasus alih fungsi hutan mangrove untuk proyek Tanjung Api-Api, Banyuasin, Sumsel PT Cendrates Anugrah adalah kontraktor yang membangun jalan Palembang-Tanjung Api-api sepanjang 73,6 dengan biaya Rp 466 miliar. Proyek jalan tersebut semula sepanjang 68,5 km dengan nilai Rp 367 miliar……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 6 MEI 2008, HAL. 1
 
ALIH FUNGSI HUTAN, NEGARA RUGI RP. 589,3 TRILIUN SETAHUN
Hilangnya sebagian besar hutan lindung dan hutan konservasi Indonesia akibat kebijakan alih fungsi hutan telah menimbulkan kerugian yang sangat besar. Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Greenomics Indonesia mencatat, sejak munculnya UU Nomor 5 Tahun 1967 tentang Ketentuan Pokok Kehutanan hingga tahun 2007, luas areal hutan lindung dari konservasi Indonesia yang hilang sebanyak 10 juta hektare (ha). Direktur Greenomics Indonesia, Elfian Effendi, saat dihubungi di Jakarta, Senin (5/5), mengungkapkan, akibat alih fungsi hutan selama 40 tahun terakhir, kerugian yang diderita negara dan masyarakat Indonesia minimal Rp 589,3 triliun per tahun. Kerugian total itu terbagi menjadi tiga bagian, yakni Rp 170,2 triliun untuk kerugian kayu, Rp 320,6 triliun akibat hancurnya ekologi, serta kenaikan inflasi Rp 88,5 triliun per tahun….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, 5 MEI 2008, HAL. 01
 
TATA RUANG DORONG ALIH FUNGSI HUTAN
Proses penataan ruang di daerah melalui penyusunan rencana tata ruang wilayah provinsi (RTRWP) dan rencana tata ruang wilayah kabupaten/kota (RTRWK) justru mempecepat alih fungsi hutan di Indonesia……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 6 MEI 2008, HAL. 21
 
PENYUSUNAN RTRW DAERAH KURANG HITUNG DAYA DUKUNG
Pemekaran wilayah dan kewenangan otonomi daerah merupakan salah satu faktor pendorong peralihan fungsi hutan lindung untuk kepentingan lain yang tidak sesuai dengan daya dukung lingkungan. Penyusunan rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang tidak taat asas turut menyumbang kerusakan lingkungan di daerah…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA, 6 MEI 2008, HAL. 18
 
KALBAR TANGKAP DUA CUKONG, KALTENG TAHAN 91 TERSANGKA
Dua tersangka pembalakan liar di Desa Labai, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, yang sebelumnya dinyatakan buron, Goow Liah Khun alias Aliak alias Haryanto (55) dan Muh Erwin sidabalok (37) kini meringkuk di tahanan Kepolisian daerah Kalbar. …BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA, 6 MEI 2008, HAL. 23. BERITA TERKAIT : POLISI BURU 6 TERSANGKA PEMBALAK….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA, 6 MEI, 2008, HAL. A8
 
TITIK-TITIK GAS MEMBESAR
Jumlah titik semburan gas metana di persawahan Desa Dukuh Jeruk, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bertambah. Diameter beberapa titik semburan semakin membesar. Dari lubang itu kini tidak hanya gas yang keluar tetapi juga lumpur dan pasir…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA, 6 MEI 2008, HAL. 23
 
SEMBURAN GAS TERUS BERMUNCULAN DI PORONG
Semburan gas liar (Bubble) di kawasan Desa Siring Barat, Kecamatan Porong, Sidoarjo, terus bermunculan. Kali ini, semburan gas liar muncul dari dalam sebuah bekas gudang bahan bangunan milik PT Mega Jaya Porong…….BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SELASA 6 MEI 2008, HAL. 13

sUMBER:
PERPUSTAKAAN KLH