KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

UU PENGELOLAAN SAMPAH BELUM EFEKTIF

Undang-Undang Pengelolaan Sampah yang telah disetujui Dewan Perwakilan Rakyat pada Mei 2008 telah resmi berlaku pengesahannya, tetapi penerapannya belum efektif di lapangan. Menurut Ilyas Asaad, Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Penaatan Lingkungan untuk pelaksanaannya, masih diperlukan peraturan pemerintah (PP) dan peraturan daerah sebagai turunannya. Peraturan tersebut ditetapkan paling lambat telah dikeluarkan dalam tiga tahun mendatang……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 5 JUNI 2008, HAL. 15, BERITA TERKAIT : PERANGKAT PELAKSANA UUPS TIDAK SIAP………..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS, 5 JUNI 2008, HAL.05

KONFLIK MASYARAKAT DI KAWASAN HUTAN MUNCUL AKIBAT RUSAKNYA LINGKUNGAN

Berbagai konflik masyarakat di berbagai wilayah kehutanan saat ini muncul setelah terjadi kerusakan lingkungan maupun perampasan hak mencari nafkah di atas tanah yang dialihfungsikan untuk industri pertambangan.Rasa keadilan rakyat pun ditenggelamkan negara demi kepentingan investasi sehingga kini diperlukan kajian-kajian antropologi supaya negara kembali berpihak kepada kesejahteraan rakyat, bukan kepada para pemodal pertambangan yang banyak dikuasai pihak asing……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 5 JUNI 2008, HAL. 15

PENAMBANG LIAR DI BRANTAS DIRAZIA

Penambang pasir di sepanjang aliran Sungai Brantas, yang melintasi wilayah Kediri, Jawa Timur, Rabu (4/6), dirazia petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri dan Kepolisian Resor Kediri. Namun, pemilik mesin yang dioperasikan dalam penambangan ilegal itu tak ada yang tertangkap.Razia dilangsungkan di Desa Wanengpaten, Kecamatan Gampengrejo. Di daerah ini, penambang pasir liar tumbuh subur meskipun hampir setiap tahun digerebek petugas……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 5 JUNI 2008, HAL. 24

HARI LINGKUNGAN HIDUP

Herman Daly pernah menyatakan dengan sangat lugas bahwa tidak ada sebuah bangsa yang sejahtera ketika lingkungannya bermutu buruk. Mengapa demikian? Karena ia melihat bahwa kesejahteraan individual merupakan puncak dari piramida yang di bagian dasarnya adalah lingkungan. Mutu lingkungan kemudian menentukan ekonomi dalam jangka panjang. Sebuah lingkungan yang bermutu buruk mungkin bisa terlihat menghasilkan kondisi ekonomi yang mentereng, namun pasti hanya dalam jangka waktu yang sangat pendek……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 5 JUNI 2008, HAL. A11

KENISCAYAAN PERTOBATAN EKOLOGIS

Ada dua dekade penting yang dapat dipandang sebagai penanda awal tumbuhnya kesadaran manusia tentang keselamatan planet Bumi dan kelestarian lingkungan hidup. Pertama, dekade 1970, yang mencatat dua momentum bersejarah, yakni 22 April 1970 mengawali peringatan "Hari Bumi", yang diselenggarakan di Amerika Serikat atas inisiatif senator Gaylord Nelson; dan Konferensi PBB tentang Lingkungan Hidup di Stockholm, hari pertamanya pada 5 Juni 1972, yang kemudian diperingati sebagai "Hari Lingkungan Hidup"…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 5 JUNI 2008, HAL. A10

WARGA GALUGA HADANG TRUK SAMPAH

Ratusan warga Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten bogor, kemarin menghadang truk sampah dari arah Kota Bogor yang akan membuang sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga. Warga yang mayoritas petani itu membloka
de jalan utama Jalan Raya Cibungbulang. Warga menuntut ganti rugi Rp. 3,3 milyardari Pemerintah Kota Bogorkarena lahan pertanian mereka rusak dan berbagai penyakit yang diderita masyarakat akibat limbah sampah……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS, 5 JUNI 2008, HAL. 3

BANJIR ROB RENDAM RIBUAN RUMAH

Sedikitnya 1.200 rumah warga di tiga rukun warga Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, tergenang air laut akibat gelombang pasang (rob) sejak lima hari lalu. Air menggenangi rumah, sekolah, sarana ibadah, dan jalan dengan ketinggian 70 sentimeter hingga 1 meter…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 5 JUNI 2008, HAL. A10. BERITA TERKAIT : 4000 RUMAH TERENDAM ROB……………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS, 5 JUNI 2008, HAL. 01

PERUBAHAN IKLIM BUKAN ISU BELAKA

PROF. Dr. Raden Tjang Mushadji Sutamiharja, M. Ag (Chem) merupakan satu dari ratusan ilmuwan dunia yang mendapat pengakuan dari Intergovermental Panel On Climate Change (IPCC) yang diketuai Rajendra K. Pachauri. Dan kelompok ilmuwan itu baru saja mendapatkan Nobel untuk perdamaian 2007 bersama mantan Wapres Amerika Serikat Al Gore. Alumnus IPB kelahiran Purwokerto 3 Februari 1939, berharap Pemerintah memiliki ketegasan dalam mengatasi perubahan iklim ……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS, 5 JUNI 2008, HAL. 5

KPK DIMINTA USUT KASUS ILLEGAL LOGGING

Lembaga Swadaya Masyarakat yang tergabung dalam jaringan anti Illegal logging, Pencucian Uang dan korupsi meminta Polri melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani kasus pembalakan liar yang terjadi di Ketapang, Kalimantan Barta. Perlibatan KPK di harapkan dapat mencegah bebasnya para tersangka kasus pembalakan liar di pengadilan…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS, 5 JUNI 2008, HAL. 2

UBAH KEBIASAAN BURUK PEDULI LINGKUNGAN HIDUP

Undang-Undang (UU) 18/2008 tentang Pengelolaan Sampah telah disahkan. Kini semua pihak menunggu implementasi dari regulasi tersebut. Tetapi, tidak hanya aturan yang perlu ditegakkan, kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah sembarangan, harus diubah menjadi perilaku yang peduli lingkungan……….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 4 JUNI 2008, HAL. 17

IMPLEMENTASIKAN UU SAMPAH

Kalangan perguruan tinggi menyambut baik lahirnya Undang-Undang 18/2008 tentang Pengelolaan Sampah. Pihak perguruan tinggi akan melakukan pengelolaan sampah mulai dari hal-hal yang terkecil. Misalnya dari faktor internal, dengan menerapkan pemilahan sampah dan fasilitasnya di lingkungan kampus, serta faktor eksternal, yaitu berhubungan dengan kehidupan di masyarakat………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 4 JUNI 2008, HAL.17

BEKAS KAWASAN TAMBANG DI ROMBAK JADI TAMAN HUTAN

PT. Tambang Batu Bara Bukit Asam ( PTBA) Tbk membangun Taman Hutan Raya (Tahura) di bekas lokasi kawasan tambang yang ada di Muara Enim, seluas 5, 394 , 6 Hektare. Direktur utama PTBA Tbk, Sukrisno, Rabu (4/6) menjelaskan rencana pembangunan tahura di bekas kawasan tambang yang berada pada areal kuasa Tambang Air Laya (TAL) dan KP Enim Barat sudah di lakukan sejak tahun 2005…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS, 5 JUNI 2008, HAL. 4

LIMBAH DI MARUNDA MEL
EBIHI AMBANG BATAS

Kasus puluhan ribu ikan mati di Marunda, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu terindikasi kuat akibat pencemaran. Tim Balai Pengujian Mutu dan Pengelolaan Hasil Perikanan dan Kelautan Dinas perternakan dan kelautan Pemprov DKI. menyatakan tingkat kualitas logam cadmium (cd) dan Plumbun (pb) di Perairan Marunda melebihi ambang batas. Tim menemukan limbah logam pada seekor ikan………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS, 5 JUNI 2008, HAL. 16

LIMBAH DI MARUNDA MELEBIHI AMBANG BATAS

Kasus puluhan ribu ikan mati di Marunda, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu terindikasi kuat akibat pencemaran. Tim Balai Pengujian Mutu dan Pengelolaan Hasil Perikanan dan Kelautan Dinas perternakan dan kelautan Pemprov DKI. menyatakan tingkat kualitas logam cadmium (cd) dan Plumbun (pb) di Perairan Marunda melebihi ambang batas. Tim menemukan limbah logam pada seekor ikan………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS, 5 JUNI 2008, HAL. 16

Sumber :

KBUA Perpustakaan KLH