KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KONVENSI BASEL : INDONESIA TOLAK LIMBAH B3 LINTAS NEGARA
Delegasi Indonesia akan fokus pada eksekusi larangan perpindahan limbah bahan beracun dan berbahaya atau B3 dalam Pertemuan Para Pihak Ke-9 Konvensi Basel di Bali, 23-27 Juni 2008. Larangan perpindahan itu sudah ditetapkan pada Konvensi Basel sejak tahun 1992, tetapi hingga kini belum diterapkan. Menurut Asisten Deputi IV Urusan Pengelolaan Bahan Beracun dan Berbahaya, Manufaktur, dan Agroindustri Menteri Negara Lingkungan Hidup Emma Rachmawati, ada penolakan dari negara- negara maju untuk menjalankan larangan itu (ban amendment)……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 13 JUNI 2008, HAL. 12
ORANGUTAN : KOLABORASI DAN EKONOMI BERKELANJUTAN
Orangutan dan pemanasan global bukan tak ada kaitannya. Seperti tertulis dalam buku Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Orangutan Indonesia 2007-2017 terbitan Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Departemen Kehutanan, orangutan dapat dijadikan spesies payung (umbrella species) untuk meningkatkan kesadaran konservasi masyarakat………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 13 JUNI 2008, HAL. 13
LUMPUR LAPINDO : NEGARA TELAH MELAKUKAN PEMBIARAN
Pemerintah dinilai telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia berupa pembiaran dalam kasus semburan lumpur panas Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Pemerintah juga dinilai tidak memiliki cukup kekuatan untuk memaksa Lapindo Brantas Inc bertanggung jawab.Demikian penilaian anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Syafruddin Ngulma Simeulue, Kamis (12/6), setelah menerima Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro di kantornya………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 13 JUNI 2008, HAL. 13
HUTAN BERKURANG, OWA TERANCAM
Beralihnya kawasan hutan untuk beragam peruntukan, terutama perkebunan kelapa sawit, mengancam kelestarian owa Kalimantan. Hutan alam merupakan habitat primata tersebut.Setiap keluarga owa—kalaweit dalam bahasa Dayak—membutuhkan area jelajah hingga 30 hektar dan tidak bisa berbagi wilayah dengan keluarga owa lainnya. Menurut Manajer Program Yayasan Kalaweit untuk Wilayah Kalimantan Hamdani saat ini sulit mencari hutan alami untuk pelepasan owa………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 13 JUNI 2008, HAL. 13
PEMBALAKAN LIAR : ENAM KARYAWAN USAHA KAYU DITANGKAP
Tim Mabes Polri menangkap enam karyawan PT Centrico dan PT Kaltim Hutama (Wapoga II). Mereka menjadi tersangka dalam operasi pemberantasan pembalakan liar di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, dan Kabupaten Nabire, Papua.Temuan tim Mabes Polri yang dipimpin Brigadir Jenderal (Pol) Sumaryono dan 11 penyidik pada pertengahan Mei 2008 menunjukkan, PT Kaltim Hutama melakukan penebangan di daerah terlarang baik di tepi kanan maupun kiri Sungai Umore dan Kiare………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 13 JUNI 2008, HAL. 23
BANJIR : 4140 RUMAH DI SULAWESI SELATAN TERGENANG
Banjir yang melanda Sulawesi Selatan bagian utara terus meluas. Setelah luapan air dari Danau Sidenreng dan Sungai Bila di Kabupaten Sidrap menyusut, Kamis (12/6), giliran Kabupaten Luwu Utara dilanda banjir.Tujuh dari 11 kecamatan di kabupaten yang terletak 400 km utara Kota Makassar itu terendam luapan Sungai Masamba, Baliase, Lampuawa, dan Rongkong. Luapan air setinggi 2-3 meter menggenangi 4.140 rumah penduduk………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 13 JUNI 2008, HAL. 23
KOMNAS HAM MINTA LAPINDI TANGGUNG SELURUH KERUGIAN
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menyatakan ganti rugi untuk korban semburan lumpur Lapindo harus ditanggung sepenuhnya oleh PT Lapindo Brantas. Negara, menurut mereka, seharusnya tidak mengeluarkan dana dari anggaran pendapatan dan belanja negara untuk menanggung kerugian tersebut……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 13 JUNI 2008, HAL. A1
POLISI DIMINTA GUNAKAN TEMUAN DAVIES
Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional Dewan Perwakilan Rakyat, Djoko Susilo, meminta polisi menggunakan hasil penelitian Richard Davies sebagai dasar proses hukum kasus lumpur Lapindo. "Polisi bisa minta pengadilan meminta data dari Davies," katanya di Jakarta kemarin.Menurut Djoko, hasil penelitian bisa menjawab simpang-siur ihwal penyebab semburan lumpur yang menenggelamkan lebih dari 600 hektare lahan di Sidoarjo ……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 13 JUNI 2008, HAL. A2
PEMBALAKAN LIAR : KEMBALI MARAK DI KALIMANTAN TENGAH
Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat Brigade Kalaweit, Kalimantan Tengah, menduga pembalakan liar kembali merajalela di kawasan hutan Kabupaten Kapuas. Berdasarkan pantauan udara, "Kami temukan ribuan potong kayu berbentuk rakit-rakit berjajar di sepanjang anak sungai di Mentangai, Kabupaten Kapuas," kata Komandan Satuan Polisi Hutan Irmansyah di Palangkaraya kemarin…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 13 JUNI 2008, HAL. A8
TELUK JAKARTA (SEMENTARA) MASIH AMAN
Teluk Jakarta masih aman untuk biota laut. Namun, bila pencemaran, terutama oleh industri, terus terjadi, sebagian besar logam berat beracun yang saat ini masih terikat dalam sedimen di dasar perairan akhirnya akan terlepas juga. Noverita Dian Takarina, biolog dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, mengatakan itu lewat data-data hasil penelitian yang dipresentasikannya dalam Seminar Riset Unggulan Universitas Indonesia 2007…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 13 JUNI 2008, HAL. A13
ong>KALPATARU: HARAPKAN KEMBALI BERKAH BAKAU
Kenangan masa kecil telah mendorong cukup Rudiyanto, 32, meraih penghargaan Kalpataru kategori perintis lingkungan. Niat ingin mengembalikan kondisi lingkungan desa seperti masa kecilnya membuat cukup mulai menanam benih bakau di pesisir Desa Pabean Ilir pada 1993. ia sempat mendapat bimbingan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT, 13 JUNI 2008 HAL.12
KESADARAN LINGKUNGAN SEJAK DINI
Pembinaan kesadaran lingkungan di kalangan anak-anak perlu dilakukan sejak dini agar mereka tumbuh menjadi pelopor pelestarian lingkungan pada masa dewasa. Wadah yang paling tepat untuk menanamkan nilai-nilai kesadaran mengenai kelestarian lingkungan ini ialah keluarga……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 12 JUNI 2008, HAL. 14
LANGKAH KREATIF SELAMATKAN BUMI
Ia biru, berjambul tiga, berbadan bulat dengan wajah bersemu buru gelap. Dia adalah Duta Ozon, tokoh komik hasil kreatifitas Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Provinsi Jawa Timur. Keberadaannya sebagai media informasi, sekaligus media persuasi, bagi anak-anak sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. sebuah langkah berbeda yang di tempuh oleh pemerintah untuk menyosialisasikan pentingnya mengubah perilaku sejak dini untuk menyelamatkan lingkungan bersama….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT, 13 JUNI 2008 HAL.17
PENYELUNDUPAN 21 KONTAINER KAYU DIGAGALKAN

Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengagalkan upaya kayu sebanyak 21 kontainer. Tidak hanya itu, dan kontainer pasir timah ilegal juga turut diamankan. Total nilai barang seluruhnya ,encapai Rp 17,6 miliar……..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, JUM’AT 13 JUNI 2008, HAL. 16

Sumber:
KBUA Perpustakaan "Emil Salim"
KLH