KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

MUSIBAH LONGSOR : 20 PENDULANG LIAR DI AREAL FREEPORT TERKUBUR
Diperkirakan 20 pendulang emas tradisional terkubur longsoran lereng bukit, Senin (5/5) malam, akibat guyuran hujan di Camp 55 Mil 72 Tembagapura, sekitar areal tambang emas PT Freeport Indonesia di Mimika, Provinsi Papua. Hingga Selasa malam, tim penyelamat baru menemukan 12 jenazah tertimbun longsoran. Menurut Kepala Polres Mimika Ajun Komisaris Besar Godhelp Mansembra dari 12 korban, baru diketahui beberapa nama korban, yaitu Kahar (35) asal Makassar, Daeng Nguru (32) asal Makassar……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 7 MEI 2008 , HAL. 15 BERITA TERKAIT : 17 PENDULANG LIMBAH EMAS FREEPORT TEWAS, KORAN TEMPO, RABU 7 MEI 2008 , HAL. A8 
 

SEMBURAN GAS BERTAMBAH
Semburan air bercampur gas kembali muncul di Desa Siring Barat, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (6/5). Semburan air bercampur gas itu keluar dari dasar tanggul dan menggerus sisi luar dasar tanggul dengan diameter 50 cm. Semburan berjarak 20 meter dari rel kereta api. Menurut Kepala Humas Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Lumpur di Sidoarjo (BP BPLS) Achmad Zulkarnain dari pemantauan gas yang dilakukan oleh tim pemantau gas berbahaya di sekitar luapan lumpur Lapindo, Fergaco, kandungan gas metana pada semburan yang ke-86 di sekitar luapan lumpur Lapindo itu mencapai 59 persen di radius 10 sentimeter (cm)……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 7 MEI 2008 , HAL. 23 
 

BENCANA BANJIR : 5 KECAMATAN TERENDAM 1-3 METER
Diperkirakan 1.678 rumah di lima kelurahan di Kota Manado, Sulawesi Utara, terendam air setinggi 1-3 tiga meter akibat meluapnya sungai-sungai di daerah aliran Sungai Tondano pada Senin (5/5) malam.Hingga Selasa (6/5) siang, belum ada korban jiwa akibat banjir yang menghanyutkan harta benda temasuk hewan ternak itu. Lima kelurahan terendam, yakni Kampung Arab, Komo, Mahakam, Karame, dan Tubir.Wali Kota Manado Jimmy Rimba Rogi menyebutkan, kerugian akibat banjir diperkirakan Rp 10 Miliar……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 7 MEI 2008 , HAL. 22
 
 
KASUS PEMBALAKAN RIAU DI BAWA KE KPK
Kepolisian Daerah Riau telah membawa sebagian kasus pembalakan liar ke Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta. Juru bicara KPK, Johan Budi S.P., mengatakan penyidik dari dua institusi berbeda ini sudah membahas hal ini dua hari lalu. Sebelumnya, Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutanto memang mengatakan kasus pembalakan liar di Riau sebagian ditangani KPK…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 7 MEI 2008 , HAL. A3
 

WALHI BENARKAN TULISAN TEMPO SOAL PEMBALAKAN
Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Riau Johny S. Mundung kemarin bersaksi dalam sidang gugatan perdata oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) terhadap Koran Tempo. Ia menilai berita Koran Tempo tentang pembalakan liar di Riau benar adanya. "Dari citra satelit, luas hutan di sana dari 9,2 juta hektare sekarang tinggal 1,2 juta hektare," ujar Johny di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 7 MEI 2008 , HAL. A3
 
 
IZIN TIGA PERUSAHAAN HUTAN TANAMAN INDUSTRI DICABUT
Tiga dari empat perusahaan yang mendapat izin Hutan Tanaman Industri (HTI) di Kalimantan Selatan dicabut izinnya. Menurut Nafarin, Kepala Bidang Program Penghijauan dan Hutan Tanaman Industri Dinas Kehutanan, perusahaan yang izin HTI-nya dicabut adalah PT Gunung Meranti di Tabalong, PT Pas Porest yang memiliki izin HTI seluas 2.000 hektare di Kabupaten Tanah Bumbu, dan PT Budi Wana Lestari dengan izin HTI seluas 7.000 hektare di Kabupaten Tanah Bumbu……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 7 MEI 2008 , HAL. A9
 
 
MENHUT DUKUNG PENGALIHAN HUTAN LINDUNG
Menteri Kehutanan MS Kaban sejak awal mendukung pengalihan hutan lindung dan pernah menyatakan alih fungsi hutan lindung tidak terlalu mengganggu. Dokumen yang diterima SP menunjukkan, dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR dengan Menteri Kehutanan pada 4 Juli 2007, MS Kaban mengutip kesimpulan Tim Terpadu bahwa "Rencana pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-Api pada areal seluas 600 ha (4,85 persen dari Kawasan Hutan Lindung Pantai Air Telang) secara teknis tidak akan terlalu mengganggu fungsi lindung yang bersangkutan dan memenuhi kriteria untuk dirubah menjadi fungsi Hutan Produksi……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 6 MEI 2008 , HAL. 3
 

MACAN TUTUL DI TNUK BANTEN TERANCAM PUNAH
Macan tutul (Phantera pardus) di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Pandeglang, Banten, terancam punah akibat perburuan yang dilakukan warga setempat. "Saat ini jumlah macan tutul hanya 200 ekor, padahal tahun lalu mencapai 700 ekor," Kata Humas Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Pandeglang, Enjat Sudrajat….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA , RABU, 7 MEI 2008 HAL.26
 

10 TAHUN KE DEPAN SUHU BUMI STABIL
Dalam sepuluh tahun ke depan, pemanasan global akibat efek gas rumah kaca mungkin tidak akan begitu terasa. Suhu bumi kemungkinan akan tetap sama selama periode itu karena siklus suhu alami memasuki masa penyejukan. Namun, suhu bumi akan kembali naik pesat sekitar tahun 2020…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA , RABU, 7 MEI 2008 HAL.26

KERUGIAN LANGSUNG RP.170,2 TRILIUN : HUTAN SETARA 158 KALI LUAS SINGAPURA HILANG
Kerugian langsung akibat proses alih fungsi yang tidak taat asas yang dilakukan oleh pemerintah daerah selama 10 tahun terakhir sebesar Rp 170,2 triliun. Adapun kerugian tidak langsung dari dampak perubahan peruntukan hutan yang tidak sesuai dengan fungsinya mencapai Rp 320, 6 triliun.Nilai kerugian langsung itu didasarkan pada perhitungan potensi sumber kayu, produk kehutanan nonkayu, dan keanekaragaman hayati yang hilang……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 7 MEI 2008 , HAL.18

Sumber:
Perpustakaan KLH