KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

ISU LINGKUNGAN DALAM PEMILU 2009

Diakui atau tidak, kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla mengabaikan aspek lingkungan. Pemerintah kelihatannya menganggap bahwa pertemuan mengenai perubahan iklim (UNFCC) di Bali, Desember 2007, merupakan sebuah prestasi. Pertemuan Bali itu menyadarkan umat manusia bahwa kondisi bumi sedang terancam.

NEGARA MAJU DIDESAK TETAPKAN TARGET YANG LEBIH AMBISIUS

Negara-negara Industri baru, Minggu (25/5) mendesak negara-negara kaya untuk membuat target jangka menengah yang lebih ambisius dalam pengurangan gas-gas rumah kaca. Sementara untuk pemberian bantuan kepada negara-negara sedang berkembang, baik negara-negara industri baru maupun negara-negara maju sama-sama menekankan perlunya bantuan dana lebih besar kepada negara-negara sedang berkembang agar mereka bisa membatasi emisinya….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN, 26 MEI 2008 HAL.8


PENGELOLAAN AIR SECARA ALAMI

Ahli lingkungan dari Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPLKTS), Mubiar Purwasasmita menyarankan agar pengelolaan air dikembalikan ke alam. Cara ini dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan ketersediaan dan akses air yang sekarang ini semakin sulit didapatkan. "Hijaukan kembali gunung dan bukit yang ada di Jawa Barat," tegasnya dalam diskusi bertajuk, ”Kebijakan Publik bagi Akses Air Bersih”, di Bandung, Kamis (22/5). Menurut dia, potensi air di Jabar dengan banyaknya gunung dan perbukitan bisa mencapai 80 miliar meter kubik per tahun. Sayangnya, pada musim kemarau, potensi itu hanya mencapai 8 miliar meter kubik per tahun …..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU, 24 MEI 2008, HAL. 17



TAMBANG TANPA AMDAL HARUS DI TUTUP

Pemerintah Pusat diminta bersikap tegas terhadap perusahaan tambang yang saat ini sudah beroperasi namun belum memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang disetujui. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) melalui pernyataan sikapnya, di Jakarta, Jumat (23/5), mengatakan, Menteri Negara Lingkungan Hidup harus menentukan sikap terhadap perusahaan yang tidak memiliki Amdal dengan mengeluarkan surat penghentian operasi. Walhi dan Jatam mencontohkan, kasus perusahaan asing asal Inggris, PT Meares Soputan Mining (MSM) yang menggali emas di perbukitan Toka Tindung di Likupang Timur dan Selatan, Dimembe dan Ranowalu, Kota Bitung, Sulawesi Utara……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU, 24 MEI 2008, HAL.18


KABUT JAMBI DAN RIAU SELIMUTI SUMBAR

Kabut asap terus menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar), seperti Kota Padang, Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Bukittinggi dan kota lainnya, sejak seminggu terakhir. Selain kabut berasal dari kebakaran hutan Sumbar, juga karena kiriman dari Provinsi Jambi dan Riau. Pantauan satelit NOAA 18 tanggal 21 Mei mencatat ada 18 titik api (hot spot) di Sumatera. Jumlah ini jauh berkurang ketimbang 20 Mei yang berjumlah 79 titik api. Forecaster analisis Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Tabing Padang, Eddy Sasmita, di Padang, Jumat (23/5) mengatakan, dibandingkan dua provinsi tetangga, jumlah titi api di Sumbar relatif sedikit. Namun, angin yang bertiup dari tenggara membawa serta asap dari Jambi dan Riau……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU, 24 MEI 2008, HAL. 8


KOMISI AMDAL DAERAH DISUSUN

Untuk menghasilkan kualitas analisis mengenai dampak lingkungan di daerah, Kementerian Negara Lingkungan Hidup tengah menyusun pedoman baru berbentuk peraturan menteri. Pedoman tersebut diharapkan se
lesai dibahas pertengahan tahun 2008….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN, 26 MEI 2008 HAL.13

Sumber :
KBUA Perpustakaan KLH