KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

LUMPUR LAPINDO: WARGA TAGIH REVISI PERPRES

Koordinator perwakilan warga tiga desa korban lumpur
Sidoarjo, Jawa Timur, Abdulrachim, bersama lima warga lainnya menemui Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi. Mereka menagih janji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menerbitkan revisi Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2007 tentang Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo.Warga, Rabu (11/6), diantar anggota DPR dari daerah pemilihan Surabaya dan Sidoarjo, Suripto, menagih realisasi penerbitan revisi peraturan presiden (perpres) yang dituntut memasukkan tiga desa (Besuki, Kedungcangkring, dan Pejarakan) sebagai areal terdampak kegiatan eksplorasi yang dilakukan Lapindo Brantas Inc di Sidoarjo……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 12 JUNI 2008, HAL. 12. BERITA TERKAIT: KORBAN LAPINDO DESAK REVISI PERPRES, REPUBLIKA, KAMIS 12 JUNI 2008, HAL. 4

ADPEL PANGGIL 7 PENGELOLA LIMBAH

Kepala Kantor Administrator Pelabuhan atau Adpel Tanjung Priok, Jakarta, Bobby Mamahit mengadakan pertemuan dengan tujuh perusahaan pengelola limbah. Dalam pertemuan itu ditegaskan, Adpel tidak pernah mengeluarkan aturan untuk memungut biaya setiap kali menerbitkan surat rekomendasi mengambil limbah minyak kotor campur air (sludge oil……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 12 JUNI 2008, HAL. 27

LUMPUR LAPINDO : POLISI PELAJARI TEMUAN GEOLOG INGGRIS

Kepolisian Daerah Jawa Timur kemarin menyatakan akan mempelajari hasil penelitian Profesor Richard Davies, geolog dari Universitas Durham, Inggris. Temuan ini menyimpulkan bahwa semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur, sejak dua tahun lalu dipicu oleh pengeboran Banjar Panji-1. Davies juga menolak teori bahwa semburan itu akibat pengaruh gempa bumi di Yogyakarta, yang terjadi dua hari sebelum lumpur menyembur……….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 12 JUNI 2008, HAL. A1

WALHI TOLAK PT DAIRI EKSPLORASI HUTAN LINDUNG

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menolak PT Dairi Prima Mineral melakukan aktivitas penambangan seng dan timah hitam di kawasan hutan lindung Register 66 Batu Ardan, Desa Sopokomil, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Menurut Direktur Eksekutif Walhi Sumatera Utara Job Rahmad Purba dari hasil penelitian Walhi terungkap, akibat eksplorasi hutan oleh perusahaan pertambangan, jumlah harimau Sumatera di hutan Batu Ardan, khususnya di Register 66, tinggal 15 ekor……….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 12 JUNI 2008, HAL. A8

DKI WAJIBKAN GEDUNG RAMAH LINGKUNGAN

Gedung-gedung yang ada dan yang akan dibangun mulai 2009 wajib menggunakan konsep gedung ramah lingkungan–istilahnya, green building–di seluruh wilayah Jakarta. Menurut Kepala Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan DKI Jakarta Hari Sasongko, salah satu yang akan diterapkan dalam konsep ini yaitu gedung harus efektif dalam penggunaan pendingin udara (AC). Juga mesti menyeimbangkan jumlah ventilasi udara agar menghemat listrik………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 12 JUNI 2008, HAL. A10

ILMUAWAN INGGRIS RICHARD DAVIES: LUMPUR LAPINDO 99 PERSEN KESALAHAN PENGEBORAN

Luapan Lumpur Lapindo yang sudah dua tahun terjadi dan mengakibatkan puluhan ribu orang menjadi pengungsi, hampir dapat dipastikan bukan faktor alam, tetapi akibat kesalahan manusia, yakni
pengeboran dan sumur gas Banjar Panji-1. Penelitian Davies dan rekan-rekannya tersebut dipublikasikan di sebuah jurnal ilmiah yang terbit minggu ini, yakni Journal Earth and Planetary Science. Dalam jurnal tersebut, Vadies menulis tim yang dipimpinnya yakin 99 persen bahwa tekanan akibat pengeboran menyebabkan terjadi luapan lumpur dari bawah tanah………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 11 JUNI 2008, HAL. 18

MENGATASI KRISIS AIR

Pakar hidrologi dan lingkungan hidup dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr Agus Aryono menyatakan, pemerintah sebenarnya bisa melakukan berbagai strategi untuk mengatasi krisis air. Caranya beragam. Mulai dari pengembangan sumber air sungai bawah tanah (di sepanjang pantai selatan Jawa), air tanah dangkal dan dalam, air hujan (metode memanen air hujan, mengingat hampir enam bulan sekali Indonesia mendapat limpahan air hujan, membuat metode pemompaan di pinggir sungai……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 11 JUNI 2008, HAL. 17

MELESTARIAKAN LINGKUNGAN DENGAN 3P

menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2008, PT Riau Andalan Pulp and Paper (Riaupulp) sebagai salah satu perusahaan terbesar industri pulp dan kertas, dalam hal perlindungan dan pelestarian lingkungan, melakukan penanaman pohon di sekitar Riau Kompleks Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (5/6). Riaupulp dengan prinsip 3P (people, planet, dan profit) adalah penerapan praktik good corporate governance yang dilakukan perusahaan dalam mengelola hutan tanaman industri…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 11 JUNI 2008, HAL. 17

DEPARTEMEN RIBU KASUS PEMBALAKAN

Departemen Kehutanan (Dephut) melaporkan sebanyak 600 kasus pembalakan liar (illegal Logging) belum dituntaskan. Jumlah tersebut bagian dari 2.000 kasus pembalakan liar selama empat tahun terakhir. Permerintah sedang berupaya mempercepat penyelesaikan kasus pembalakan liar dengan pemberlakukan RUU Illegal Logging yang saat ini sedang disosialkan ke sejumlah daerah………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 12 JUNI 2008.

DUNIA AKUI INDONESIA SERIUS ATASI DEFORESTASI DAN GLOBAL WARMING

Selama ini komunitas Internasional di bidang lingkungan dan kehutanan cenderung memandang sebelah mata terhadap upaya Indonesia dalam melestarikan lingkungan dan menjaga Hutan Indonesia, misalnya diposisikan sebagai salah satu negara dengan tingkat deforestasi tinggi. Pandangan seperti itu perlahan berubah. Indonesia kini di pandang sebagai negara dengan tingkat kesungguhan yang layak diapresiasi positif dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pengurangan dampak pemanasan global……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS, 12 JUNI 2008, HAL. 2

ES MENCAIR DI KUTUB UTARA PICU PEMANASAN GLOBAL

Es yang makin cepat cair di laut Kutub Utara ternyata tidak hanya berdampak kepada beruang kutub dan anjing laut. Suau studi yang disiarkan, Selasa (10/6), menyatakan bahwa peristiwa itu dapat memacu temperatur yang makin hangat hingga ratusan kilometer ke daratan…….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 12 JUNI 2008, HAL. 11

AIR MINUM JAKUT-DEPOK KERUH

Dijakut setidaknya 145 ribu warga kekurangan air bersih. Antara lain di Kelurahan Tugu Selatan, Semper Barat, Semper Timur dan Rorotan. Di empat Kelurahan itu air bersih yang disuplai PT Aetra Air Jakarta ( Aetra ) hanya mengalir selama enam jam perhari……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS, 12 JUNI 2008, HAL. 5

Sumber :
KBUA Perpustakaan KLH

>