KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

70 PERUSAHAAN PENCEMAR LINGKUNGAN DIGUGAT

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), kata Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, akan memperkarakan kebijakan pengelolaan limbah beberapa perusahaan industri dan rumah sakit yang bertentangan dengan upaya pelestarian lingkungan hidup. Namun, mantan Duta Besar RI untuk Rusia itu tidak menyebutkan nama-nama perusahaan dan rumah sakit yang sudah dilaporkan. Menurut Rachmat, tindakan tersebut diambil sebagai langkah nyata KLH dalam penegakan hukum lingkungan……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 19 MEI 2008, HAL. A7

POLISI SITA KAYU MERBAU

Tim dari Markas Besar Polri, yang bekerja sama dengan Polda Papua, Polres Kaimana, dan Polres Nabire, menyita sekitar 1.600 batang kayu merbau bulat milik PT Kaltim Hutama (Wapoga II) dan PT Centrico. Kedua perusahaan itu diduga melakukan pembalakan liar di kawasan perbatasan Kaimana-Nabire. Tim terus mengumpulkan barang bukti dan mengecek hak pengusahaan hutan (HPH) serta wilayah penebangan kayu merbau tersebut……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 19 MEI 2008, HAL. 22


SAKSI PEMBALAKAN PAPUA DIPERIKSA

Tim dari Markas Besar Kepolisian RI, Kepolisian Daerah Papua, dan Kepolisian Resor Kaimana kemarin memeriksa 10 saksi kasus pembalakan liar di kawasan hutan Nabire dan Kaimana, Papua. Mereka adalah karyawan PT Kaltim Utama, salah satu di antaranya dari pihak manajemen. Menurut Kepala Polres Kaimana Ajun Komisaris Besar Edi Swasono pemeriksaan itu untuk membuktikan apakah barang bukti kayu log sebanyak 1.495 batang milik PT Kaltim Hutama (PT Wapoga II/Wapoga Mutiara) dan 140 batang kayu merbau milik PT Centrico……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 19 MEI 2008, HAL. A8


RIBUAN IKAN MATI DI PANTAI MARUNDA

Puluhan ribu ikan mati terdampar di pesisir pantai Marunda, Jakarta Utara. Ikan-ikan itu terhampar di sepanjang Sungai Tawar hingga Cilincing.Peristiwa itu diketahui warga sejak Jumat malam lalu. Ikan-ikan yang mati, antara lain, dari jenis sangge, kakap, sumbilang, kerapu, dan kembung. Musibah tersebut membuat ratusan nelayan setempat batal melaut……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 19 MEI 2008, HAL. A15 BERITA TERKAIT : PENCEMARAN, IKAN MATI DIPERAIRAN MARUNDA, MEDIA INDONESIA, SENIN 19 MEI 2008, HAL. 5



MENDESAK MORATORIUM JEDA ALIH FUNGSI HUTAN

Pemerintah didesak segera menerbitkan peraturan dan memberlakukan kebijakan moratorium jeda tebang terhadap hutan-hutan alam dan alih fungsi lahan-lahan gambut di Indonesia secara nasional. Pemberlakuan jeda tebang ini bertujuan untuk menghentikan aksi penghancuran hutan secara tidak bertanggung jawab yang telah menyebabkan kerusakan lingkungan dan berujung pada terjadinya bencana alam seperti banjir dan longsor……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 17 MEI 2008, HAL. 18


RADIASI PLTN CHERNOBYL BERDAMPAK HINGGA KINI

Radiasi yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) berdampak buruk terhadap manusia. Hal itu terbukti saat terjadi ledakan di PLTN Chernobyl, Ukraina, pada 1986, yang mengakibatkan pencemaran radioaktif, bahkan berdampak hingga kini. Penyakit yang timbul akibat radiasi adalah leukemia (kanker darah), kanker gondok, kanker tulang, infertilitas (ketidaksuburan atau tidak bisa mengandung)…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 17 MEI 2008, HAL. 18


<
br />KEPUNAHAN FLORA DAN FAUNA RUGIKAN US $3,1 TRILIUN

Kehancuran flora dan fauna telah merugikan dunia yang mencapai US$3,1 triliun pertahun. Nilai kerugian itu setara dengan 6% dari seluruh pendapatan negara di dunia. Hal itu diungkapkan hasil riset Kementerian Lingkungan Jerman dan Uni Eropa dengan judul Ekonomi Ekosistem dan Keanekaragaman Hayati…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 19 MEI 2008, HAL. 19


HUTAN ADAT PERLU DILESTARIKAN

Di tengah pengaruh pemanasan global dan kerusakan lingkungan seharusnya pemerintah di daerah seluruh Indonesia mengedepankan kepedulian lingkungan dalam pembangunan di wilayah mereka. Dalam hal ini pemerintah kabupaten Bungo Jambi, layak dijadikan contoh karena memperlihatkan komitmen yang tinggi akan lingkungan dan masa depan daerahnya …….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 19 MEI 2008, HAL. 23


PEMBALAKAN LIAR KETAPANG SEGERA DI ADILI

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus melakukan penyidikan dan melengkapi alat bukti untuk membawa kasus pidana pembalakan liar di Ketapang, Kalimantan Barat ke pengadilan. saat ini Polri sedang mengupayakan penyelesaian berkas atau P21 kasus yang melibatkan tiga perwira Polisi dan Pejabat Kehutanan setempat itu…BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, SENIN, 19 MEI 2008, HAL. 8

Sumber :

KBUA Perpustakaan KLH