KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

DITEMUKAN SPESIES BARU DI TAMAN NASIONAL KELIMUTU
Kawasan Taman Nasional Kelimutu di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, selain memiliki kebanggaan dan keajaiban alam berupa danau tiga warna, sekarang bertambah lagi keunikannya dengan ditemukannya satu tumbuhan spesies baru, Begonia kelimutuensis.Tumbuhan sejenis perdu itu— yang dalam bahasa setempat, Ende Lio, disebut dengan uta onga— merupakan satu-satunya tanaman di dunia yang hanya terdapat di Taman Nasional Kelimutu………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 23 JUNI 2008, HAL. 12
MASYARAKAT LEMBATA TOLAK TAMBANG EMAS
Masyarakat Kabupaten Lembata, Flores, Nusa Tenggara Timur, menolak rencana eksplorasi tambang emas di wilayah mereka. Masyarakat menolak tambang karena mereka sadar artinya tambang bagi kehidupan mereka kini dan masa mendatang. Penolakan itu didasarkan pada sejumlah pertimbangan rasional, yakni tambang akan menghancurkan tanah, laut, dan ikatan dengan leluhur………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 23 JUNI 2008, HAL. 12
SEDIMENTASI KALI PORONG KIAN PARAH
Sedimentasi atau pengendapan lumpur Lapindo yang dibuang ke Kali Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, semakin meluas. Janji Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Lumpur di Sidoarjo atau BP BPLS sebulan yang lalu untuk menangani masalah itu juga belum terlaksana.Di Desa Pejarakan, Kecamatan Porong, tempat pipa pembuangan lumpur dipasang, Minggu (22/6), endapan lumpur kering telah menutupi hampir seluruh badan sungai selebar 90 meter tersebut. Panjang endapan mencapai sekitar 300 meter dengan ketebalan endapan dari permukaan sungai mencapai sekitar 2-3 meter………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 23 JUNI 2008, HAL. 23
PERTAMBANGAN: MASYARAKAT ANGGAP LAHAN TAMBANG MILIK PRIBADI
Penambang fosfat tak berizin di Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DI Yogyakarta, akan segera ditertibkan. Sejauh ini, sebagian masyarakat masih menganggap lahan pertambangan sebagai milik pribadi sehingga mereka merasa tak perlu mengurus izin tambang. Pemerintah daerah juga belum pernah menertibkan para penambang yang mayoritas adalah masyarakat kecil……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 23 JUNI 2008, HAL. 23
SAMPAH MENJADI MASALAH DALAM MASYARAKAT ADAB

Tanpa ada kesadaran lingkungan dan perubahan perilaku, sampah akan tetap menjadi persoalan utama Jakarta. Kesadaran untuk peduli terhadap lingkungan dan kebersihan sepatutnya dimulai sejak dini dan dari pribadi.Data Dinas Kebersihan DKI Jakarta menunjukkan, sekitar 15,3 persen dari 6.000 ton sampah, yang dihasilkan warga Jakarta, dibuang sembarangan. Sampah itu dibuang di jalan, kali atau sungai, dan taman kota. Selain mengotori lingkungan, timbunan sampah di sungai atau kali ikut memperparah banjir……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 22 JUNI 2008, HAL. 4

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH