KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

LUMPUR LAPINDO : SEMBURAN GAS MUNCUL DI PERSAWAHAN

Semburan gas mudah terbakar di sekitar luapan lumpur Lapindo kembali muncul di sebuah areal persawahan milik warga Desa Wunut, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (2/6). Semburan itu tercatat sebagai semburan ke-90 sekaligus yang terjauh dari pusat semburan lumpur, yang berjarak sekitar 1,5 kilometer…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 3 JUNI 2008, HAL. 23

SEBANYAK 6334 BUTIR TELUR PENYU DARI KEPULAUAN RIAU DISITA

Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Kalimantan Barat, Minggu (1/6), menyita 6.334 butir telur penyu. BKSDA juga menangkap Ahmad Bin Zainuddin (46), warga Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, saat menjual telur penyu hijau (Chelonia mydas) dan telur penyu sisik (Eretmochelys imbricata) di Kelurahan Sedau, Kota Singkawang, Kalbar.Tersangka mengaku mendapatkan telur-telur penyu itu dari pemburu telur penyu di sejumlah pantai di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 3 JUNI 2008, HAL. 23

TATA RUANG : DPRD TUNTUT GUBERNUR BALI BERAKSI

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bali menuntut Gubernur Bali menepati komitmennya mengatur tata kota sebelum mengakhiri masa jabatannya Agustus mendatang. Pelanggaran tata ruang tidak pernah ditindak dan cenderung merugikan budaya serta lingkungan hidup, seperti pembangunan hotel dan vila yang tidak semestinya…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 3 JUNI 2008, HAL. 23

INDUSTRI BOLEH MENGAMBIL AIR TANAH DALAM

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mengupayakan revisi peraturan gubernur mengenai pengambilan air tanah. Dalam revisi tersebut, diisyaratkan industri dibolehkan menggunakan air tanah dalam. Meski begitu, sebelum mengizinkan penggunaan air tanah dalam, Industri harus disyaratkan membangun sumur resapan dalam…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 3 JUNI 2008, HAL. A8

MASYARAKAT DIMINTA TAK BAKAR LAHAN

Memasuki musim kemarau, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu meminta masyarakat dan pengusaha perkebunan dalam memperluas areal tanam tidak melakukan pembakaran lahan karena akan menimbulkan kabut asap. Bagi pengusaha perkebunan yang terbukti membakar lahan akan diberikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 2 JUNI 2008, HAL. 8

LONGSOR ACEH SELATAN, 45 RUMAH TERTIMBUN

Hujan deras yang melanda Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, sepanjang Jumat (30/5) menyebabkan 45 rumah warga Desa Paya Ateuek tertimbun lumpur akibat longsor gunung di kawasan itu. Hingga Senin (2/6) pagi sebanyak 90 keluarga atau 402 penduduk Dusun Kedai Pantai mengungsi ke sekolah MIS pascabencana longsor…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 2 JUNI 2008, HAL.9

PENGHARGAAN ADIPURA HANYA UNTUK KOTA BERHUTAN

Pemerintah tahun ini akan memberikan penghargaan Adipura kepada kota-kota yang memiliki rasio hutan minimal 10 persen dari luas wilayah kotanya. Sebelumnya, pemberian penghargaan Adipura hanya diberikan kepada kota-kota yang mampu meningkatkan kebersihan kota, tetapi mulai tahun ini kriteria Adipura itu diperluas dengan memasukkan unsur ketersediaan hutan kot…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 2 JUNI 2008, HAL.18

ANCAMAN PASANG DI JAKARTA UTARA : AIR BISA SETINGGI 2 METER

Ketinggian air pasang (rob) di kawasan pantai utara Jakarta diperkirakan bisa mencapai dua meter atau lebih pada Selasa (3/6). Pasang yang cukup tinggi ini selain dipengaruhi fenomena pasang biasa atau berkala, juga diperkuat oleh adanya tekanan ang-in yang cukup kencang yang datang dari arah timur Pulau Jawa…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 2 JUNI 2008, HAL.18

LIMBAH TPA GALUGA CEMARI LAHAN PERTANIAN

Ratusan petani Kampung Cisasak, Desa Cijujung, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor berdemo di depan gedung Balai Kota Bpgor, senin (2/6) mereka menuntut ganti rugi ke Pemkot Bogor atas kerusakan lahan pertanian dan perikanan mereka yang tercemar limbah sampah dari Tempat Pembuangan akhir (TPA) di desa Gelaga, Cibungbulang…….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA, 03 JUNI 2008, HAL. 17


HARIMAU SUMATERA TERANCAM TINGGALKAN ‘BELANG’

Harimau mati meninggalkan belang, Harimau punah hanya menyisakan cerita. Mungkin pepatah ini bisa saja di alami oleh generasi Indonesia di masa yang akan datang. Karena, mereka kemungkinan hanya bisa mendengar cerita dan gambar tentang harimau asli Indonesia tanpa bisa melihatnya langsung.Setelah Harimau Jawa dan Bali di sebut-sebut telah punah, kini jumlah individu Harimau sumatera ( Pantera tigris Sumatrae ) dewasa yang tersisa di habitat aslinya hanya tinggal 250 ekor……..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA, 03 JUNI 2008, HAL.26

BANJIR JAKARTA BISA LEBIH PARAH

Dikusi yang cukup menarik akhir pekan lalu di gelar di Jakarta. World Bank melalui, Hongjoo Hahm, sebagai ahli infrastruktur World Bank ini memberikan saran kepada Jakarta agar segera melakukan pengerukan. Pasalnya diprediksi ini adalah cara terbaik mengatasi melimpahnya air di Jakarta dengan kondisi yang permukaan tanahnya terus turun. Sementara itu juga dibarengi pembangunan yang meningkat dan lokasi penyerapan untuk air tanah semakin berkurang. Situasi ini, ujar Hanjoo Hahm, membuat peningkatan air laut semakin signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Belum lagi dengan prediksi para ilmuwan di mana mereka menyebut peningkatan air laut akan terus meningkat hingga 1,5 meter pada 2100.