KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KABUT ASAP SELIMUTI RIAU
Kabut asap, Rabu (21/5) pagi ini mulai menyelimuti sejumlah kota dan kabupaten di Provinsi Riau. Sebanyak 25 titik api menyebar di Kabupaten Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Rokan Hulu, Kampar, dan Pelalawan. Staf bagian analisis Badan Meteorologi dan Geofisika Pekanbaru, Ardhitama mengatakan, saat ini ada 25 titik api di Provinsi Riau kemungkinan akan meningkat. Diperkirakan kabut asap itu disebabkan dengan mulai datangnya musim kemarau yang disertai pembukaan lahan perkebunan oleh masyarakat dengan cara membakar lahan. Akibat pembakaran lahan itu, suhu udara di Kota Pekanbaru sangat panas berkisar antara 32,5 – 34,5 derajat celcius. Kemungkinan masih terjadi peningkatan suhu udara di Pekanbaru dan sekitarnya karena terpengaruh juga dengan angin tropis yang berasal dari Australia…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU, 21 MEI 2008, HAL. 09. BERITA TERKAIT : TITIK API DI SUMATERA TURUN DRASTIS…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS, 22 MEI 2008, HAL. 23 
 
KEBAKARAN LAHAN DI KALBAR MAKIN MARAK
.Kebakaran lahan di Kalimantan Barat makin marak. Pantauan Satelit National Oceanic and Atmospheric Administration atau NOAA 18, Selasa (20/5), menunjukkan, 62 titik api menyebar di 10 wilayah. Artinya, ada peningkatan 39 titik api dari Senin lalu. Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kalimantan Barat (Kalbar) Tri Budiarto mengungkapkan hal itu di Pontianak kemarin. Ia berpendapat, bermunculannya titik api tersebut mengindikasikan mulai maraknya kebakaran lahan seiring dengan masuknya musim kemarau.